Perusahaan tambang kripto Bitmine Immersion Technologies Inc. mengumumkan akan naik tingkat pencatatan saham dari NYSE American ke New York Stock Exchange (NYSE). Perdagangan saham dengan kode BMNR dijadwalkan mulai berlangsung pada hari Rabu.
Saat ini, saham perusahaan diperdagangkan di kisaran US$19,45, turun tajam dari level tertinggi 52 minggu sebesar US$161 yang sempat dicapai awal tahun.
Kepemilikan Kripto Tembus US$11,4 Miliar
Bitmine melaporkan total kepemilikan aset sebesar US$11,4 miliar. Komposisinya meliputi:
- 4,8 juta token Ethereum
- Kas sebesar US$864 juta
- Berbagai aset kripto lainnya
Dengan harga sekitar US$2.123 per ETH, perusahaan menguasai sekitar 3,98% dari total suplai Ethereum global.
Selain itu, sekitar 3,3 juta ETH telah di-stake dengan nilai mencapai US$7,1 miliar, menghasilkan pendapatan tahunan sekitar US$196 juta dari aktivitas staking.
Akuisisi ETH Semakin Agresif
Dalam satu minggu terakhir, Bitmine mengakuisisi sekitar 71.252 ETH—menjadi laju pembelian tercepat sejak Desember 2025.
Langkah ini memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu pemegang Ethereum institusional terbesar, sekaligus menunjukkan pergeseran strategi dari sekadar mining ke akumulasi aset digital.
Volatilitas Saham dan Valuasi
Meski mencatat performa tahunan yang tinggi (+121%), saham BMNR juga mengalami tekanan besar dalam enam bulan terakhir dengan penurunan sekitar 69%.
Kapitalisasi pasar perusahaan saat ini berada di sekitar US$8,85 miliar. Sejumlah analis menilai saham ini masih tergolong overvalued dibandingkan nilai wajarnya.
Diversifikasi Aset dan Ekspansi Produk
Selain Ethereum, Bitmine juga memiliki:
- 198 unit Bitcoin
- Investasi US$200 juta di Beast Industries
- Saham US$92 juta di Eightco Holdings
Perusahaan juga meluncurkan platform staking institusional bernama MAVAN, yang ditujukan untuk investor besar dan kustodian kripto.
Kinerja dan Prospek
Bitmine mencatat pertumbuhan pendapatan sebesar 80% dalam 12 bulan terakhir hingga Q1 2026. Perusahaan dijadwalkan merilis laporan keuangan berikutnya pada 15 April 2026, dengan target harga analis berada di kisaran US$33–US$39 per saham.
Ketua perusahaan, Thomas Lee, menyebut Ethereum sebagai salah satu aset dengan performa terbaik sejak konflik geopolitik terbaru, dengan kenaikan sekitar 6,8%.
Kesimpulan
Langkah Bitmine naik ke NYSE menandai fase baru ekspansi perusahaan, didukung oleh akumulasi besar Ethereum dan diversifikasi aset kripto.
Namun, volatilitas saham dan valuasi tinggi menjadi tantangan tersendiri. Ke depan, keberhasilan strategi Bitmine akan sangat bergantung pada kinerja pasar kripto dan kemampuan perusahaan menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan.





