31.1 C
Jakarta
Selasa, 18 Juni, 2024

Cara Mengatur Uang Bulanan: Buat Anggaran hingga Melakukan Evaluasi

JAKARTA, duniafintech.com – Cara mengatur uang bulanan sangat penting untuk diketahui di tengah kebutuhan sehari-hari yang terus meningkat.

Hal itu membuat seseorang harus bekerja lebih keras lagi untuk menambah pendapatan atau pemasukan. 

Tidak heran jika banyak permasalahan soal keuangan muncul saat kebutuhan semakin bertambah, tetapi tidak diiringi dengan meningkatnya pemasukan.

Sebagaimana diketahui, kondisi keuangan seseorang adalah salah satu hal yang bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. 

Jika kondisi keuangan baik maka tentunya kehidupan sehari-hari bisa berjalan dengan baik pula. 

Namun, kalau kondisi keuangan memburuk maka tentunya akan berpengaruh pada kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Saat ini, masih banyak masyarakat Indonesia yang tidak mementingkan kondisi finansial mereka dan terkesan acuh tak acuh. 

Padahal, mengatur keuangan sangatlah penting sebab masih minimnya informasi mengenai pentingnya mengatur keuangan bulanan. 

Nah, untuk mengetahui caranya, simak yuk ulasannya berikut ini, seperti dinukil dari Qoala.

Baca juga: Cara Mengatur Gaji Mingguan dan Bulanan, Temukan Manfaatnya!

Apa yang Dimaksud dengan Pengelolaan Uang?

Pengelolaan keuangan adalah mengatur uang yang dimiliki agar cukup untuk kebutuhan harian, hiburan, dan disimpan untuk keperluan lainnya yang akan membantu kamu meraih tujuan finansial di masa depan.

Mengelola keuangan sering dianggap sepele oleh sebagian orang karena menganggap uang itu adalah milik sendiri sehingga boleh digunakan seenaknya. 

Padahal, pengelolaan keuangan ini juga dibutuhkan untuk mengantisipasi banyak hal yang mungkin tidak terduga sehingga kamu perlu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

Cara Mengatur Uang Bulanan

  1. Buat anggaran bulanan

Tak bisa dimungkiri, hal yang sangat mudah untuk mengeluarkan uang. 

Akan tetapi, jika pengeluaran tersebut tidak terkontrol maka penghasilan bulanan dipastikan akan selalu habis. 

Supaya tidak mengalami masalah seperti ini, kamu bisa membuat anggaran bulanan.

Sebaiknya, anggaran bulanan ini dibuat di awal bulan atau sebelum kamu mulai membelanjakan penghasilan yang didapatkan. 

Catatlah pengeluaran rutin dan dari setiap pengeluaran yang sudah dicatat itu, mulailah untuk membuat skala prioritas.

Saat membuat anggaran bulanan, pengeluaran rutin seperti tagihan listrik, tagihan kredit dan biaya hidup untuk satu bulan harus diprioritaskan. 

Jangan lupa pula untuk selalu menganggarkan dana darurat sebagai antisipasi jika hal-hal tidak terduga terjadi.

  1. Tentukan prioritas keuangan

Selanjutnya, kamu tentu paham bahwa dengan adanya anggaran sebagai salah satu cara mengelola keuangan akan memudahkanmu dalam memisahkan kebutuhan dan keinginan

Namun, yang perlu kamu tambahkan adalah mengenai prioritas kebutuhan tersebut dalam jangkauan waktu. 

Kamu dapat membagi prioritas kebutuhan dalam anggaranmu sesuai dengan waktu yang dibutuhkan, mulai dari kebutuhan sehari-hari, sifatnya yang per bulan hingga di masa yang lebih panjang lagi, seperti menyiapkan keperluan dana demi membeli tempat tinggal atau memulai usaha secara mandiri.

Dengan mempersiapkan anggaran jangka panjang dalam cara mengelola keuangan, kamu pun akan memiliki kesempatan yang lebih besar dalam memiliki rasa aman serta independen dalam aspek keuangan di masa depan.

  1. Segerakan membayar tagihan

Jangan lupa, saat mendapatkan gaji, hal pertama yang haru dilakukan adalah membayar semua tagihanmu di awal, dari mulai tagihan listrik, telepon, cicilan, dan lain sebagainya. 

Hal ini penting, agar tidak mengganggu biaya kebutuhanmu sehari-hari. 

Dengan memisahkan atau membayarkannya terlebih dahulu tentu akan membuatmu lebih tenang untuk mengatur pengeluaran bulanan lainnya.

Di samping itu, pilih cara pembayaran termudah agar kamu tetap semangat bayar tagihan.

Misalnya, melalui e-commerce yang menyediakan bantuan untuk pembayaran tagihan listrik, air, BPJS, TV kabel, dan gas PGN.

  1. Sisihkan untuk tabungan dan investasi

Jika selama ini kamu terbiasa menyisihkan sisa gaji untuk tabungan maka kali ini cobalah menyisihkan gaji untuk tabungan dan investasi sebelum kamu menggunakannya untuk keperluan sehari-hari.

Hal itu berguna untuk menekan pengeluaran-pengeluaran yang tidak terlalu penting.

Setelah kamu mengumpulkan tabungan yang cukup, kamu bisa menggunakan uang yang terkumpul dari gaji bulanan dan mengelolanya dengan cara berinvestasi. 

Investasikan uang lebih milikmu dalam instrumen seperti reksadana, obligasi, saham, atau pasar uang. 

Hal itu merupakan cara lain untuk mengatur dan meningkatkan gaji bulananmu tanpa harus bekerja lebih lama.

Pilihlah instrumen sesuai dengan profil risiko. Pelajari terlebih dahulu sebelum kamu melakukan investasi.

Namun, yang perlu diingat bahwa menabung tidak sama dengan investasi.

Sebuah riset menyatakan jika 79% generasi muda Indonesia menyisihkan penghasilan mereka untuk ditabung.

Mereka juga menganggap kalau menabung sama seperti investasi, padahal antara menabung dan investasi tidak sama.

Menabung adalah kegiatan menyisihkan uang untuk disimpan dan digunakan sewaktu-waktu.

Biasanya, uang itu disimpan dalam rekening bank yang tidak memberikan imbal hasil, atau memberikan imbal hasil sangat kecil. 

Sementara itu, investasi adalah strategi finansial jangka panjang dengan menyimpan uang pada instrumen investasi yang memberikan imbal hasil di atas tabungan.

  1. Miliki dua atau lebih rekening bank

Tidak ada yang salah untuk membuat dua rekening bank yang berbeda. 

Gunakanlah satu rekening untuk kebutuhan sehari-harimu seperti, menerima gaji, membayar tagihan, dan belanja. 

Untuk rekening lain, dapat digunakan khusus untuk menabung. 

Buatlah jumlah minimal berapa persen yang harus ditabung dari gaji bulananmu. 

Lakukan halnya seperti kewajiban yang harus kamu penuhi setiap bulannya.

Sebagai informasi, kepemilikan lebih dari satu rekening bank dapat dijadikan cara mengontrol keuangan.

Rekening yang digunakan sebagai tempat penerimaan gaji tidak menjadi satu dengan sumber dana pengeluaran pribadi.

Dengan begitu, pengeluaran dapat dimonitor dan uang masuk bisa disisihkan ke rekening khusus tabungan.

  1. Catat semua transaksi keuangan

Jangan lupa juga untuk menyimpan struk belanja yang didapatkan setiap kali berbelanja.

Catatlah semua pengeluaranmu setiap harinya. Selain cara ini membantumu mengetahui kemana saja uang yang digunakan selama ini, ini juga dapat membantu menganalisis barang-barang apa saja yang sebenarnya tidak harus dibeli di bulan yang akan datang.

Perlu diketahui, salah satu kesalahan yang sering dilakukan oleh orang-orang dalam keuangan mereka adalah mereka tidak pernah mencatat dan mendetail apa saja yang mereka hasilkan dan apa yang mereka keluarkan.

Saat gajian, biasanya kamu hanya langsung membayarkan untuk tanggungan seperti hutang atau kredit, menggunakan uang untuk memenuhi kebutuhan, dan baru sisanya diberikan untuk tabungan.

Akan tetapi, kalau kamu mengatur keuanganmu sejak dini maka kamu bisa tahu berapa besar pemasukanmu dan selain itu kamu juga bisa mengetahui dari sana apa saja hal tidak penting yang selama ini kamu keluarkan dan ternyata membuatmu boros. 

Misalnya saja kamu doyan minum kopi di coffee shop dan ternyata itu membuat kamu boros.

Jika mengatur keuangan sejak sekarang maka kamu bisa mengetahuinya.

  1. Alokasikan untuk dana darurat

Cara mengatur uang bulanan berikutnya adalah mempersiapkan dana darurat. 

Dana darurat adalah dana yang bisa kamu gunakan untuk hal-hal mendesak yang tidak bisa kamu atasi hanya dengan keuangan normal (anggaran tetap).

Jadi, dana ini digunakan tanpa ada jadwal yang pasti dan sifatnya juga darurat.

Dalam menjalani kehidupan, tidak semuanya bisa berjalan mulus sesuai yang direncanakan. 

Banyak hal yang tiba-tiba saja terjadi di luar rencana. Contoh yang sering terjadi adalah musibah seperti kecelakaan, PHK, atau krisis ekonomi yang berskala besar.

Jika salah satu dari ketiga hal tersebut terjadi maka sumber penghasilan rumah tangga bisa terganggu.

Saat itulah manfaat memiliki anggaran dana darurat bisa dirasakan.

Untuk itu, sebagai cara mengatur uang rumah tangga bulanan yang baik penting bagimu untuk mempersiapkan dana darurat. 

Caranya, selain untuk kebutuhan pokok, sisihkan sebagian dari penghasilanmu setiap bulan untuk dana darurat. 

Besarannya relatif, bisa 10—30% dari penghasilan yang kamu dapat tiap bulannya. 

Ingatlah bahwa uang yang disisihkan setiap bulan adalah untuk dana darurat yang hanya digunakan sewaktu-waktu atau dalam keadaan darurat.

Sebagai contoh, kamu menentukan batas bawah tabungan adalah Rp100.000.

Jadi, saat nominal di tabunganmu di bawah Rp100.000, anggap saja kamu punya utang ke dirimu sendiri.

Baca juga: Cara Mengatur Keuangan Usaha dengan 9 Langkah Mudah Ini

Meskipun berutang ke diri sendiri, sebaiknya tetap segera dilunaskan.

Yang terpenting, jangan sampai tergoda untuk memakai dana darurat untuk keperluan yang tidak penting dan mendesak.

  1. Miliki asuransi kesehatan dan jiwa

Cara mengatur uang bulanan ini adalah salah satu cara praktis yang baik untuk masa depan.

Manfaat dari asuransi kesehatan dan jiwa ini bisa menjamin masa depan agar rencana yang sudah dirancang berjalan sesuai harapan. 

Asuransi ini bisa mengcover banyak sekali biaya yang diperlukan di masa depan jika ada kejadian buruk yang terjadi tanpa diduga. 

Misalnya untuk biaya pengobatan, biaya pendidikan, dan semacamnya.

  1. Lakukan evaluasi keuangan di akhir bulan

Terakhir, manajemen keuangan keluarga tidak lengkap tanpa adanya evaluasi keuangan rumah tangga setiap bulan.

Dalam satu bulan tentu ada kejadian yang membutuhkan pengeluaran mendadak sehingga menyebabkan rencana keuangan berubah.

Contohnya saja keperluan memperbaiki genteng rumah yang bocor atau pompa air yang rusak.

Dengan melakukan evaluasi di akhir bulan, kamu bisa tahu seberapa matang eksekusi manajemen keuangan keluarga yang telah dilakukan.

Manfaat Mengatur Keuangan – Cara Mengatur Uang Bulanan

  1. Membuat diri lebih teratur dan disiplin

Ketika kamu mulai belajar mengenai financial planning atau mengatur keuangan, kamu jadi tahu apa saja yang dihasilkan dan apa saja yang dikeluarkan tiap bulannya. 

Mungkin ketika baru pertama kali membuat financial planner kamu akan kaget karena ternyata banyak sekali hal yang kamu keluarkan untuk membeli ini itu dan ternyata sebenarnya hal itu kurang penting.

Dengan mengatur keuangan dengan baik, maka kamu juga bisa melakukan penghematan dengan baik juga.

Oleh karena itu, mulai saat ini sebaiknya aturlah keuanganmu karena itu bisa membantu kamu untuk melakukan penghematan.

Selain hemat, jika dapat mengelola keuangan dengan baik, lihat saja, hidup kamu akan lebih tertib dan teratur kedepannya.

Segala hal yang diinginkan, termasuk kebutuhan kamu sendiri dan keluarga selalu terencana dengan detail.

Tidak hanya kebutuhan pokok, sesuatu yang bisa bikin kamu segar lagi seperti pergi berlibur, berwisata religi dan kebutuhan jasmani lainnya bisa juga kamu wujudkan, dengan begitu kehidupan akan menjadi lebih seimbang.

Cara Mengatur Uang Bulanan

  1. Memiliki perencanaan untuk masa depan

Siapa yang tak ingin memiliki masa pensiun yang nyaman dan aman?

Tentu saja semua orang ingin mempunyai masa tua yang nyaman. 

Karena itu, sangat penting untuk mengatur keuangan sejak dini sehingga kamu bisa menyimpan uang atau menabung untuk masa pensiunmu. 

Jika kamu mengatur keuanganmu dengan baik maka kamu bisa menyiapkan uang untuk ikut berinvestasi, kamu akan mendapatkan masa pensiun yang aman dan nyaman jika kamu mengatur keuanganmu dengan tepat dan cermat.

Kalau sudah bisa berhemat dan menabung maka perencanaan masa depan tentunya juga akan berjalan lebih baik. 

Jika semua terencana dan detail maka apa yang diinginkan di masa depan dapat lebih diperhitungkan. 

Apalagi, juga melakukan sedekah karena hampir sebagian orang percaya sedekah dapat membawa kebahagiaan dan ketenangan hidup. 

Melalui sedekah, akan Tuhan tukar pada rezeki yang lebih banyak.

  1. Memiliki perlindungan dari kejadian tidak terduga

Tidak bisa dihindari, hidup memang terkadang penuh dengan ketidakpastian dan kejutan, banyak hal yang tidak terduga juga dapat terjadi di masa depan. 

Apalagi, risiko terburuk yang akan terjadi sehingga membutuhkan perlindungan diri dan keluarga.

Perlindungan ini, salah satunya, dalam bentuk asuransi yang sudah kamu miliki.

  1. Terhindar dari utang

Meminta pinjaman atau utang memang membantu dalam mengatasi masalah, tetapi hanya jangka dekat. 

Berbeda halnya ketika jangka panjang yang mengharuskannya terus membayar pada pihak tertentu dengan bunga yang membengkak. 

Hal ini menjadikan pengeluaran lebih besar lagi dari yang seharusnya. 

Namun, dengan mengatur keuangan yang lebih baik, dapat terhindarnya dari utang. 

Rencanakan keinginan, kumpulkan uangnya, lalu belilah secara tunai.

  1. Mengurangi stres

Stres merupakan masalah kesehatan yang kerap kali dirasakan oleh orang-orang. 

Hal ini dapat beresiko terkena penyakit lain dan menimbulkan kematian jika sudah terlalu tinggi. 

Uang dapat menjadi salah satunya penyebab stres. Seperti pinjaman yang belum lunas dengan bunga membengkak. 

Jadi, perlunya tindakan preventifnya dari utang ini bisa dengan mengelola keuangan yang baik.

  1. Tujuan hidup dan keuangan lebih jelas

Setiap orang, termasuk kamu tentu saja memiliki banyak impian atau tujuan hidup. 

Seperti misalnya di masa depan, kamu ingin memiliki mobil atau ingin membeli rumah menggunakan uang hasil jerih payah sendiri.

Jika kamu mengatur keuangan pribadimu sejak sekarang maka kamu bisa mewujudkan apa yang menjadi tujuan hidupmu seperti bisa membeli rumah atau bisa membeli mobil seperti yang kamu inginkan. 

Kalau kamu mengatur keuanganmu dengan baik maka kamu bisa menyisihkan pemasukanmu untuk menabung dalam beberapa tahun sehingga kamu pun bisa mendapatkan apa pun yang kamu inginkan dan menjadi tujuan hidup.

Dengan mengatur keuanganmu, hal itu juga bisa membantu kamu untuk memonitor keuangan, kamu bisa memantau bagaimana pemasukanmu dan apa pengeluaranmu selama sebulan, bahkan selama setahun.

Hal ini bisa sangat membantu kamu untuk mengeluarkan uang dengan bijaksana dan juga bisa membantu kamu untuk meningkatkan potensi untuk menabung. 

Jadi, kalau kamu ingin meningkatkan cash flow dan juga ingin meningkatkan potensi tabunganmu maka aturlah keuanganmu sejak saat ini.

Baca juga: Perencanaan Keuangan Pribadi, Inilah Manfaat dan Cara Membuatnya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Iklan

ARTIKEL TERBARU