25 C
Jakarta
Sabtu, 28 Januari, 2023

Cara Bisnis Online dan Ide Bisnis Rumahan yang Patut Dicoba

JAKARTA, duniafintech.com – Cara bisnis online dan ide bisnis rumahan yang patut dicoba saat ini tentu saja sangat penting untuk diketahui.

Informasi soal cara memulai ide bisnis online di internet sebenarnya memang demikian membludak.

Meski demikian, adakalanya seseorang kesulitan untuk memulainya dari mana. Dalam hal ini, kamu bisa memulainya dari menemukan ide produk, membangun brand di sosial media, bergabung di marketplace, membuka toko online sendiri, hingga menjadikannya sebuah bisnis yang serius (sustainable).

Nah, berikut ini ulasan selengkapnya, seperti dinukil dari Plugin Ongkos Kirim.

Baca juga: Cara Bisnis Online Baju dengan Mudah, Simak 4 Langkah Ini

Panduan Cara Bisnis Online Dijamin Cuan

1. Memiliki Ide Terkait Produk yang Hendak Dijual

Pertama-tama, sebelum memulai bisnis online, kamu harus sudah memiliki ide terkait produk yang akan ditawarkan atau hendak dijual kepada calon pelanggan.

Kalau sudah punya ide maka kamu pun nantinya akan mudah untuk menentukan supplier. Misalkan kamu adalah kpopers, nah kamu bisa jualan skincare dari supplier kosmetik Korea.

Akan tetapi, proses menemukan ide produk ini pun tidak gampang. Pasalnya, diperlukan riset yang cukup mendalam, data yang valid, dan kemampuanmu untuk mengolahnya.

Apabila disimpulkan dalam langkah sederhana maka setidaknya ada tiga tahap yang harus dilalui untuk bisa menemukan produk yang siap dijual, yakni:

  • Menentukan target pasar: siapa yang akan jadi pembeli dari produk kamu, apakah seorang pria pekerja kantoran, mahasiswa, atau ibu rumah tangga. Tentukanlah secara spesifik.
  • Menemukan masalah terbesar mereka: pergi ke tempat mereka sering berkumpul, misalnya forum, grup FB, atau Quora. Kemudian, identifikasi masalah terbesar mereka satu per satu.
  • Memberi solusi praktis: berikan solusi yang dapat langsung dipraktekkan oleh pembeli. Bantulah mereka dalam menyelesaikan masalahnya lewat produk yang sudah kamu buat.

Perlu diketahui, proses tadi tentu saja akan sangat memakan waktu dan perlu kemampuan riset yang presisi.

Kalau kamu mau cara yang lebih mudah dan cepat, tetapi tetap efektif maka kamu bisa pergi ke marketplace, misalnya Shopee, Tokopedia, atau Bukalapak.

Kemudian, di situ, kamu bisa buka kategori yang disukai, urutkan produk/toko yang paling laris dan punya banyak review bintang 4+.

Dari situ, kamu sudah mendapat ide produk yang laku di pasaran dengan praktis dan cepat. Akan tetapi, cara itu memiliki kekurangan, yakni produk tadi sudah banyak bertebaran di pasaran.

Nah, tugasmu sekarang adalah menggali lagi sisi unik dan nilai tambah dari produk yang akan ditawarkan.

2. Bergabung di Marketplace sebagai Cara Bisnis Online

Selanjutnya, cobalah untuk bergabung di marketplace meski tidak disarankan untuk jangka panjang. Pasalnya, marketplace bukan milikmu sepenuhnya dan sewaktu-waktu toko bisa ditutup.

Adapun tingkat persaingan di marketplace juga lumayan tinggi. Di situ, banyak produk yang dipasarkan dengan penawaran yang hampir sama. Brand awareness dari toko kamu pun lemah.

Akan tetapi, itu bukanlah masalah. Nah, untuk memulai langkah awal dan mendapatkan pembeli pertama, kamu bisa memilih marketplace sebagai sarana menjual produk.

3. Membangun Brand di Media Sosial

Media sosial dapat digunakan untuk membangun brand awareness. Hal itu agar calon pelanggan tau produk kamu dan bisakah membantu menyelesaikan masalah mereka.

Ada baiknya, kamu tidak berjualan langsung (hard selling) di media sosial. Pasalnya, media sosial akan jauh lebih efektif kalau digunakan untuk berkomunikasi langsung dengan calon pelanggan alias sebatas sarana pemasaran.

Sementara itu, penjualan lebih efektif dilakukan di marketplace atau toko online. Singkatnya, cobalah untuk berinteraksi dengan banyak calon pelanggan di sosial media. Kemudian, ajak mereka untuk berkunjung ke marketplace/toko online milikmu.

4. Mulai Membangun Toko Online Sendiri sebagai Cara Bisnis Online

Sebagai cara untuk membangun bisnis online jangka panjang, membuat toko online tentu sangat disarankan. Hal itu karena kamu nantinya bisa mengelolanya sendiri dan 100% jadi milikmu.

Berikut ini beberapa keuntungan yang kamu peroleh saat membangun toko online:

  • Bisa mendesain website sesuai karakter brand
  • Brand awareness jauh lebih tinggi dibanding jualan di marketplace
  • Punya kendali penuh terhadap seluruh data toko maupun pelanggan
  • Mudah diiklankan melalui Google Ads

Baca juga: 3 Alasan Content Marketing Bikin Bisnis Online Bisa Sukses

5. Jadikan Sebuah Bisnis yang Sustainable

Agar bisa sustain dalam jangka panjang, diperlukan lebih dari sekadar aktivitas jualan/berdagang. RIngkasnya, kamu sudah sepantas untuk memandang hal itu sebagai sebuah bisnis online yang serius.

Berikut ini 6 langkah yang mesti dilalui oleh pelanggan agar bisnis kamu bisa berkembang:

  • Awareness: Kustomer mengetahui produk kamu
  • Interest: Mereka tertarik mencari tau lebih jauh
  • Consideration: Mereka mencoba produk kamu
  • Purchase: Mereka membeli produk kamu
  • Retention: Mereka membeli lagi dan jadi pelanggan loyal
  • Advocacy: Mereka suka rela merekomendasikan produk kamu kepada teman, keluarga, dan orang-orang di sekitarnya

Cara Bisnis Online

Ide Bisnis Online Rumahan – Cara Bisnis Online

  1. Ide Bisnis Rumahan Online Modal Rp100 Juta
  • Membuka usaha konveksi fesyen yang tokonya online
  • Usaha grosir sembako yang dijual di market place
  • Supplier gas LPG dan air mineral galon dengan sistem delivery
  • Sewa laptop dan kamera
  • Menjadi distributor tunggal sebuah produk/brand
  • Membuat lini skincare dengan merek sendiri
  • Trading saham
  1. Modal Rp50 Juta
  • Laundry kiloan
  • Jasa fotografi dan video editing pernikahan atau new born baby
  • Website developing dan Adsense
  • Usaha pengepul hasil tani/kebun di daerahmu lalu dijual via marketplace
  • Usaha catering rumahan, catering harian, dan catering diet
  1. Modal Rp3 Juta—Rp10 Juta
  • Jasa desain grafis
  • Membuat dan menjual frozen food
  • Bisnis vape
  • Franchise minuman
  • Thrifting (jual baju bekas berkualitas)
  • Reseller produk
  • Budidaya ikan hias
  • Jasa jahit atau permak
  • Jasa penitipan hewan
  • Buka pertamini
  • Warkop atau warteg rumahan
  1. Modal Rp300 Ribu—Rp1 Juta
  • Kue kering, puding, atau roti
  • Membuka kedai jus buah
  • Jual token listrik, pulsa, dan kuota internet
  • Makanan ringan (fudgy brownies, lunch box ala Korea, dessert box, croffle, dan makanan kekinian lainnya)
  • Minuman kekinian
  • Kue basah
  • Aksesori atau suvenir
  • Jual bibit tanaman hias
  1. Tanpa Modal
  • Jasa bimbingan belajar privat, baik offline maupun online
  • Dropship produk
  • Affiliates marketing (menyebarkan link toko online, dan mendapatkan bayaran jika ada yang membelinya)
  • Trainer kesehatan
  • Penerjemah, editor, dan penulis

Sekian ulasan tentang cara bisnis online yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Strategi Viral Marketing untuk Mengembangkan Bisnis Online

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Normalisasi APBN, Pemerintah tidak Tanggung Biaya Pasien Covid-19

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyatakan bahwa seluruh belanja APBN 2023 telah dinormalisasi atau normalisasi APBN. Artinya, seluruh belanja APBN...

Masa PPKM Dicabut, Pemerintah Rumuskan Kebijakan Pasca Pandemi

JAKARTA, duniafintech.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan terkendalinya laju kasus pandemi Covid-19 di Indonesia saat ini telah mendorong perbaikan kondisi perekonomian nasional yang...

Apa Itu Crypto Winter dan Bagaimana Dampaknya terhadap Investor?

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu crypto winter? Istilah ini kian santer terdengar belakangan ini, utamanya di kalangan peminat kripto. Sebagai informasi, saat ini di dunia...

AFPI Salurkan Pendanaan Mencapai Rp495,51 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) mencatat sejak 2018 hingga November 2022, agregat penyaluran pendanaan mencapai Rp495,51 triliun yang disalurkan oleh...

Berita Ekonomi Hari Ini: Mulai Juni, RI Setop Ekspor Timah dan Tembaga

JAKARTA, duniafintech.com – Berita ekonomi hari ini mengulas terkait larangan ekspor timah dan konsentrat tembaga dan mineral lainnya. Menurut Presiden Joko Widodo (Jokowi), dipastikan bahwa...
LANGUAGE