31.2 C
Jakarta
Jumat, 2 Desember, 2022

CINA PERLU BERHATI-HATI DENGAN REGULASI BARUNYA TERKAIT BITCOIN

duniafintech.com – Pelarangan cryptocurrency di Cina dilaporkan berkembang hingga laporan akan ditutupnya Bitcoin Exchange lokal di negara itu.

Dilansir dari laporan awal media Cina, bahwa pemerintah berencana untuk menutup pertukaran cryptocurrency domestik setelah melihat harga mata uang virtual ini turun hingga sekitar $100 Jumat pekan lalu. Berdasarkan data dari Coindesk, harga Bitcoin turun di angka $4,241 di akhir perdagangan di Inggris pekan lalu dan mencapai titik rendah $4,108 pada hari Senin.

Namun laporan lain mengatakan ada tindakan keras terkait keputusan regulator Cina, termasuk PBoC atau bank sentral Cina yang melarang initial coin offerings (ICOs). ICOs ialah skema penggalangan dana dengan menjual token digital baru. Hanya saja tindakan keras dari ICOs tidak begitu mempengaruhi kenaikan harga Bitcoin karena harga Bitcoin masih jatuh lebih dari $1.000 selama tiga hari.

Seorang analis dari CNBC mengatakan pada pekan lalu, bahwa Cina bisa menjadi salah satu negara yang menekan peraturan di pasar cryptocurrency dengan nilai sebesar $150 miliar.

Pasar Cina mungkin pasar yang paling meriah dalam hal ekses yang tidak rasional dan regulator di seluruh dunia akan mencari cara secara bertahap pada peraturan fenomena ICO,” kata Charles Hayter, CEO dan founder Crypto Compare.

Cina Perlu Melangkah Dengan Hati-Hati

Chamath Palihapitiya, seorang ventura capitalist dan juga pemilik Golden State Warriors, mencuitkan mengenai pemikirannya sendiri terhadap mata uang cryptocurrency.

Mantan karyawan Facebook ini juga memperingatkan Cina agar “melangkah hati-hati” dalam berurusan dengan Bitcoin yang sedang diminati dari seluruh dunia ini. Mata uang virtual ini beroperasi pada jaringan peer-to-peer, yang memungkinkan trader untuk mengirim pembayaran tanpa perlu approval pusat otoritas atau lembaga manapun.

Source: CNBC

Writer: Romy Syawal

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Fintech Indonesia: Open Finance akan Jadi Masa Depan Fintech

JAKARTA, duniafintech.com – Berita fintech Indonesia kali ini mengulas soal open finance dan masa depan financial technology (fintech). Seperti diketahui, transformasi digital yang berjalan kian...

Cek Resi Standard Express Shopee dari Korea, Begini Caranya

JAKARTA, duniafintech.com – Cek resi Standard Express Shopee dari Korea sangat penting diketahui dan dipahami oleh para pengguna Shopee. Sebagai informasi, Standard Express merupakan layanan...

Cara Investasi Emas di Shopee Plus Kelebihan & Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara investasi emas di Shopee bisa menjadi salah satu investasi jangka panjang yang mudah, praktis, dan aman. Saat ini di Shopee memang...

Cara Menggunakan NFC: Cek Saldo ATM hingga Top Up e-Money

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menggunakan NFC tentu penting diketahui oleh para pengguna smartphone yang memiliki fitur canggih ini. Merupakan singkatan dari Near-field Communication, NFC adalah...

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek Ya!

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke rupiah hari ini, sesuai kurs, menguat pada level Rp 15.732 di perdagangan pasar spot Rabu (30/11). Rupiah diketahui menguat 0,13%...
LANGUAGE