26 C
Jakarta
Senin, 5 Desember, 2022

BITCOIN – ASET TERTINGGI BARU

duniafintech.com – Sheba Jafari, wakil presiden divisi sekuritas Goldman Sachs, memprediksi Bitcoin bisa masuk dalam aset tertinggi baru. Analis tersebut memproyeksikan bahwa mata uang digital terkemuka mungkin menghasilkan keuntungan untuk mendorongnya ke ketinggian rekor baru, bahkan setelah harga hampir tiga kali lipat pada harga di tahun 2017.

Jafari menyarankan dalam laporannya oleh CNBC, bahwa Bitcoin mungkin naik setinggi $3,915 per koin. Pada saat tulisan ini dibuat, Bitcoin berdiri di atas $2.570 per koin. Sebuah rekor harga baru mendekati $4000 akan meraup keuntungan sekitar 50% dari harga saat ini. Namun, Jafari menyarankan beberapa minggu yang lalu bahwa Bitcoin mungkin mendekati akhir kenaikan stratosfernya. Berikut adalah beberapa argumen untuk setiap jalur potensial ke depan.

Baca juga : https://duniafintech.com/pemerintah-bisa-tarik-pajak-dari-bitcoin/

Tanda-tanda Gelombang ke-5

Jafari menunjukkan bahwa Goldman mengharapkan kenaikan harga Bitcoin satu level lagi lebih tinggi, yaitu kenaikan harga Bitcoin pada gelombang ke 5. Mungkin butuh waktu untuk sampai ke sana.

Mengikuti penalaran ini, Bitcoin pada akhirnya bisa melampaui rekor sebelumnya sebesar $3.025,47 per koin, yang dicapai pada tanggal 11 Juni 2017. Sejak itu, Bitcoin telah melakukan perdagangan dalam kisaran kira-kira $2.100 sampai $3000. Jika gelombang ke lima mulai berlaku, seperti yang disarankan Jafari, mungkin saja harga bisa naik di atas ambang batas itu.

Perhatian terhadap prediksi ini, Jafari menambahkan bahwa “gelombang ke empat cenderung berantakan/kompleks, menunjukkan bahwa Bitcoin mungkin terus melakukan perdagangan dalam kisaran ini.

Pencapaian Jangka Pendek

Dalam sebuah catatan tepat setelah tanggal 11 Juni untuk memecahkan rekor Bitcoin, Jafari menyarankan bahwa “karena permintaan populer,” dia “mewaspadai pencapaian jangka pendek menjelang $3.134” untuk kripto yang populer ini. Dia menyarankan agar trader “mempertimbangkan untuk membangun kembali eksposur bullish antara $2.330 dan tidak lebih rendah dari $1.915.”

Ada banyak kemungkinan tingkat harga dan lintasannya berputar-putar di sekitar ini. Tampaknya mungkin bahwa mata uang bisa melonjak ke ketinggian baru atau menurun sebelum mendapatkan momennya kembali. Namun, fakta bahwa Goldman dan pemain besar lainnya di Wall Street telah memfokuskan upaya pada Bitcoin menunjukkan bahwa kripto pada umumnya mungkin siap untuk memecah hambatan yang sebelumnya memisahkan mereka dari dunia keuangan.

Source : investopedia.com

Written by : Arina Calista Putri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Simulasi Saham Online Terbaik, Coba di 7 Platform Ini!

JAKARTA, duniafintech.com – Simulasi saham online tentunya perlu diketahui saat ingin terjun ke dunia penanaman modal lewat instrumen saham. Saham sendiri adalah salah satu pilihan...

Tips Menabung Ibu Rumah Tangga Setiap Hari di Rumah

JAKARTA, duniafintech.com – Tips menabung ibu rumah tangga tentu saja akan sangat penting diketahui oleh para ibu yang ada di Indonesia. Ibu rumah tangga alias...

Portofolio Investasi adalah: Contoh hingga Cara Membuatnya

JAKARTA, duniafintech.com – Portofolio Investasi sejatinya adalah satu istilah penting yang perlu diketahui dalam dunia penanaman modal. Saat ini, investasi sendiri memang telah menjadi salah...

Istilah Forex yang Penting Diketahui, Simak Yuk di Sini!

JAKARTA, duniafintech.com – Istilah forex sangat penting diketahui dan dipahami oleh mereka yang terjun dan menekuni instrumen investasi ini. Dalam trading forex, ada banyak istilah...

Perusahaan Asuransi yang Diawasi OJK, Simak Ya Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan asuransi yang sudah terdaftar dan diawasi OJK (Otoritas Jasa Keuangan) hingga kini sudah banyak. Meski demikian, hanya sekitar 1,7 persen penduduk...
LANGUAGE