28.3 C
Jakarta
Senin, 24 Juni, 2024

Cara Trading Crypto di Indodax, Trader Pemula Wajib Tahu!

JAKARTA, duniafintech.com – Cara trading crypto di Indodax buat pemula penting dipelajari oleh para calon trader di dunia aset crypto.

Mengenai hal tersebut, memperhatikan exchange perdagangan aset kripto pun menjadi hal yang sangat penting.  

Nah, buat kamu para pemula yang baru terjun ke dunia cryptocurrency, simak ulasan terkait cara trading crypto di Indodax berikut ini.

Baca juga: Cryptocurrency Hari Ini: Bitcoin Cs Menguat, Cek Harganya di Sini

Pengertian Cryptocurrency

Cryptocurrency atau mata uang kripto adalah aset digital yang dirancang untuk bekerja sebagai media pertukaran menggunakan kriptografi yang kuat dalam mengamankan transaksi keuangan, mengontrol penciptaan unit tambahan, dan memverifikasi transfer aset.

Menukil laman YouTube Kementerian Komunikasi dan Informatika, nama cryptocurrency sendiri berasal dari cryptography yang punya arti kode rahasia dan currency yang berarti mata uang.

Cryptocurrency juga dilindungi jaringan terdesentralisasi berdasarkan teknologi blockchain.

Adapun blockchain adalah teknologi serupa dengan buku besar terdistribusi yang ditegakkan oleh jaringan komputer yang berbeda.

Fitur yang utama dari cryptocurrency adalah mereka umumnya tidak dikeluarkan oleh otoritas pusat mana pun, menjadikannya secara teoritis kebal terhadap campur tangan atau manipulasi pemerintah.

Hal itu berbeda dengan mata uang suatu negara yang dikontrol oleh pemerintah suatu negara.

Macam-macam cryptocurrency yang beredar saat ini di antaranya adalah Bitcoin, Ethereum, Litecoin, Ripple, Stellar, Dogecoin, Cardano, Eos, dan yang lainnya.

Panduan Cara Trading Crypto di Indodax

Jika Anda sudah siap untuk trading crypto, Anda dapat mengikuti langkah-langkah trading crypto di Indodax. Berikut langkah-langkahnya.

  1. Registrasi dan verifikasi

Langkah pertama yang perlu dilakukan sebelum trading crypto di Indodax adalah registrasi.

Caranya adalah dengan mengunjungi website indodax.com, kemudian klik “Daftar”.

Kemudian, isi username, email, dan password yang Anda ingin gunakan untuk akun Indodax kamu.

Jika sudah registrasi maka kamu wajib melakukan proses KYC (Know Your Customer). 

Proses ini adalah proses verifikasi identitas kamu, apakah data kamu benar atau tidak.

Selain itu, proses ini juga berguna untuk melindungi kamu apabila ada hal yang tidak diinginkan terjadi di bursa.

Dalam proses KYC, kamu perlu upload foto KTP dan juga foto pribadi kamu. Tujuannya adalah untuk menghindari adanya penipuan atau akun-akun fiktif.

Kalau sudah selesai upload semua dokumen yang diperlukan maka akun kamu akan diverifikasi dalam waktu 1 x 24 jam oleh Indodax.

  1. Deposit rupiah

Jika akun kamu sudah jadi maka tiba saatnya kamu untuk membeli Bitcoin dengan mata uang Rupiah.

Sebelum membeli, kamu perlu deposit dulu. Setiap exchange memiliki fitur pembayaran yang berbeda-beda, ada yang bisa menggunakan kartu kredit bahkan e-wallet (e.g. OVO).

Namun, pada umumnya, kamu bisa melakukan pembayaran dengan rekening bank kamu melalui bank transfer.

Proses deposit ini biasanya membutuhkan waktu paling lama 1 x 24 jam untuk bisa diverifikasi oleh exchange.

  1. Beli bitcoin

Untuk membeli bitcoin di Indodax, dapat dilakukan secara instan atau limit. Yang dimaksud instan adalah ketika kamu membeli Bitcoin dengan harga yang sesuai market saat ini.

Sementara itu, secara limit, kamu menentukan sendiri ingin melakukan pembelian bitcoin di harga berapa.

Apabila kamu membeli bitcoin dengan metode instan maka pilih market atau instan.

Setelah itu, masukkanlah nominal yang kamu inginkan untuk membeli bitcoin. 

Kemudian, klik calculate atau hitung untuk mengetahui estimasi bitcoin yang akan kamu dapatkan.

Di sisi lain, jika kamu membeli bitcoin dengan metode limit maka masukkan jumlah rupiah yang kamu ingin belikan bitcoin serta masukkan harga bitcoin yang kamu inginkan. Setelah itu klik beli bitcoin.

  1. Jual bitcoin

Penjualan bitcoin juga dapat dilakukan secara instan atau limit. Jadi, kalau jual secara instan maka kamu menjual bitcoin sesuai dengan harga market saat itu.

Sementara itu, secara limit, kamu menentukan sendiri ingin melakukan penjualan bitcoin di harga berapa.

Pada metode instan, pilihlah metode market atau instan. Setelah itu, masukkan jumlah Bitcoin yang ingin dijual.

Klik calculate atau hitung. Kemudian, klik “jual bitcoin” maka akan otomatis terjual.

Kalau kamu memilih penjualan bitcoin secara instan maka kamu menjadi market taker.

Keuntungannya adalah kamu tidak perlu menunggu bitcoin kamu untuk terjual, tetapi kamu harus membayar sejumlah biaya.

Pada metode limit, kamu memasukkan jumlah Bitcoin yang ingin kamu jual. Kemudian, masukkan harga jual Bitcoin yang kamu inginkan.

Setelah itu, klik jual bitcoin. Apabila kamu menentukan harga jual bitcoin kamu sendiri maka kamu menjadi market maker.

Keuntungannya adalah kamu tidak dikenakan biaya apa pun, tetapi kamu harus menunggu hingga bitcoin mencapai harga yang kamu tentukan. 

Untuk mendapatkan keuntungan, kamu perlu menunggu harga bitcoin meningkat sebelum melakukan penjualan.

Lakukanlah penjualan bitcoin di harga yang lebih tinggi dari harga pembelian sehingga kamu bisa mendapatkan peluang keuntungan dari selisih harga pasar tersebut.

  1. Withdraw

Withdraw atau penarikan saldo rupiah kamu ke rekening bank dapat kamu lakukan. 

Caranya adalah pada menu “finansial” klik Rupiah lalu klik bagian “withdraw” atau penarikan.

Setelah itu, masukkan jumlah nominal yang akan Anda tarik, kemudian pilih bank yang kamu gunakan dan nomor rekeningnya.

Untuk melakukan withdraw, pastikan kamu menggunakan rekening yang sesuai dengan nama yang terdaftar pada akun Indodax kamu. Tujuannya adalah untuk menghindari penipuan.

Baca juga: Apa Itu Crypto Winter yang Diprediksi Berakhir pada Tahun Ini

Pahami Hal-hal Ini saat Trading Aset Crypto – Cara Trading Crypto di Indodax

  1. Memahami pasar aset crypto

Sebelum memulai trading crypto, sebaiknya kamu memahami pasar crypto terlebih dahulu.

Trading crypto memiliki risiko yang cukup tinggi, jadi apabila kamu salah mengambil keputusan maka kamu bisa kehilangan seluruh uang yang Anda investasikan.

Kamu bisa belajar memahami pasar aset crypto dari banyak referensi, misalnya dari para ahli atau yang tersebar di internet lainnya.

Yang perlu kamu pelajari adalah tentang risikonya, sentimen yang mempengaruhi kenaikan atau penurunan aset crypto, prediksi harga, dan hal-hal lainnya.

  1. Memahami blockchain

Selain memahami aset crypto, kamu juga perlu memahami tentang blockchain.

Tujuannya adalah agar kamu tidak merasa tertipu ataupun dipermainkan oleh bandar atau platform tempat kamu trading.

Apa itu blockchain? Blockchain adalah sebuah database yang memiliki sistem desentralisasi.

Dalam sektor keuangan, sistem blockchain ini seperti catatan keuangan digital yang bisa diakses oleh seluruh penggunanya.

Perbedaannya adalah, kalau blockchain, para penggunanya tidak perlu persetujuan sentral atau pusat atau pihak ketiga, berbagai pihak yang terhubung dalam jaringan tersebut menggerakkan blockchain.

Misalnya transaksi bitcoin. Jadi, transaksi bitcoin dicatat dalam “buku kas” yang mengadopsi sistem blockchain.

Dengan menggunakan teknologi blockchain maka transaksi akan lebih aman sehingga tidak mudah dibobol.

Cara Trading Crypto di Indodax

  1. Selektif saat mencari informasi

Sebagai trader pemula, sebaiknya kamu lebih selektif mencari informasi. Jangan sampai kamu tersesat karena mendapatkan informasi dari sumber yang tidak terpercaya.

Sebelum kamu melihat rekomendasi dari para ahli, kamu dapat melakukan riset sendiri.

Apabila kamu sudah mengetahui cara yang tepat dari sumber yang terpercaya maka kamu baru bisa mencoba trading.

  1. Pilih platform yang terpercaya

Sekarang ada banyak platform investasi atau trading yang tidak bertanggung jawab.

Ketika memilih platform untuk trading crypto, kamu perlu memastikan bahwa platform tersebut sudah diakui oleh internasional dan oleh pemerintah Indonesia.

Di Indonesia, platform investasi atau trading crypto harus mendapatkan izin dari BAPPEBTI (Badan Perdagangan Berjangka Komoditi), salah satunya adalah Indodax. 

Pengecekan kejelasan platform crypto ini terdengar simple, tetapi sangat penting.

Tujuannya adalah agar uang kamu tidak hilang begitu saja di tangan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

  1. Mengatur emosi saat mengambil keputusan

Pengendalian emosi ketika mengambil keputusan merupakan hal yang penting dalam trading crypto.

Jangan mudah gegabah untuk mengambil keputusan ketika melihat grafik pergerakan harga aset crypto.

Misalnya ketika turun, kamu panik dan cepat-cepat jual karena takut rugi. Akhirnya, kamu mengambil keputusan yang kurang rasional karena tidak melakukan analisis melainkan hanya berdasarkan emosi.

  1. Berinvestasi pada aset crypto lainnya

Untuk mengurangi risiko yang bisa terjadi saat trading crypto, kamu bisa melakukan diversifikasi dengan berinvestasi di aset crypto lainnya. Misalnya selain di bitcoin, kamu juga berinvestasi di ethereum.

  1. Jangan berharap cepat kaya hanya dari trading

Banyak trader yang tujuan utama dari trading crypto adalah agar bisa menjadi cepat kaya.

Perlu kamu ingat bahwa semua butuh proses, begitu juga dalam trading crypto.

Untuk memperoleh keuntungan yang signifikan, kamu juga perlu memahami proses pembelajaran dan pemahaman tentang trading crypto.

Baca juga: Tutorial Investasi Crypto yang Wajib Diketahui Para Investor Pemula

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

Iklan

ARTIKEL TERBARU