28.7 C
Jakarta
Minggu, 14 April, 2024

Cross Border Shopee adalah: Jenis dan Cara Daftarnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cross Border Shopee pada dasarnya adalah fitur bagi pelapak yang disediakan oleh platform e-commerce Shopee.

Fitur ini bisa dimanfaatkan oleh kamu yang ingin berjualan di Shopee dengan mengambil supplier murah dari luar negeri.

Dengan demikian, kamu pun dapat mengimpor barang dari China atau negara lainnya, lalu menjualnya di Indonesia via Shopee dengan harga yang murah.

Nah, untuk mengetahui lebih jauh tentang fitur jualan yang satu ini, simak yuk ulasannya di bawah ini, seperti dinukil dari Plugin Ongkos Kirim.

Baca juga: Perbedaan Shopee Mall dan Star Seller, Pembeli Wajib Tahu!

Cross Border Shopee adalah

Dalam dunia bisnis, cross border berarti jual beli secara internasional, baik dari maupun ke luar negeri.

Dengan demikian, kamu dapat membeli dan menjual barang dari atau ke Korea, Jepang, atau negara lainnya.

Salah satu cara untuk jual beli barang dengan sistem Cross Border, yakni melalui e-commerce atau marketplace sebab sistemnya lebih mudah ketimbang Cross Border secara konvensional.

Mengingat bahwa Shopee ada di beberapa negara, untuk melakukan jualan sistem Cross Border Shopee ini pun bisa dilakukan di Shopee.

Memang hal ini tidak mudah, tetapi saat ini dapat menjadi jalan yang cukup optimal.

Dapat disimpulkan bahwa Cross Border Shopee adalah sistem jual-beli barang dari atau ke luar negeri melalui platform marketplace Shopee.

Dengan menjadi seller Cross Border Shopee, kamu bisa membeli barang dari negara yang sudah support Shopee, di antaranya:

  • Malaysia
  • Thailand
  • Vietnam
  • Filipina
  • Singapura
  • Taiwan
  • India
  • Polandia
  • Spanyol
  • Meksiko
  • Brasil
  • Dan negara lainnya tempat Shopee beroperasi

Kalau kamu punya produk sendiri maka kamu juga bisa menjual produk kamu ke luar negeri apabila sudah memiliki akun Cross Border Shopee ini.

Jenis Akun Cross Border Shopee adalah dan Cara Daftarnya

Untuk dapat menjadi penjual Cross Border Shopee, kamu perlu memiliki akun Cross Border Shopee.

Terdapat dua jenis akun Cross Border Shopee, yakni Master Account dan Sub Account. Berikut ini uraiannya.

1. Master Account (Akun Master)

Master Account di Shopee adalah akun yang beroperasi di negara Malaysia dan Taiwan. 

Akan tetapi, Master Account dapat mengelola akun Sub Account Shopee yang ada di negara lain, seperti Indonesia dan Vietnam.

Namun, kamu tidak bisa mendaftar sendiri ke Master Account. Pasalnya, Cross Border Shopee ini dari China sehingga memerlukan beberapa dokumen berikut ini:

  • IC Card (Integrated Circuit Card) dari China
  • Nomor dan Email China
  • Lisensi bisnis (surat usaha) dari China

Meski demikian, kamu tidak perlu khawatir sebab untuk info pendaftaran Master Account Cross Border Shopee, kamu dapat menghubungi customer service SMJ Group via WhatsApp di nomor 0821-7962-2659.

Nah, apabila sudah memiliki Master Account baik untuk Wilayah Taiwan atau Malaysia maka selanjutnya kamu tinggal membuat Sub Account.

Baca juga: Cara Mendapatkan Voucher Gratis Ongkir dan Cashback Shopee

  1. Sub Account (Akun Cabang)

Sub Account di Shopee adalah toko anak dari Master Account yang bisa jualan dari dan ke berbagai negara tempat Shopee sudah beredar, seperti Indonesia, Thailand, dan negara lainnya.

Maka dari itu, kalau kamu ingin berjualan di Shopee Indonesia maka kamu perlu memiliki Sub Account Shopee untuk wilayah Indonesia.

Untuk mendapatkan Sub Account, kamu perlu membuat Master Account sebagaimana penjelasan sebelumnya.

Meski kamu sudah memiliki Master Account, tidak serta-merta juga kamu bisa membuat Sub Account untuk wilayah Indonesia atau negara lainnya.

Hal itu karena kamu harus melewati masa percobaan atau masa inkubasi selama 3 pekan hingga 1 bulan.

Nah, dalam masa inkubasi itu, berikut ini hal-hal yang harus kamu lakukan.

Cross Border Shopee adalah

Upload minimal 50 produk di etalase Master Account

Master Account yang kamu gunakan bisa untuk wilayah Malaysia atau Taiwan. Namun, sebaiknya gunakan Master Account Malaysia sebab bahasanya lebih mudah.

Tak hanya upload produk, namun produk tersebut harus laku minimal 30—40 produk.

Di samping itu, kecepatan menjawab chat dari customer dan rating juga akan dinilai oleh pihak Shopee.

Menonton video tutorial dari Shopee

Jika sudah berhasil menyelesaikan proses penjualan di Master Account maka selanjutnya kamu akan mendapat email untuk menonton video tutorial dan materi dari Shopee.

Kamu harus menonton dan memahami video ini agar pada tahap ke-3 nanti kamu bisa melaluinya dengan baik.

Ujian pilihan ganda

Kamu akan mendapat soal ujian sebanyak 20 soal dan harus mengerjakannya. Nilai minimal yang harus kamu dapatkan adalah 80.

Di sini, kamu punya 3 kali kesempatan untuk melakukan ujian ini. Kalau sudah berhasil menyelesaikan ujian dan mendapat skor yang cukup untuk lolos maka kamu tinggal menunggu kurang lebih tiga hari kerja.

Nantinya, kamu akan dimasukkan ke dalam grup WeChat Shopee Internasional. Di situ, kamu bisa berkomunikasi langsung dari pihak manajer Shopee untuk membahas terkait pengelolaan bisnis menggunakan Sub Account Shopee kamu.

Baca juga: Shopee Seller Balance adalah dan Cara Tarik Saldonya

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE