31.5 C
Jakarta
Jumat, 12 Agustus, 2022

Cara Menghitung Biaya Provisi Bank BNI dan Bank Lainnya

Biaya provisi Bank BNI adalah biaya yang dibayarkan kepada Bank BNI sebagai balas jasa karena pengajuan kredit atau KPR nasabah disetujui. Biaya ini, termasuk biaya sejenis dari bank lainnya, umumnya akan otomatis dipotong dari jumlah pinjaman yang diperoleh.

Pada dasarnya, biaya ini dari setiap banknya akan berbeda-beda, tetapi rata-rata bank menetapkan besarannya mulai dari 0,5 hingga 3 persen dari total pinjaman atau kredit yang diberikan.  

Namun, tidak semua pinjaman atau kredit akan dikenai biaya ini. Pasalnya, beberapa pinjaman yang dikenakan biaya ini biasanya adalah KPR, KTA, dan kredit multiguna, dengan persentase yang berbeda-beda, bergantung pada kebijakan bank masing-masing.

Biaya Provisi Bank BNI

Akan halnya bank lain, Bank BNI diketahui juga memberikan biaya ini untuk beberapa produk pinjaman sebesar 1% dari total pinjaman yang diberikan.

  • BNI Fleksi: BNI Fleksi adalah Kredit Tanpa Agunan (KTA) dari BNI untuk nasabah dengan penghasilan tetap untuk pembiayaan pendidikan dan lain-lain dengan tenor hingga 15 tahun. Biayanya mulai dari 1%.
  • BNI Griya: BNI Griya adalah pinjaman untuk pembelian rumah, apartemen, ruko, renovasi rumah, atau take over properti lainnya dengan total kredit hingga Rp20 miliar dan jangka waktu 30 tahun. Biayanya mulai dari 1%.
  • BNI Instan: BNI Instan adalah pinjaman dengan jaminan deposito, giro, atau tabungan yang diterbitkan BNI. Biaya ini yang diberikan sesuai dengan jangka waktu yang dipilih. Jika jangka waktu kurang dari 6 bulan, biayanya adalah 0,5%, sedangkan kalau jangka waktu lebih dari 6 bulan, biayanya 1%.
  • BNI Fleksi Pensiun: BNI Fleksi Pensiun adalah pinjaman untuk calon pensiunan ASN, TNI/POLRI, pegawai BUMN/BUMD, dan pensiunan PT Taspen, PT Asabri, dan institusi atau lembaga lain yang sudah bekerja sama dengan BNI. BNI Fleksi Pensiun memiliki biaya provisi mulai dari 1% dari total pinjaman yang disetujui. Untuk informasi lebih lengkap mengenai biaya ini, nasabah bisa menghubungi call center BNI di nomor 150046.

Biaya Provisi BCA

BCA punya beberapa produk pinjaman yang memiliki biaya ini, yakni KPR dan pinjaman personal. Biaya dari BCA biasanya bergantung dari durasi peminjaman yang dilakukan dengan persentase 1% dari total pinjaman.

  • KPR BCA Fix and Cap: Merupakan program pinjaman untuk pembelian perumahan, baik baru maupun bekas. KPR BCA Fix and Cap memiliki biaya sebesar 1% dari total pinjaman yang disetujui.
  • Pinjaman Personal: Pinjaman personal adalah salah satu produk BCA yang memberikan pinjaman tanpa agunan dengan proses yang cepat dan mudah serta bunga yang rendah. Pinjaman personal ini memiliki biaya sebesar 1% dari pinjaman yang disetujui, minimal adalah Rp100.000. Untuk informasi lebih lengkap mengenai biaya ini, nasabah dapat menghubungi Halo BCA.

Biaya Provisi BRI

Bank BRI pun memiliki produk pinjaman yang memberikan biaya ini. Besaran biaya yang diberikan rata-rata adalah 1% dari total pinjaman yang disetujui. Akan tetapi, beberapa produk pinjaman seperti kredit kendaraan bermotor, diketahui gratis dari biaya ini. Informasi lebih lengkap tentang biaya ini dapat diketahui dengan menghubungi call center BRI.

Biaya Provisi Bank Mandiri

Sejumlah produk pinjaman Bank Mandiri diketahui memberikan biaya ini mulai dari 1% dari total pinjaman yang disetujui.

  • Mandiri KSM: Pinjaman ini ditujukan pada pegawai dengan penghasilan tetap untuk kebutuhan pembiayaan, seperti pendidikan, pernikahan, kesehatan, dan kebutuhan lainnya.
  • Mandiri KPR: Pinjaman ini merupakan kredit kepemilikan rumah yang ditujukan untuk nasabah yang akan membeli rumah berupa apartemen, ruko, perumahan, baik melalui developer maupun tidak.
  • Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Subsidi: Biaya ini untuk KPR Subsidi dari Bank Mandiri cukup rendah dibanding pinjaman lainnya, yakni sebesar 0,5% dari total pinjaman yang dicairkan.

Informasi detail terkait biaya ini dapat diketahui dengan menghubungi call center Bank Mandiri di nomor 14000.

Biaya Provisi BTN

Bank BTN juga punya produk pinjaman unggulan berupa KPR bersubsidi. Beberapa informasi terkait biaya ini pada tiap-tiap jenis KPR di BTN adalah sebagai berikut:

  • KPR BTN Mikro: 1%
  • KPR BTN Subsidi: 0,5%
  • KPR BTN BP2BT: 0,5%

Informasi lebih lengkap terkait biaya ini dapat ditanyakan langsung dengan menghubungi call center Bank BTN di nomor 1500286.

Cara Menghitung Biaya Provisi Bank 

Jika pengajuan kredit sudah disetujui, nasabah harus membayar biaya ini di awal. Biaya ini biasanya akan dipotong secara otomatis oleh bank di awal sewaktu menerima pencairan dana pinjaman.  Untuk menghitung biayanya cukup mudah, yakni nasabah tinggal mengalikan biaya ini yang dibebankan dengan total biaya pinjaman yang disetujui.

Simulasi Perhitungan Provisi

Nilai kredit: Rp500.000.000

Biaya provisi: 2%

Perhitungan: Rp500.000.000 x 2% = Rp10.000.000

Total pinjaman: Rp500.000.000—Rp10.000.000 = Rp490.000.000

Perbedaan Biaya Provisi dengan Biaya Administrasi

Ditinjau dari fungsinya, biaya ini dan biaya administrasi terlihat sama saja, yaitu sebagai balas jasa pada pihak bank lantaran telah sudah menyetujui pinjaman yang diajukan. Di samping itu, juga ada beberapa bank yang menyebutkan bebas biaya ini, tetapi memiliki biaya administrasi untuk proses pengurusan pinjaman yang diberikan.

Adapun biaya ini akan dikenakan pada awal pengajuan, yang jumlahnya langsung dipotong berdasarkan persentase dari tiap-tiap bank. Biaya yang satu ini biasanya yang diberikan mulai dari 0,5% hingga 3% dari total kredit atau pinjaman yang diberikan oleh pihak bank.

 

Penulis: Kontributor

Editor: Anju Mahendra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Top Up OVO lewat Panin Bank, Pasti Praktis dan Aman!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat Panin Bank berikut ini tentunya penting diketahui oleh para pengguna kedua layanan keuangan ini. Kemajuan teknologi seperti...

Cara Mengaktifkan Rekening Pasif Mandiri, Gampang Kok!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengaktifkan rekening pasif Mandiri berikut ini tentu penting untuk diketahui oleh para nasabah Bank Mandiri. Pasalnya, hal ini diperlukan, terutama ketika...

Pajak Fintech Berikan Kontribusi Rp83,15 Miliar

JAKARTA, duniafintech.com - Kementerian Keuangan mencatat sektor keuangan digital atau financial technology (fintech) memberikan kontribusi (pajak) sebesar Rp83,15 miliar dari capaian bulan Juni 2022...

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Lanjutkan Penguatan Harga

JAKARTA, duniafintech.com - Berita Bitcoin hari ini datang dari pergerakan aset kripto yang masih menguat dan menunjukkan pergerakan yang cukup signifikan.  Belakangan ini, harga Bitcoin...

Menkeu Pusing Kuota Anggaran BBM Subsidi Makin Bengkak

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) mengkhawatirkan anggaran untuk subsidi energi akan membengkak lantaran harga BBM dan volume penggunaan BBM subsidi merangkak naik. Jika mengacu...
LANGUAGE