27.2 C
Jakarta
Kamis, 26 Mei, 2022

Kolaborasi Binance dengan Coinfirm Bahas Regulasi Baru FATF

duniafintech.com – Bersamaan dengan semakin matangnya industri kripto aset, perusahaan-perusahaan yang berbasis Blockchain mulai mencari cara untuk menghindari aturan memberatkan dari para regulator. Salah satu dari perusahaan itu adalah Binance, platform pertukaran kripto aset dengan volume perdagangan terbesar di dunia. 

Pekan lalu, Binance mengumumkan kemitraan mereka dengan perusahaan teknologi regulasi, Coinfirm yang konon akan membantu mereka mematuhi peraturan anti pencucian uang (Anti Money Laundering/AML) baru yang ditetapkan oleh Financial Action Task Force (FATF).

Di antara aturan baru yang ditegaskan oleh FATF terkait dengan permintaan agar negara-negara melakukan mitigasi risiko terkait kripto aset. Ini berarti mereka harus memantau dengan baik pertukaran kripto dan perusahaan yang terkait dengan aset digital seperti penyedia layanan dan lisensi. FATF juga mengimabu agar perusahaan menerapkan sanksi bagi perusahaan yang gagal mematuhi aturan tersebut.

Awal tahun ini, FATF mengeluarkan panduan mengenai “Travel Rule” yang diperdebatkan dengan hangat — sebuah perjanjian baru di antara 37 negara anggotanya yang menempatkan langkah-langkah kepatuhan baru yang ketat pada penyedia layanan aset virtual (virtual asset service providers/VASP), termasuk pertukaran mata uang kripto seperti Binance. Aturan tersebut mengharuskan pertukaran kripto untuk mengumpulkan data mengenai transaksi pelanggan mereka dan berbagi informasi itu satu sama lain ketika klien memindahkan dana antar perusahaan.

Baca juga:

Coinfirm Akan Bantu Binance Menghindari Pelanggaran yang Mungkin Terjadi

Menurut pernyataan dari Binance, platform “Blockchain agnostik” Coinfirm akan memberikan peringatan pada pertukaran mereka dengan sistem penyelidikan yang akan memungkinkannya untuk memeriksa setiap transaksi yang tampak mencurigakan. Binance kemudian secara teori, membuat keputusan mengenai transaksi ini dan berpotensi menghentikan upaya pencucian uang dan kejahatan keuangan lainnya sebelum kejahatan itu terjadi.

“Coinfirm dan Binance memiliki kesamaan misi dalam memastikan kepercayaan dan keamanan untuk cryptocurrency, dan kami percaya diri untuk melakukan itu bersama-sama,” ungkap Pawel Kuskowski, co-founder dan CEO Coinfirm, dalam sebuah pernyataan. 

Ini bukan pertama kalinya Binance membuat pengumuman tentang kemitraan baru yang bertujuan memperkuat kemampuannya untuk mematuhi peraturan terkait. Kemitraan ini diharapkan dapat memperkuat posisinya sebagai salah satu pertukaran yang paling diperhitungkan di dunia.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Waspada! Perusahaan Jual Beli Kripto Ini Ilegal, Binance Juga Tak Berizin 

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat mesti waspada, terbaru, ada perusahaan jual beli Kripto di Indonesia yang ilegal alias tak berizin.  Investasi uang kripto saat ini menjadi...

Kasusnya Diusut, Polisi Sebut Ada Karyawan Terraform yang Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

JAKARTA, duniafintech.com - Unit Investigasi Kejahatan Dunia Maya Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengumumkan pada Senin, bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan penggelapan oleh...

Nilai Kripto Sedang Lesu, Ukraina Putar Otak Cari Dana Perang

JAKARTA, duniafintech.com - Ukraina berencana terus memanfaatkan investor kripto untuk membantu mengumpulkan dana. Meskipun kondisi anjloknya mata uang virtual ini sempat mengganggu upaya penggalangan...

Pemerintah Bakal Audit Semua Perusahaan Kelapa Sawit, Ternyata Ini Penyebabnya

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan, pemerintah nantinya akan melakukan audit terhadap semua perusahaan yang mengelola hasil...

Bolehkan ASN Investasi Kripto? Jawaban Perencana Keuangan Ini Bijak Banget

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi kripto kini tengah menjadi salah satu instrumen investasi yang digandrungi masyarakat, tak terkecuali ASN atau aparatur sipil negara.  Namun apakah ASN...
LANGUAGE