24.1 C
Jakarta
Senin, 6 Desember, 2021

Butuh Pinjaman Uang Tunai 20 Juta, Pilih Bank atau Fintech?

DuniaFintech.com – Saat ini masyarakat tengah dimudahkan untuk mengakses pembiayaan, misalnya Anda membutuhkan pinjaman uang tunai 20 juta. Bukan hanya bank yang menyediakan layanan jasa pinjaman tersebut, namun pembiayaan berbasis digital (fintech) bisa jadi solusinya. Apalagi, jika pinjaman yang dibutuhkan adalah pinjaman tunai cepat tanpa survey dan tanpa jaminan.

Pada era disrupsi ini, kita menghadapi revolusi industri keempat yang dikenal dengan Revolusi Industri 4.0. Tak bisa di pungkiri, perkembangan Revolusi Industri 4.0 dalam teknologi berdampak pada kemajuan di beberapa bidang di Indonesia seperti dalam bidang transportasi, pariwisata, dan e-commerce, dan ada satu bidang yang kini viral diberi sentuhan teknologi, yakni bidang finansial atau yang kerap disebut financial technology (fintech).

Dengan pesatnya teknologi, Industri perbankan juga telah mengalami perkembangan yang cukup signifikan. Selama beberapa tahun terakhir, lembaga keuangan konvensional dan perusahaan fintech non-konvensional telah memahami bahwa kolaborasi antara perusahaan penyedia layanan pembayaran dan Bank konvensional dapat tumbuh signifikan di waktu yang cukup panjang. Pada saat yang sama, perusahaan teknologi berbondong-bondong menawarkan layanan keuangan dengan menciptakan solusi dengan teknologi tinggi.

Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Nurhaida menjelaskan, financial technology (fintech) dinilai tidak akan serta merta menghilangkan peran perbankan di industri sektor jasa keuangan. Peran perbankan diyakini masih tetap ada dengan berkolaborasi bersama fintech. Peran antara perbankan dan fintech akan berkolaborasi. Jadi, ada perannya masing-masing tetapi berkolaborasi.

Baca Juga:

Keuntungan dan Kekurangan Bank atau Fintech

Terdapat keuntungan dan kekurangan jika kita hendak membutuhkan pinjaman uang tunai 20 juta ke bank atau fintech. Yang pertama keuntungan meminjam uang di Bank adalah bunga yang dikenakan cenderung paling rendah dibandingkan dengan lembaga keuangan lainnya. Sebab, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebagai badan pengawas lembaga lembaga keuangan di Indonesia sudah menetapkan aturan tentang acuan suku bunga yang harus ditaati oleh seluruh bank di Indonesia.

Meskipun dengan bunga yang rendah, biasanya pengajuan kartu kredit, kredit dengan jaminan maupun KTA bisa memakan waktu berminggu-minggu hingga berbulan-bulan di bank. Walaupun untuk layanan kredit dengan jaminan prosesnya cenderung lebih cepat, tetapi risikonya juga cenderung lebih besar. Sebab, jika seseorang tidak bisa membayar cicilan dan mengalami kredit macet, maka bank memiliki hak untuk menyita barang jaminan orang tersebut.

Lain hal dengan mengajukan pinjaman uang tunai 20 juta ke fintech, keuntungan menggunakan jasa fintech adalah proses pengajuan pinjaman di fintech cenderung mudah dan cepat, sehingga bisa menjadi solusi paling tepat untuk seseorang yang sangat membutuhkan dana mendesak. Fintech yang memiliki layanan kredit online dan pinjaman tunai untuk dana cepat, bisa Anda dapatkan dengan proses pendaftarannya yang mudah.

Namun terdapat kekurangan  dari layanan fintech, Banyak fintech abal-abal di luar sana yang mengenakan bunga mencekik. Semua orang harus lebih berhati-hati dan teliti sebelum mengajukan pinjaman ke sana. Sebab, fintech ilegal biasanya mengiming-imingi calon nasabah dengan pencairan cepat hanya 5 menit. Jangan langsung tergiur dengan prosesnya yang cepat, karena fintech ilegal tidak transparan dengan bunga, denda dan data pribadi Anda. Bisa-bisa kalau seseorang telat bayar 1 bulan, bunga dan denda yang harus dibayar bisa melebihi uang yang dipinjam.

Jadi bagaimana, sudah mempertimbangkan untuk mengajukan pinjaman uang tunai 20 juta ke Bank atau Fintech? Tak perlu khawatir, DuniaFintech punya rekomendasi Daftar Perusahaan P2P lending yang aman dan terdaftar di OJK.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Target Tahun Ini Hampir Tercapai, Akseleran Pasang Target Baru: Rp4 Triliun di 2022 

JAKARTA, duniafintech.com - Fintech pembiayaan bersama atau peer to peer (P2P) lending, Akseleran, terus menggenjot kinerjanya hingga tutup tahun ini. Platform penyedia layanan pinjaman...

Mengenal Private Equity dan Venture Capital di Dunia Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Private Equity dan Venture Capital merupakan istilah populer dalam dunia permodalan yang mungkin asing bagi para investor pemula. Namun, kedua istilah...

Mengenal Biaya Asuransi JNE dan Syarat Pengiriman Paketnya

JAKARTA, duniafintech.com – Asuransi JNE adalah produk pertanggungan dari JNE, sebuah perusahaan ekspedisi yang dalam beberapa tahun terakhir ini melayani jasa antar barang bagi...

Ini Cara Memahami Sentimen Pasar bagi Investor di Dunia Trading dan Investasi

JAKARTA, duniafintech.com - Sentimen pasar atau market sentiment merupakan konsensus atau sikap secara keseluruhan dari pelaku pasar atau investor terhadap pergerakan harga suatu pasar....

Biaya Asuransi: Pengertian dan Jenis-jenisnya

JAKARTA, duniafintech.com – Biaya asuransi pada dasarnya terdiri dari berbagai macam. Umumnya, ketika memiliki asuransi, pemegang polis diwajibkan untuk tahu apa saja jenis biaya...
LANGUAGE