31.1 C
Jakarta
Selasa, 18 Juni, 2024

Berita Bitcoin Hari Ini: Jumat Misteri, Bitcoin dkk Menguat ?

JAKARTA, duniafintech,com – Berita bitcoin hari ini terkait ETF spot Bitcoin akan menjadi katalis paling kuat untuk menunjang tren kenaikan di pasar aset kripto di masa yang akan datang.

Meskipun keputusan dari BlackRock dan Filedity belum jatuh tempo hingga 2 September mendatang, pelaku pasar pekan ini akan mencermati keputusan dalam kasus Grayscale dengan SEC terkait konversi Grayscale Bitcoin Trust (GBTC) menjadi ETF spot yang diperkirakan rilis pada hari Selasa (22/8) atau Jumat (25/8).

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: The Fed Kasih Sinyal Inflasi, Bitcoin Terpuruk

Selain itu, Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan menyampaikan pembicaraan tentang prospek ekonomi pada Jumat (25/8) di rapat bank sentral yang diadakan setiap tahun di Jackson Hole.

Dalam kesempatan tersebut, Jerome Powell akan memberikan pandangan terbaru terkait pengetatan kebijakan untuk menurunkan inflasi di tengah pertumbuhan ekonomi yang kuat. “Pasar aset kripto harus bersiap menghadapi hari Jumat yang bergejolak. Pidato Powell berpotensi dapat menggerakkan pasar keuangan dan pasar aset kripto,” kata Financial Expert Ajaib Kripto, Panji Yudha.

Analisis Teknikal Bitcoin & Ethereum Minggu ini

BTC/USDT

Support: US$ 25.000
Resistance: US$ 28.500

Pekan lalu, BTC sempat turun hingga ke US$25.200. Dalam tiga hari terakhir pergerakan bitcoin cenderung mendatar dan pada Selasa (22/8) pukul 09:00 WIB BTC bertengger di harga US$26.095.

Saat ini, BTC masih berupaya untuk bertahan diatas US$26.000 dan berpotensi untuk menguji ke area dynamic resistance MA-200 di kisaran US$27.250.

Jika gagal bertahan diatas US$26.000, maka BTC berpotensi akan kembali turun ke area support di kisaran US$25.000 Indikator Stochastic menunjukan indikasi naik dari area oversold dan MACD histogram bar memasuki momentum bearish terbatas.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Harga Bitcoin Anjlok Imbas Narasi Potensi Kenaikan Suku Bunga AS

Bitcoin merupakan pelopor aset kripto di dunia dan menjadi yang pertama dalam menerapkan konsep blockchain yang terdesentralisasi. Dalam perjalanannya sejak hadir di 2009, Bitcoin sudah mengalami fluktuasi harga yang signifikan.

Hingga saat ini, Bitcoin telah diadopsi di berbagai perusahaan, lembaga, dan institusi besar ternama dunia, bahkan sudah menjadi mata uang digital yang resmi di beberapa negara seperti El Salvador, Panama, dan Uruguay.

“Bitcoin masih terbilang baru dibandingkan jenis aset lainnya dan saat ini masih terus dalam tahap pengembangan dan penyempurnaan. Meskipun begitu, Bitcoin tetap mendapatkan kepercayaan publik karena memiliki whitepaper dengan tujuan yang jelas,” kata Panji.

ETH/USDT

Support : US$1.650
Resistance : US$1.790

Pekan lalu, ETH turun dimulai dari hari Selasa (15/8) US$1.855 hingga sempat terperosok ke US$1.580 pada Kamis (22/8). Selasa (8/8) pagi 09:00 WIB ETH bergerak di kisaran US$1.665, dekat dengan area support saat ini.

Selanjutnya, pergerakan ETH berpotensi akan lanjut melemah jika gagal bertahan di atas US$1.650 dan akan menuju ke area support selanjutnya di US$1.580. Indikator stochastic naik menuju area centreline dan MACD histogram dalam momentum bearish terbatas.

Sejak peluncurannya di 2015, Ethereum menduduki posisi kedua dari segi nilai kapitalisasi pasar. Ethereum juga memiliki project dengan teknologi terbaru dengan tingkat penggunaan yang lebih luas dari Bitcoin sehingga patut menjadi aset kripto blue chip. Ethereum yang digadang-gadang sebagai induk para altcoin memiliki sekitar 70% altcoin di pangsa pasar aset kripto yang menggunakan jaringan Ethereum.

Baca juga: Berita Bitcoin Hari Ini: Simak Trend Perdagangannya!

“Ethereum terus melakukan upgrade untuk menciptakan teknologi yang lebih canggih. Seperti project The Merge, dengan mengubah sistem kerjanya dari Proof of Work (PoW) menjadi Proof of Stake (PoS) membuat blockchain Ethereum diharapkan akan menjadi lebih efisien, berkelanjutan, dan terukur,” kata Panji.

Iklan

ARTIKEL TERBARU