Harga Bitcoin masih bertahan di kisaran US$75.000 (sekitar Rp1,2–1,3 miliar) menjelang akhir pekan. Namun, di balik stabilitas ini, terdapat ketegangan besar antara market kripto di pasar spot dan pasar derivatif.
Salah satu sinyal paling mencolok adalah funding rate negatif selama 46 hari berturut-turut di pasar futures—menandakan bahwa banyak trader justru bertaruh harga akan turun.
Trader Leverage Masih Bearish
Fenomena ini menunjukkan:
- Trader berleverage tinggi masih membuka posisi short
- Mereka belum percaya reli BTC saat ini berkelanjutan
Kondisi seperti ini terakhir terjadi pada periode krisis besar, termasuk saat runtuhnya FTX.
Namun, situasi ini bisa berbalik menjadi bahan bakar kenaikan.
Potensi Short Squeeze Menguat
Ketika harga terus naik sementara banyak trader bertaruh turun, risiko short squeeze meningkat.
Artinya:
- Trader short dipaksa menutup posisi
- Mereka harus membeli kembali BTC
- Harga bisa melonjak tajam secara berantai
Menurut Vetle Lunde dari K33:
Kondisi ini membuat lonjakan harga lebih mungkin terjadi jika momentum bullish berlanjut.
Didukung Arus ETF dan Aksi Institusi
Kenaikan BTC saat ini tidak terjadi tanpa alasan. Beberapa faktor utama:
- BTC sudah naik sekitar 14% dari titik terendah April
- Arus masuk ETF Bitcoin spot AS mencapai:
- US$332 juta dalam sepekan
- Tambahan US$26 juta dalam sehari
- Aksi beli besar dari Strategy
Bahkan dalam dua minggu terakhir, Strategy membeli BTC senilai US$2,6 miliar, memperkuat support harga.
Institusi Besar Mulai Masuk
Minat institusi juga semakin kuat:
- Charles Schwab berencana membuka trading kripto spot
- Goldman Sachs mengajukan ETF Bitcoin
- Morgan Stanley meluncurkan ETF Bitcoin
Langkah ini dinilai sebagai sinyal penting bahwa Bitcoin semakin diterima di dunia keuangan tradisional.
Level Kunci dan Prediksi Harga Bitcoin
Saat ini, BTC berada di titik krusial:
- Harga terkini: sekitar US$75.500
- Resistance kuat: US$76.000 – US$80.000
- Jika tembus:
- Potensi naik ke US$85.000
Namun ada juga risiko:
- Open interest besar di opsi put:
- US$60.000
- US$50.000
- Menandakan masih ada ekspektasi penurunan
Kesimpulan
Bitcoin saat ini berada dalam kondisi unik:
- Harga naik, tapi banyak trader masih bearish
- Tekanan short bisa berubah jadi bahan bakar rally
- Dukungan institusi dan ETF semakin kuat
Jika harga berhasil menembus US$76.000, pasar berpotensi memasuki fase kenaikan cepat. Namun, jika gagal, tekanan dari pasar derivatif bisa kembali menahan laju Bitcoin dalam jangka pendek.





