27.7 C
Jakarta
Senin, 18 Oktober, 2021

Semester I, Pendapatan UVCR Tumbuh 139% Karena Bertambahnya Member Ultra Voucher

PT Trimegah Karya Pratama Tbk atau emiten dengan kode UVCR mencatatkan kinerja positif pada semester I-2021. Perusahaan pelopor dan aggregator voucher diskon digital terbesar di Indonesia dengan platform bernama Ultra Voucher ini membukukan pendapatan sebesar Rp383,14 miliar atau meningkat 139% dibandingkan pendapatan di periode yang sama tahun lalu (yoy).

Hal ini didukung oleh bertambahnya jumlah customer atau pelanggan Ultra Voucher hingga per Juni 2021 mencapai sekitar 205.000 pengguna, dibandingkan sebelumnya yaitu sekitar 123.000 pengguna pada periode yang sama di tahun lalu.

Selain membukukan pendapatan sebesar Rp 383,14 miliar, Direktur Ultra Voucher, Riky Boy Permata mengatakan, laba bersih perseroan juga meningkat signifikan, yaitu mencapai 130% (yoy) menjadi Rp1,42 miliar.

Dia menuturkan, kinerja positif UVCR ini seiring pertumbuhan jumlah customer dari sektor bisnis atau B2B korporasi dan reseller, juga dari pengguna aplikasi dan customer e-commerce. 

B2B sendiri berkontribusi sekitar 34,23% dari total pendapatan, di mana 24,26% diantaranya dari korporasi, dan 9,97% dari reseller. Adapun user aplikasi berkontribusi 24,04% dan customer e-commerce 41,73%. 

“Meningkatnya jumlah customer ini menandakan bisnis Ultra Voucher dipercaya dan dinilai prospektif serta memberikan manfaat bagi para pengguna,” katanya seperti dikutip DuniaFintech, Rabu (22/9). 

Dia menjelaskan, pihaknya akan terus menjaga kepercayaan ini dengan meningkatkan produk dan layanan dengan selalu mengedepankan kegiatan bisnis yang berorientasi pada service and reward sejalan dengan visi perusahaan yakni menjadi The Leading Platform in Reward and Everyday Services.

Laba Usaha Terus Meningkat 

Riky pun menyampaikan, seiring dengan peningkatan penjualan yang berhasil dicatatkan perusahaan, Ultra Voucher mendapatkan insentif dalam bentuk diskon dan cashback dari merchant. Sehingga laba usaha meningkat 246% dibandingkan dengan semester I-2020. 

Realisasi performa perseroan di semester pertama tahun ini, lanjut Riky, sesuai dengan target Perseroan di sepanjang tahun 2021. 

Riky pun optimis dengan adanya perolehan dana hasil IPO yang baru saja digelar pada akhir Juli 2021 sebesar Rp 50 miliar, pendapatan usaha bisa meningkat 195% dan perolehan laba bersih meningkat 600% di akhir 2021 dibanding akhir tahun lalu. 

Dana hasil IPO ini sendiri dipergunakan untuk pengembangan produk dan fitur baru maupun channel distribusi serta pemasaran perseroan. 

Adapun, sebesar 36% dari dana tersebut akan digunakan untuk belanja modal, 34% akan digunakan untuk beban operasional, dan 30% akan digunakan untuk peningkatan modal kerja. 

“Untuk itulah Ultra Voucher terus melakukan inovasi dan aksi korporasi termasuk kerjasama dengan sejumlah pihak sebagai bagian dari pengembangan bisnis kami kedepannya,” tutur Riky.

Kerja sama Dengan Perbankan

Pasca IPO, Ultra Voucher telah menjadi bagian dari platform mobile banking SimobilPlus milik Bank Sinarmas yang telah diunduh lebih dari 1 juta pengguna dan saat ini juga telah tersedia di mBCA platform mobile banking milik Bank BCA yang melayani lebih dari 26 juta rekening nasabah. 

Melalui kerja sama dengan pihak perbankan diharapkan dapat meningkatkan transaksi mobile banking serta meningkatkan pengguna Ultra Voucher.

Dengan tersedianya Ultra Voucher di SimobiPlus dan mBCA, perseroan dapat meningkatkan volume transaksi, dan user yang berasal dari nasabah masing-masing bank tersebut dapat menikmati ragam voucher diskon digital dari berbagai segmen yakni beauty & relaxation, departement store, e-commerce, entertainment, food & beverage (F&B), hotel & travel, accessories & jewelry, lifestyle, investment, dan lain-lain.

Targetkan 400 Merchant di 2021

Saat ini, Ultra Voucher telah menjalin 300 brand yang tersebar lebih dari 40.000 outlet di seluruh Indonesia, yang jumlahnya ditargetkan terus bertambah menjadi 400 merchant sampai dengan akhir tahun 2021. 

Perseroan pun berencana ekspansi di tiga bidang yakni produk, market share yang menjangkau sektor UMKM, dan perluasan bisnis hingga ASEAN, maka jumlah pengguna Ultra Voucher ditargetkan akan terus mengalami peningkatan.

Reporter : Nanda Aria

Editor : Gemal A.N. Panggabean

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

8 Fintech Syariah yang Sudah Kantongi Izin OJK

Financial Technology (Fintech) Syariah merupakan salah satu pembiayaan yang mudah untuk didapatkan dari manapun. Saat ini sudah ada 8 Fintech Syariah berizin OJK dengan...

5 Ide Usaha Modal Kecil untuk Para Pemula

Membangun usaha modal kecil merupakan impian bagi setiap orang, pasalnya dengan uang minimalis kita bisa menghasilkan cukup banyak uang dari profit atau penghasilan harian...

3 Cara Mengamankan Akun Whatsapp dari Peretasan Pinjol Ilegal

Mengamankan akun whatsapp dari peretasan sangat wajib dilakukan apalagi untuk para customer yang menggunakan pinjaman online ilegal, pasalnya mereka bisa melakukan apa saja yang...

Daftar Perusahaan Asuransi Rawat Jalan Terbaik di Indonesia

Asuransi rawat jalan adalah bagian dari asuransi kesehatan, yakni sebuah bentuk perlindungan yang diberikan sebagai jaminan atas biaya yang muncul akibat masalah kesehatan atau...

Fidusia: Jaminan, Prosedur Pendaftaran, hingga Contoh Kasusnya

Secara umum, fidusia adalah pengalihan hak kepemilikan benda dari pemberi pinjaman (kreditur) ke peminjam (debitur). Fidusia benda ini jadi milik pemberi pinjaman hingga utang...
LANGUAGE