24.5 C
Jakarta
Jumat, 1 Juli, 2022

Berita Fintech Indonesia: Inilah Peran Fintech bagi Pedagang

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini akan membahas soal peran fintech bagi pedagang produk dan jasa.

Seperti diketahui, fintech atau financial technology adalah hasil gabungan antara jasa keuangan dengan teknologi yang akhirnya mengubah model bisnis dari konvensional menjadi moderat, yang pada mulanya dalam membayar harus bertatap-muka dan membawa sejumlah uang kas.

Dengan kehadiran fintech, kini semua orang bisa melakukan transaksi jarak jauh dengan melakukan pembayaran yang dapat dilakukan dalam hitungan detik saja.

berita fintech indonesia

Berita Fintech Indonesia: Peran Kemunculan Fintech

Adapun fintech muncul seiring perubahan gaya hidup masyarakat yang kini didominasi oleh pengguna teknologi informasi tuntutan hidup yang serba cepat.

Dengan adanya fintech, permasalahan dalam transaksi jual-beli dan pembayaran seperti tidak sempat mencari barang ke tempat perbelanjaan, ke bank/ATM untuk mentransfer dana, keengganan mengunjungi suatu tempat karena pelayanan yang kurang menyenangkan bisa diminimalkan.

Artinya, fintech telah membantu transaksi jual beli dan sistem pembayaran menjadi lebih efisien dan ekonomis, tetapi tetap efektif.

Cara Kerja Fintech

Fintech sendiri merupakan salah satu bidang usaha sophisticated yang mengintegrasikan pengelolaan keuangan, penyimpanan, distribusi uang, dan teknologi. Karena itu, cara kerjanya lebih kompleks dan bercabang-cabang, sebagaimana layanannya kepada masyarakat.

Misalkan contoh fintech penyedia kredit elektronik. Cara kerja fintech penyedia kredit ini, pertama, yaitu dengan menerima pendataan dari masyarakat nasabah kredit. Setelah melakukan verifikasi data serta penjaminan ke Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan Bank Indonesia (BI), fintech itu akan mencairkan dana ke toko elektronik tempat nasabah mengajukan kredit.

Kemudian, toko elektronik akan mengirimkan barang pesanan ke nasabah berdasarkan mandat fintech. Berikutnya, fintech akan mengenakan bunga pinjaman kepada nasabah di setiap pembayaran. Dengan bunga itulah kemudian fintech melaksanakan kegiatan operasionalnya.

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: Apa Saja Fintech di Indonesia?

Keuntungan yang Diberikan Fintech

Fintech telah mengubah sistem pembayaran di masyarakat dan telah membantu perusahaan-perusahaan startup dalam menekan biaya modal dan biaya operasional yang tinggi di awal.

Kemunculan fintech tentunya memberikan banyak keuntungan, tetapi apa saja? Simak beberapa keuntungannya di bawah ini.

1. Bagi konsumen

a. Mendapat layanan yang lebih baik

b. Pilihan yang lebih banyak

c. Harga yang lebih murah

2. Bagi Pemain Fintech (pedagang produk atau jasa)

a. Menyederhanakan rantai transaksi

b. Menekan biaya operasional dan biaya modal

c. Membekukan alur informasi

3. Bagi Negara

a. ​​Mendorong transmisi kebijakan ekonomi

b. Meningkatkan kecepatan perputaran uang sehingga meningkatkan ekonomi masyarakat

c. Di Indonesia, fintech turut mendorong Strategi Nasional Keuangan Inklusif/SNKI​

Peran Fintech dalam Sistem Pembayaran

Dalam hal ini, fintech mampu menggantikan peran lembaga keuangan formal seperti bank. Dalam hal sistem pembayaran, fintech berperan dalam:

1. Menyediakan pasar bagi pelaku usaha

2. Menjadi alat bantu untuk pembayaran, penyelesaian/settlement dan kliring

3. Membantu pelaksanaan investasi yang lebih efisien

4. Mitigasi risiko dari system pembayaran yang konvensional

5. Membantu pihak yang membutuhkan untuk menabung, meminjam dana dan penyertaan modal.

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: Inilah Produk yang Dilayani Fintech

Manfaat Fintech di Indonesia

Perkembangan fintech di Indonesia membawa banyak dampak baik. Adapun manfaat fintech adalah sebagai berikut.

1. Transaksi Keuangan Menjadi Lebih Mudah

Pertama, manfaat fintech adalah transaksi keuangan menjadi lebih mudah. Saat akan melakukan transaksi finansial, kamu tidak perlu lagi ke rumah atau pergi ke bank untuk melakukannya.

Cukup lewat ponsel pintar, semua aktivitas keuangan bisa diselesaikan. Pastinya, hal ini memudahkan masyarakat.

2. Akses Pendanaan Lebih Baik

Berkat fintech, teknologi keuangan berkembang pesat hingga menjangkau berbagai kalangan masyarakat. Hal itu membuat semakin banyak orang memahami cara mendapat bantuan pendanaan untuk menunjang kegiatan-kegiatan harian mereka.

3. Taraf Hidup Masyarakat Meningkat

Poin manfaat yang satu ini masih berkaitan dengan manfaat sebelumnya. Setelah masyarakat mendapatkan akses pendanaan lebih baik, masyarakat tentu saja bisa menggunakan dana tersebut guna membiayai aktivitas konsumtif dan produktif mereka.

Pada akhirnya, taraf hidup dan kesejahteraan hidup mereka pun meningkat.

4. Mendukung Inklusi Keuangan

Manfaat fintech berikutnya adalah dalam rangka mendukung peningkatan inklusi keuangan masyarakat. Inklusi keuangan adalah keterlibatan masyarakat dalam transaksi ekonomi, mulai dari jual beli, iuran, sampai simpan pinjam.

Nah, kemudahan teknologi fintech telah menjembatani berbagai transaksi ekonomi tersebut, sehingga inklusi keuangan pun makin meningkat.

5. Mempercepat Perputaran Ekonomi

Terakhir, manfaat fintech adalah mempercepat perputaran ekonomi. Akses keuangan dan kemudahan bertransaksi mendorong arus perputaran ekonomi semakin cepat dan praktis. 

Di samping itu, fintech pun membantu pelaku usaha untuk memperoleh modal dengan bunga rendah lewat pinjaman online sebagai produk fintech.

Demikianlah ulasan mengenai peran penting fintech di tanah air untuk pedagang bahkan hingga negara. Simak yuk ragam berita fintech Indonesia dan artikel keuangan terkini lainnya hanya di https://duniafintech.com/.

Baca jugaBerita Fintech Indonesia: Daftar Pinjol Legal OJK Terbaru

 

Penulis: Kontributor/Boy Riza Utama

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Wow! Tarif Listrik Pelanggan 3.500 VA ke Atas Naik Mulai 1 Juli Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah melalui Kementerian ESDM akan menaikkan tarif dasar listrik (TDL) untuk pelanggan 3.500 VA ke atas mulai 1 Juli 2022 atau...

Makin Berkembang, 3.765 Token Baru Muncul di Tengah Kondisi Pasar yang Loyo

JAKARTA, duniafintech.com - Pasar kripto telah kehilangan nilainya lebih dari 50 persen pada 2022. Namun, menurut Finbold, jumlah token baru atau mata uang digital...

Dear Ibu-ibu, Harga Minyak Goreng Kemasan Turun Nih! Cek Harganya di Sini

JAKARTA, duniafintech.com - Harga minyak goreng kemasan di Alfamart dan Indomaret terpantau turun mulai Rabu (29/6/2022) kemarin.  Sebagaimana diketahui perkembangan minyak goreng terus menjadi fokus...

Apa Itu NFT? Begini Penjelasan Lengkap dan Cara Kerjanya 

JAKARTA, duniafintech.com - Apa itu NFT? Aset investasi ini merupakan akronim dari Non Fungible Token yang merupakan salah satu aset investasi yang termasuk ke...

Pemerintah Optimis Aset Kripto Punya Masa Depan Gemilang, Transaksi Tembus Rp 859 Triliun 

JAKARTA, duniafintech.com - Wakil Menteri Perdagangan (Wamendag) Jerry Sambuaga memproyeksikan aset kripto di Indonesia punya masa depan gemilang. Salah satu indikatornya adalah meningkatnya jumlah...
LANGUAGE