25.6 C
Jakarta
Sabtu, 2 Maret, 2024

Biaya Charge Mobil Listrik, Tips Menghemat Biaya Charge

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya charge mobil listrik dapat bervariasi tergantung pada beberapa faktor, termasuk lokasi pengisian, jenis pengisian, dan penyedia layanan pengisian.

Secara umum, biaya charge mobil listrik di Indonesia berkisar antara Rp1.500 hingga Rp3.000 per kWh. Untuk mobil listrik dengan kapasitas baterai 50 kWh, biaya charge untuk mengisi daya dari 0% hingga 100% berkisar antara Rp75.000 hingga Rp150.000. Berikut ulasannya:

Faktor-Faktor Mempengaruhi Biaya Charge Mobil Listrik

  1. Tarif Pengisian:
    • Beberapa stasiun pengisian mobil listrik menetapkan tarif pengisian per kilowatt-hour (kWh). Harga per kWh dapat bervariasi di setiap stasiun, dan beberapa mungkin menawarkan tarif khusus atau diskon tertentu.
  2. Lokasi Pengisian:
    • Biaya pengisian juga dapat dipengaruhi oleh lokasi stasiun pengisian. Stasiun pengisian di area perkotaan mungkin memiliki tarif yang berbeda dari stasiun di daerah pedesaan. Beberapa tempat mungkin menetapkan biaya tambahan atau diskon berdasarkan lokasi geografis.
  3. Jenis Pengisian:
    • Ada dua jenis pengisian utama: pengisian cepat (fast charging) dan pengisian lambat (slow charging). Pengisian cepat biasanya lebih mahal dibandingkan pengisian lambat karena memungkinkan mobil untuk mendapatkan daya lebih cepat.
  4. Jenis Mobil:
    • Beberapa stasiun pengisian mungkin menetapkan tarif berbeda berdasarkan jenis mobil atau merek. Beberapa merek mobil listrik mungkin memiliki kesepakatan khusus dengan penyedia layanan pengisian tertentu.
  5. Keanggotaan atau Program Langganan:
    • Beberapa penyedia layanan pengisian mobil listrik menawarkan program keanggotaan atau langganan dengan tarif khusus. Keanggotaan ini mungkin memberikan diskon atau akses ke fasilitas pengisian eksklusif.
  6. Waktu Pengisian:
    • Beberapa stasiun pengisian mungkin menetapkan tarif yang berbeda berdasarkan waktu pengisian. Misalnya, biaya pengisian pada jam sibuk mungkin lebih tinggi dibandingkan jam-jam tertentu.

Baca juga: Biaya Charge Mobil Listrik dan Daftar Tempatnya

Jenis Charge Mobil Listrik

  1. Pengisian Lambat (Slow Charging):
    • Kecepatan pengisian lambat umumnya berkisar antara 3 hingga 22 kilowatt-hour (kWh). Pengisian ini biasanya dilakukan di rumah menggunakan steker listrik rumah tangga standar. Pengisian lambat memerlukan waktu yang lebih lama dibandingkan jenis pengisian lainnya.
  2. Pengisian Cepat (Fast Charging):
    • Pengisian cepat umumnya berkisar antara 22 hingga 50 kWh. Stasiun pengisian cepat biasanya ditempatkan di lokasi umum seperti pusat perbelanjaan, rest area, atau tempat umum lainnya. Pengisian cepat memungkinkan mobil mendapatkan daya lebih cepat dibandingkan pengisian lambat.
  3. Pengisian Sangat Cepat (Rapid Charging):
    • Pengisian sangat cepat dapat mencapai kecepatan lebih dari 50 kWh, bahkan hingga ratusan kWh. Ini adalah jenis pengisian tercepat dan umumnya ditemukan di stasiun pengisian khusus, seperti stasiun pengisian di sepanjang jalan tol atau stasiun pengisian khusus yang disediakan oleh produsen mobil listrik tertentu.
  4. Pengisian Induktif (Wireless Charging):
    • Pengisian induktif menggunakan teknologi tanpa kabel untuk mengirim daya dari stasiun pengisian ke mobil tanpa menggunakan kabel. Meskipun teknologinya masih dalam pengembangan, ini menjadi salah satu alternatif yang lebih nyaman dan estetis.
  5. Pengisian Ultra Cepat (Ultra Fast Charging):
    • Pengisian ultra cepat merupakan perkembangan terbaru dalam teknologi pengisian dan dapat mencapai daya hingga 350 kWh atau lebih. Jenis pengisian ini dapat memberikan pengisian yang sangat cepat, dan umumnya ditemukan di stasiun pengisian terkini.

Baca juga: Tips Menghemat Listrik di Rumah Biar Bisa Menabung

Tips Menghemat Biaya Charge Mobil Listrik

  • Isi daya di rumah saat tarif listrik sedang rendah: Tarif listrik biasanya lebih rendah pada malam hari atau akhir pekan. Anda dapat menggunakan aplikasi atau situs web untuk melacak tarif listrik di daerah Anda.
  • Gunakan charger AC: Charger AC memiliki kecepatan pengisian yang lebih lambat daripada charger DC, tetapi biayanya lebih murah. Charger AC biasanya tersedia di rumah dan tempat umum.

Baca juga: Indonesia Gandeng Korea Selatan Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik

  • Charge mobil listrik secara teratur: Mengisi daya mobil listrik secara teratur akan membantu Anda menghemat biaya charge. Hal ini karena Anda tidak perlu mengisi daya hingga penuh saat Anda membutuhkannya.
  • Perhatikan jarak tempuh yang Anda butuhkan: Jika Anda hanya membutuhkan jarak tempuh yang pendek, Anda tidak perlu mengisi daya hingga penuh. Anda dapat mengisi daya hingga 80% atau 90% untuk menghemat biaya.
  • Gunakan fitur hemat energi: Fitur hemat energi pada mobil listrik dapat membantu Anda menghemat daya. Fitur ini biasanya dapat diaktifkan dengan menekan tombol atau tombol di layar sentuh.
  • Gunakan cruise control: Cruise control dapat membantu Anda menghemat daya dengan menjaga kecepatan mobil tetap konstan.

Baca juga: Subsidi Kendaraan Listrik Pemerintah: Mobil Rp80 Juta, Motor Rp8 Juta

  • Hindari penggunaan AC dan fitur-fitur lain yang tidak penting: Penggunaan AC dan fitur-fitur lain yang tidak penting dapat menguras daya mobil listrik. Anda dapat mematikan AC dan fitur-fitur lain yang tidak penting saat Anda tidak membutuhkannya.
  • Bergabunglah dengan program pengisian daya gratis atau diskon: Beberapa perusahaan menawarkan program pengisian daya gratis atau diskon untuk mobil listrik. Anda dapat mencari informasi tentang program-program ini di situs web atau aplikasi perusahaan tersebut.
  • Pertimbangkan untuk memasang solar panel di rumah Anda: Solar panel dapat membantu Anda menghasilkan listrik sendiri, sehingga Anda dapat mengisi daya mobil listrik Anda secara gratis.

Dengan merencanakan pengisian dengan bijak dan memanfaatkan program atau fitur yang tersedia, Anda dapat menghemat biaya pengisian mobil listrik Anda.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE