27.1 C
Jakarta
Kamis, 29 September, 2022

BOS GOLDMAN SACHS MENGANGGAP BITCOIN SEBAGAI ERA BARU

duniafintech.com – Sebagai sebuah perusahaan, Goldman Sachs telah mengutarakan berbagai pendapatnya terkait Bitcoin. Saat ini secara perlahan, perusahaan ini mulai melirik mata uang virtual itu. CEO Goldman Sachs, Llouyd Blankfein menganggap Bitcoin sebagai mata uang dari dunia baru.

Blankfein mengaku dia memang masih belum berinvestasi pada mata uang kontroversial Wall Street itu. Namun, tidak bisa dipungkiri bahwa gagasan mata uang yang didukung konsensus itu cukup brilian menurutnya.

Sambil mempelajari sejarah mata uang virtual itu, Blankfein mengaku sudah membuat pengamatan menarik tentang apa yang sedang terjadi di dunia cryptocurrency. Situasi apa yang sedang dihadapi oleh mata uang tersebut dan kenapa Bitcoin dianggap bisa menjadi bagian penting di masa depan.

Saya membaca banyak sejarah, dan saya tahu bahwa dulu sekali, koin akan memiliki harga $ 5 jika memiliki emas senilai $ 5 di dalamnya,” kata Blankfein dalam sebuah wawancara dengan Bloomberg. “Sekarang kita punya kertas yang baru saja didukung oleh fiat (yang punya harga meski tidak mengandung emas). Mungkin di dunia baru nanti,  ada sesuatu yang baru yang didukung oleh konsensus.”

Blankfein mungkin secara tidak sengaja, menunjukkan bagaimana situasi uang kertas saat ini tidak masuk akal. Memiliki uang kertas yang hanya didukung oleh fiat, pemerintah, dan otoritas terpusat lainnya bukanlah situasi yang ideal.

Masuk akal jika memiliki mata uang yang didukung murni oleh kesepakatan harga atau konsensus. Bitcoin berada dalam posisi yang unik karena teknologi dasarnya dan posisinya di pasaran menjadikannya sebagai mata uang yang didukung konsensus sempurna.

Ada revolusi Dunia Baru yang sedang berlangsung di berbagai sektor masyarakat, dan di ekosistem moneter, Bitcoin adalah suatu kekuatan, dan teknologi Blockchain menyebarkan pengaruhnya.

Orang Merasa Skeptis pada Uang Kertas

Meskipun uang kertas menjadi andalan bagi Blankfein dan Goldman, tampaknya sang CEO sebenarnya memiliki banyak keraguan tentang hal itu. Dia telah mengatakan sebelumnya, dalam sebuah kicauannya di Twitter bahwa uang kertas dulu pernah mengalami hal yang sama dengan Bitcoin di awal peredarannya.

Sang CEO yang berpikiran terbuka itu mungkin bersikap hati-hati terhadap Bitcoin, namun jelas bahwa ia mencari sesuatu yang baru dan revolusioner. Banyak orang juga sedang melakukan langkah yang sama dengannya.

Saya telah belajar selama bertahun-tahun bahwa ada banyak hal yang tidak saya sukai justru berjalan dengan baik,” sang CEO menyimpulkan.

Source: cointelegraph.com

Written by : Dita Safitri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Indodax Trading Fest Oktober 2022 Berhadiah Ratusan Juta, Komitmen Indodax Demi Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com – Indodax, platform kripto terbesar di Indonesia dengan 5,5 juta member terdaftar kembali menggelar Indodax trading fest Oktober 2022 secara rutin.  Pelaksanaan lomba atau...

Sri Mulyani Ungkap Potensi Ekonomi Digital Indonesia Tertinggi se-Asia Tenggara

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi yang sangat luar biasa, tertinggi se-Asia Tenggara. Hal itu tercermin sejak...

Erick Keluhkan Generasi Saat Ini Tidak Mau Jadi Petani

JAKARTA, duniafintehch.com - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir menilai generasi muda saat ini enggan menjadi Petani lantaran tidak memiliki jaminan masa...

Pertamina Bantah Tudingan Produk Pertalite Bikin Boros

JAKARTA, duniafintech.com - Pertamina buka suara terkait beberapa hari ini viral mengenai keluh kesah konsumen pengendara yang menggunakan Bahan Bakar Minyak jenis Pertalite. Para...

Cara Cicil iPhone di iBox, Bisa Pakai Shopee Juga Lho!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara cicil iPhone di iBox dengan kartu kredit hingga Shopee berikut ini penting banget lho untuk diketahui. Pasalnya, hingga detik ini, iPhone...
LANGUAGE