33.6 C
Jakarta
Jumat, 25 September, 2020

Belanda Rancang Blockhain untuk Identifikasi Penyebaran Virus

duniafintech.com – Afiliasi blockchain untuk kesehatan masyarakat (PHBC) merilis sistem yang mampu mendeteksi virus beresiko di tubuh individu melalui gerakan. Layanan kesehatan berbasis Belanda menilai, proyek ini dirancang untuk mengantisipasi penyakit yang berpotensi mengancam nyawa, salah satunya wabah Wuhan Corona (COVID-19).

Ada pun mekanisme penerapan teknologi tersebut diperoleh dari verifikasi data individu yang dihimpun secara berlanjut, sistematis dan anonim oleh kelompok masyarakat dan tempat kerja yang tidak terpapar oleh virus mematikan.

Melalui rekam data tersebut, blockchain akan mendapatkan sertifikat dari pihak berwajib dan badan negara sebagai jaminan seseorang layak masuk ke daerah yang bebas dari kontaminasi virus. Selain itu, data tersebut akan menjadi panduan untuk pengawasan berlanjut. Jika seseorang pernah mengunjungi daerah yang terpapar, maka dirinya wajib menjalani karantina di beberapa tempat yang sudah disediakan oleh kelompok warga di suatu wilayah.

Ayon Hazra, administrator PHBC menjelaskan, teknologi artificial intelligence serta sistem informasi geografis yang terintegrasi, menjadi acuan blockchain memberikan diagnosa sementara. Hal ini akan membantu suatu wilayah tetap steril dari penyebaran.

“PHBC akan melakukan identifikasi melalui automasi terhadap wilayah yang telah divalidasi bebas dari virus, melalui informasi yang terintegrasi secara real time

“Dan untuk wilayah berstatus bebas dari kontaminasi virus, masyarakat dan perkantoran setempat dapat membatasi akses seseorang yang belum terdata, serta hanya memperbolehkan seseorang yang datang dari wilayah dengan status yang sama,”

Baca juga:

Blockchain Mampu Identifikasi Virus?

Situasi darurat wabah COVID-19 menantang penyelenggara teknologi blockchain untuk pro-aktif dalam menciptakan sistem dan aplikasi berbasis kesehatan. Di Tiongkok, startup blockchain Hyperchain mengumumkan peron (platform) berbasis blockchain untuk menghadapi COVID-19. Peron ini berfokus untuk donasi pasokan medis dengan memastikan prosesnya tidak dapat diubah, mudah terlacak dan terpercaya.

Firma teknologi, ConsenSys juga akan membuka divisi blockchain untuk urusan kesehatan. Proyek ini ditujukan untuk memangkas biaya dan penanganan kesehatan, yang memang bisa ditawarkan oleh teknologi ini.

DuniaFintech/FauzanPerdana

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bank dan Fintech Ini Salurkan Pendanaan Rp 500 M Untuk UMKM Desa

DuniaFintech.com - Bank dan fintech ini salurkan pendanaan Rp 500 M untuk UMKM desa? Ya! PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk...

Modal Smartphone Pinjam Uang 20 Juta langsung Cair Bisa Mudah Didapatkan, Mau?

Duniafintech.com - Memang ada platform yang menyediakan pinjam uang 20 juta langsung cair dan aman terdaftar OJK? Tentu ada dong, dengan kecanggihan...

Mandiri Capital Suntikkan Dana Seri A untuk Startup PoS iSeller

DuniaFintech.com - Startup teknologi Point of Sales (PoS) iSeller mendapatkan kucuran dana tahap Seri A oleh Mandiri Capital sebagai pimpinan lingkaran pendana....

Deretan Aplikasi Penghasil Uang untuk Tambah Isi Kantong Selain Aplikasi GoIns

Duniafintech.com - Di Era jaman serba digital ini semua kemungkinan dapat terwujud. Dengan kemajuan teknologi yang canggih, Anda bisa menghasilkan uang dengan...

Strategi Mitigasi KoinWorks untuk UKM di Masa Resesi

DuniaFintech.com - Penyelenggara jasa keuangan berbasis teknologi (fintech) KoinWorks menjelaskan tentang cara pencegahan pelaku UKM dalam bertahan dan memulai adaptasi terhadap perangkat...
LANGUAGE