28 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Daftar E-commerce dengan Penjualan Fantastis di Amerika Serikat

DuniaFintech.com – Layanan niaga berbasis elektronik, atau kerap disebut e-commerce semakin mendapat perhatian dunia. Sebagai salah satu negara pengembang teknologi, Amerika Serikat telah memulai solusi e-commerce dalam mendukung hadirnya ekosistem pasar disana.

Terlebih, selama masa pandemi COVID-19, pembatasan aktivitas manusia dapat dibantu oleh hadirnya layanan yang memiliki nama beken online shop tersebut.

Selama 20 tahun terakhir, e-commerce terus meningkat dari segi ukuran dan jangkauan. Menurut Statista Digital Market Outlook, lebih dari 250 juta warga Amerika Serikat ingin melakukan transaksi secara daring. 

Nama Amazon sebagai salah satu e-commerce ternama Amerika Serikat berhasil memuncaki pasar dengan total penjualan mencapai USD 73,75 miliar pada 2019. Keberagaman bisnis yang dikembangkan oleh perusahaan besutan Jeff Bezos, menjadikan bukti bahwa bisnis inti Amazon di sektor niaga digital telah membawanya ke berbagai sektor lain.

sumber: Statista

Menurut perkiraan dari Statista e-commerce database, perusahaan yang telah memprofilkan lebih dari 20.000 toko daring di seluruh dunia itu menjadi tujuan belanja online terbesar di negeri Paman Sam sampai sejauh ini. Jumlah penjualan tersebut sudah mencakup pendapatan bersih pihak pertama, potongan harga hingga kerusakan barang.

Baca juga:

Penjualan E-commerce Amerika Serikat Sentuh Milyaran Dolar

Seperti yang tergambar di bagan, tidak ada perusahaan yang mendekati jejak Amazon di sektor e-commerce Amerika Serikat. Walmart yang berada di posisi kedua dengan melakukan transaksi penjualan senilai USD 19,61 miliar secara daring tahun lalu bahkan tidak mampu mencapai sepertiga dari hasil yang diraih Amazon.

Di posisi ketiga ditempati oleh Apple.com dengan raihan penualan mencapai USD 11,36 miliar. Amazon, Walmart dan Apple.com menjadi e-commerce dengan hasil penjualan mencapai 2 digit pada skala miliar Dolar. 

Pada kuartal pertama tahun 2020, e-commerce menyumbang 11,5% dari total penjualan ritel di Amerika Serikat. Ada pun yang dimaksud ritel tidak termasuk penjualan layanan makanan. Persentase tersebut menjadi pangsa tertinggi kedua dan tertinggi untuk kuartal di masa low season.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pasar Kripto Global Bergejolak, Penambang Ramai-ramai Jual Murah GPU

JAKARTA, duniafintech.com - Dua tahun terakhir, gamers yang ingin membeli kartu grafis harus bersaing mati-matian dengan penambang kripto, sebab mereka harus rebutan untuk memiliki...

Inovasi Berinvestasi P2P Lending Syariah dan Prospeknya Pada Masa Mendatang

JAKARTA, duniafintech.com - Berinvestasi P2P Lending syariah bisa menjadi solusi keuangan masa kini. Prospek keuangan yang bagus ini memiliki konsep yang sesuai dengan syariat...

Wow! PeduliLindungi Sekarang Jadi Aplikasi untuk Beli Minyak Goreng, Ini Ketentuannya

JAKARTA, duniafintech.com – Sosialisasi dan transisi penggunaan aplikasi PeduliLindungi yang sudah menjadi syarat untuk membeli minyak goreng curah akan dilakukan oleh pemerintah mulai Senin...

Beragam akad P2P Lending Syariah, ini Guys!

JAKARTA, duniafintech - Beragam akad P2P Lending Syariah. Sistem P2P lending Indonesia ini sangat mirip dengan konsep yang diterapkan pada marketplace secara online, yakni...

Beli Rumah KPR Subsidi? ini Tips agar Tak Salah Pilih

JAKARTA, duniafintech.com - Beli rumah KPR subsidi? kenapa tidak, dan tim DuniaFintech.com punya tips agar tak salah pilih. Salah satu jenis rumah KPR adalah KPR subsidi. Apakah...
LANGUAGE