25.2 C
Jakarta
Jumat, 14 Agustus, 2020

Burkina Faso Merangkul Bitcon dan Blockchain

duniafintech.com – Sejak kenaikan harga Bitcoin yang luar biasa di akhir tahun 2017, mata uang virtual ini semakin populer tak terkecuali di negara-negara Afrika. Salah satu negara yang mengikuti euforia Bitcoin adalah Burkina Faso.

Burkina Faso merupakan sebuah negara yang berada di Kawasan Afrika Barat. Posisinya yang berada di tengah daratan menjadikan negara ini tidak memiliki lautan, dan berbatasan dengan Mali di sebelah utara, Togo dan Ghana di selatan, Nigeria di timur, Benin di Tenggara serta Pantai Gading di barat daya.

Baca juga: IFN Jajaki Peluang Pasar Keuangan Syariah Indonesia

Legalitas Bitcoin di Burkina Faso

Sama seperti sebagian besar negara yang lain di dunia, Burkina Faso hingga saat ini belum menetapkan regulasi apapun terkait dengan jual beli Bitcoin. Namun penduduk yang tertarik dengan cryptocurrency bisa membeli dan menjual mata uang virtual melalui beberapa platform yang tersedia di dalam negeri.

Beberapa platform trading internasional yang sudah menyediakan layanan di negara ini antara lain Hodly, Coinmama, Binance, Exmo dan Changelly.

Perkembangan Blockhain di Burkina Faso

Sebagai teknologi terdesentralisasi, Blockchain menjadi incaran banyak orang terutama yang menginginkan transaksi aman tanpa campur tangan pihak ketiga. Dengan potensi besar yang dibawa oleh Blockchain, tak heran jika banyak perusahaan dan pengusaha berlomba-lomba menginjakkan kaki di Benua Afrika.

Menurut Bitcoin Africa.io, perusahaan Bitcoin besar banyak yang memilih pindah ke Afrika. Langkah ini diambil untuk adalah memanfaatkan listrik murah di sana. Energi matahari di benua tersebut membantu dalam penciptaan lapangan kerja dan penyediaan energi. Negara-negara pertanian dengan potensi listrik tenaga surya yang  besar adalah Kenya, Uganda, Afrika Selatan, Maroko, dan Burkina Faso. Adopsi energi matahari dalam penambangan Bitcoin di benua Afrika dianggap menguntungkan.

Baca juga: Gibraltar Blockchain Rilis Aplikasi Digital Asset Exchange

Dengan beberapa kelebihan yang dimiliki negara-negara Afrika, kita bisa mengharapkan iklim trading yang lebih baik di negara tersebut. Bukan tidak mungkin dalam beberapa tahun mendatang kita sudah bisa menyaksikan Burkina Faso sebagai salah satu negara yang sudah memiliki regulasi dan ramah terhadap kripto.

Source: techinafrica.com

Written by: Dita Safitri

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

IBM Rencana Kenalkan Manfaat DeFi Kepada Bank

DuniaFintech.com - Salah satu korporasi teknologi dan piranti lunak terbesar di dunia, International Business Machines (IBM) berencana untuk mengenalkan sistem desentralisasi keuangan,...

Ini Dia Industri yang Berpotensi Tumbuh Lewat Digitalisasi

DuniaFintech.com - Hantaman pandemi COVID-19 membuat setiap pelaku industri harus melakukan perubahan dalam mengelolanya. Terbatasnya aktivitas di masa pandemi, mau tidak mau...

Fintech Ilegal 2020, Berikut Daftar Perusahaannya

DuniaFintech.com - Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menemukan kembali fintech ilegal dari segmen peer to peer (P2P) lending sebanyak 105...

Peluang Usaha dengan Bisnis Untung 200 Ribu per Hari, Ini Pilihannya

DuniaFintech.com - bisnis untung 200 ribu per hari kini bisa didapatkan dengan mudah. Kebanyakan orang saat akan memulai bisnis langsung memiliki keinginan...

Aplikasi Pencegah Penyebaran Covid-19 Ini Bantu Tingkatkan Produktivitas Anda Hadapi New Normal

DuniaFintech.com - Setelah beberapa waktu lalu sukses dengan fitur yang membantu perusahaan untuk memonitor karyawannya tetap efektif selama bekerja di rumah...
LANGUAGE