24.6 C
Jakarta
Sabtu, 15 Agustus, 2020

Naik 27% Selama 2020, Bitcoin Kalahkan Emas dan Perak

DuniaFintech.com – Di tengah pandemi yang sedang berlangsung, bitcoin kalahkan emas dan perak dengan berhasil naik 27% selama 2020. Perhatian investor di berbagai belahan dunia memang masih banyak tertuju pada emas dan perak sebagai pilihan investasi yang aman.

Meski keduanya menunjukkan performa menakjubkan, ternyata Bitcoin, aset kripto pertama di dunia juga mengalami kenaikan yang tidak kalah hebatnya. Presentasenya bahkan berhasil mengalahkan kedua logam mulia itu.

Bitcoin menunjukkan kilau selama paruh pertama tahun 2020 dengan mengumpulkan kenaikan lebih dari 27% persen di tengah perhatian dunia yang tengah tertuju pada beberapa jenis logam mulia seperti emas, perak dan platinum.

Emas memiliki performa hampir 11% lebih rendah daripada Bitcoin meski sempat mengalami kenaikan 16% pada periode yang sama. Nilai ini juga menandai prestasi terbaik emas selama 8 tahun terakhir.

Perak dan platinum bahkan menorehkan prestasi yang lebih buruk dengan keuntungan negatif selama tahun 2020 ini.

Baca Juga:

Kinerja Bitcoin Bukanlah Hal yang Mengejutkan

Meski banyak pihak masih memandang Bitcoin sebelah mata, tapi prestasinya ini ternyata sudah diprediksi sebelumnya. Kinerja kuat Bitcoin tidak mengejutkan bagi beberapa analis, terutama dalam konteks peningkatan korelasi aset kripto dengan pasar ekuitas.

“Mengingat bahwa ekuitas mencapai nilai tertinggi mereka di bulan Februari, tidak mengejutkan melihat Bitcoin mengalami hal yang sama,” kata Ryan Watkins, analis Bitcoin di Messari.

Mengapa membandingkan pengembalian dari Bitcoin ke emas atau logam mulia lainnya?

“Emas adalah aset paling aspiratif bagi Bitcoin,” jelas Watkins.

“Seperti Bitcoin, emas adalah komoditas langka yang nilainya hampir seluruhnya berasal dari premi moneternya.”

Tidak seperti emas, bagaimanapun, investor bitcoin secara historis mengalami volatilitas yang lebih ekstrem. Perak dan platinum juga jauh lebih tidak stabil dibandingkan emas selama paruh pertama tahun 2020.

Meski bitcoin kalahkan emas dan perak, namun bitcoin dan emas dapat dilihat lebih seperti investasi pelengkap daripada dianggap saingan satu sama lain. Hal ini berdasarkan kinerja keduanya selama enam bulan terakhir, kata David Lifchitz, managing partner di perusahaan perdagangan kuantitatif cryptocurrency yang berbasis di Paris, ExoAlpha.

Mengingat volatilitas historis Bitcoin, menyatukan emas digital dan fisik dapat memberikan profil pengembalian risiko yang lebih baik daripada memilikinya secara individual, kata Lifchitz.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

5 E-Commerce Terbesar dengan Pengguna Terbanyak di Indonesia, check!

DuniaFintech.com – Apa saja perusahaan e-commerce terbesar di Indonesia tahun 2020? Simak ulasannya berikut ini! Pasar e-commerce Indonesia diproyeksikan akan semakin melejit hingga tahun-tahun kedepan....

Cara Mendapatkan Bitcoin Gratis di Indonesia, Raih Keuntungan Optimal Dengan Ini

DuniaFintech.com - Masih bingung bagaimana cara mendapatkan Bitcoin gratis di indonesia? Berikut beberapa cara yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan keuntungan investasi...

Daftar Nama Besar Perusahaan Pemberi Modal Startup Indonesia

DuniaFintech.com - Ekosistem usaha rintisan, atau dikenal dengan sebutan startup telah menjadi tren positif dalam mendukung ekonomi digital Indonesia. Adopsi dan perkembangan...

Aplikasi Penghasil Saldo Gopay yang Banyak Diburu Kaum Milenial, Apa Saja? Simak Disini

DuniaFintech.com - Generasi milenial kini semakin dimudahkan dalam mencari sumber pendapatan tambahan dengan kemajuan teknologi internet. Selain banyaknya pekerjaan sampingan dengan sistem...

Fintech P2P Lending Jadi Primadona, Pinjaman Meroket Di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - Fintech P2P Lending jadi primadona? Pinjaman online lewat fintech peer to peer (P2P) lending meroket di tengah pandemi Covid-19 untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Berdasarkan...
LANGUAGE