28 C
Jakarta
Jumat, 19 Agustus, 2022

BNI Gandeng 30 Perusahaan Fintech?

duniafintech.com – PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) tampaknya sudah mantap menyusun strategi untuk menghadapi masifnya ekspansi perusahaan teknologi finansial atau fintech.

Baca juga : Prudential Indonesia Dorong Pengusaha Muda Papua

Ini terbukti dalam dua tahun terakhir ini, Bank Negara Indonesia telah melakukan upaya untuk menggenjot bisnis di era digital melalui kerja sama dengan 30 perusahaan fintech. Pemimpin Divisi Solusi dan Keamanan Teknologi Informasi BNI Muhammad Faisal Jazuli menyebutkan pihaknya telah berkolaborasi dengan perusahaan fintech dan salah satunya e-commerce ternama yaitu Tokopedia. Tidak ketinggalan Traveloka dan beberapa startup lainnya.

Ia mencontohkan, kerja sama dengan Tokopedia berimbas positif pada Kredit Usaha Rakyat (KUR) institusi bank milik pemerintah tersebut. Tokopedia sambung Faisal, memiliki kepentingan untuk membuat merchant-nya lebih berkembang. Untuk mencapai hal tersebut, diperlukan dukungan perbankan.

Perbankan pun akan membutuhkan waktu lama dan SDM yang banyak jika harus mencari nasabah satu per satu. Untuk itu, lewat kerja sama tersebut, BNI bisa melihat dan menganalisis transaksi yang dilakukan merchant dengan Tokopedia.

“Itu merupakan data riil bahwa si merchant mempunyai kemampuan cash flow sekian. Kalau datanya semakin real, penilaian yang dilakukan bank terhadap manajemen risiko lebih akurat,” ucapnya.

Bahkan ada banyak manfaat lewat kerja sama ini, di antaranya skoring lebih akurat, mendapatkan banyak nasabah, tidak perlu SDM yang banyak untuk mengerjakannya, waktu yang dibutuhkan juga tidak terlalu lama. Berbeda dengan Tokopedia, kerja sama yang dijalin pihaknya dengan Traveloka adalah virtual account.

Baca juga : Potensi Blockchain Pembayaran Lintas Batas Diakui Regulator Singapura

Virtual account BNI dinilai paling advance dalam pemanfaatannya. Bank Negara Indonesia ini juga melakukan eksplorasi maupun eksploitasi terhadap kapabilitas teknologi yang sedang berkembang saat ini. Misalnya berkolaborasi dengan akselerator startup untuk terus mengikuti perkembangan-perkembangan terbaru dari trend teknologi, adopsi kapabilitas-kapabilitas teknologi seperti big data, Artificial Intelligent, Internet of Things, API Management, Cloud, dan Blockchain.

Pihaknya  pun mendigitalisasi channel-channel Bank Negara Indonesia seperti BNI Mobile Banking, SMS banking, internet banking, Agen 46, social media platform, yang terus dikembangkan menuju omni channel.

“Di mana di antara channel-channel tersebut dapat menggunakan single sign on dan semua fitur-fiturnya saling terintegrasi,” ucapnya.

Baca juga : PrivyID Raih Penghargaan Inovasi Terbaik di Bidang Teknologi Regulasi Pada Ajang…

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Penambahan Modal BUMN, Erick: Jangan Dibilang Utang Lagi 

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir memberikan penjelasan gamblang mengenai rencana penambahan modal sejumlah BUMN  seperti PT Bank Tabungan...

Cara Top Up OVO lewat ATM Permata hingga Internet Banking

JAKARTA, duniafintech.com – Cara top up OVO lewat ATM Permata dan beberapa metode lainnya berikut ini perlu disimak oleh pengguna layanan ini. Kalau kamu sering...

Cara Cek Tagihan Kartu Kredit BCA dengan 6 Metode Termudah

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cek tagihan kartu kredit BCA dengan beberapa metode termudah berikut ini tentunya penting untuk diketahui. Di samping kartu debit, Bank BCA...

Cara Isi E-Money via ATM Mandiri dan Update Saldonya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara isi e-money via ATM Mandiri dalam ulasan berikut ini sangat penting diketahui oleh para pengguna layanan yang satu ini. Kalau kamu...

Langkah Erick Thohir Stabilkan Harga Tiket Pesawat

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengungkapkan sejumlah langkah agar maskapai penerbangan nasional dapat menstabilkan harga tiket pesawat. Erick...
LANGUAGE