24.6 C
Jakarta
Rabu, 6 Juli, 2022

CINA DAN INDIA LEBIH TERDEPAN DALAM MENGADOPSI FINTECH

DuniaFintech – Ketika datang metode-metode digital dalam mengelola keuangan untuk diadopsi, negara Cina dan India merupakan konsumen terdepan di seluruh dunia dalam hal ini. Menurut laporan dari EY, dikatakan bahwa adopsi tersebut banyak berhubungan dengan pembayaran digital.

Menurut survei EY’s, sekitar 69% dari orang-orang yang aktif secara online di Cina telah menggunakan dua atau lebih layanan fintech dalam enam bulan, dan di India sekitar 52%, 42% di Inggris, 33%, di Amerika Serikat dan Jepang hanya 14%.

Dalam laporan tersebut juga dituliskan bahwa JPMorgan menghabiskan lebih dari $9 miliar per tahun untuk teknologi, tetapi tidak dianggap sebagai sebuah perusahaan fintech. Sementara Alipay, yang merupakan bagian dari kerajaan online Jack Ma dengan keuntungan $360 milyar per tahun, langsung dianggap fintech.

Startup Fintech  melayani hal-hal baru, seperti pinjaman dan investasi, pembayaran, dan pengiriman uang. Adopsi smartphone dalam hal ini sangat membantu, seperti penetrasi di Cina yang sangat tinggi, yakni 20% lebih tinggi daripada rata-rata negara lain secara global.

Sebagai perbandingan dengan PayPal, yang mencakup layanan person-to-person, Venmo memiliki sekitar 200 juta pemegang rekening aktif dan volume pembayaran mencapai $354 milyar di tahun lalu. Sebuah konsorsium bank-bank besar telah mengumpulkan layanan Venmo, yang menargetkan sekitar 86 juta konsumen.

Perusahaan elit dunia barat mungkin akan mengambil inovasi dari negara-negara berkembang, seperti mengikat pilihan pembayaran di apps mereka dan media sosial, dan mungkin menggunakan data yang dikumpulkan. Di tempat-tempat seperti Cina, Laporan PBB menunjukkan dampak yang sudah lebih mendalam, yaitu dengan memberikan akses ke tabungan dan kredit. Di mana hal tersebut bisa membantu kekuatan ekonomi yang lebih luas, dan juga meningkatkan standar hidup bagi jutaan orang-orang yang terputus dari sistem keuangan formal atau tidak memiliki akses layanan  perbankan.

Source: qz.com

Writter: Romy Syawal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Asuransi Mobil Zurich Review: Keunggulan hingga Premi

JAKARTA, duniafintech.com – Selain dikenal dengan asuransi kesehatan Zurich Indonesia, PT Zurich Asuransi Indonesia Tbk (ZAI) juga punya asuransi mobil Zurich. Asuransi mobil dari Zurich...

Akulaku Vs Kredivo, Mana yang Lebih Baik?

JAKARTA, duniafintech.com – Manakah yang lebih baik antara Akulaku vs Kredivo sebagai platform penyedia PayLater pilihan banyak orang saat ini? Sebagai informasi, Akulaku dan Kredivo...

Deretan Platform Crypto Terbaik di Indonesia, Nomor Satu Punya 5,3 Juta Member

JAKARTA, duniafintech.com - Aset kripto atau cryptocurrency semakin digandrungi para investor untuk berinvestasi. Aset mata uang digital tersebut semakin merajai dunia investasi era kini....

Zipmex vs Indodax: Dua Platform Jual Beli Aset Kripto Populer, Mana yang Lebih Baik? 

JAKARTA, duniafintech.com  - Cryptocurrency atau aset mata uang kripto menjadi instrumen investasi yang semakin diminati masyarakat. Namun dalam berinvestasi, tentu ada pilihan menggunakan exchange...

Cara Menaikkan Limit DANA PayLater agar Disetujui

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menaikkan limit DANA PayLater sebenarnya tidaklah sulit alias gampang sekali asalkan kamu tahu persyaratannya. Kabar gembiranya, sebagai pengguna layanan ini, kamu...
LANGUAGE