28.2 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

Dampak Virus Corona pada Bisnis di Sektor Teknologi Finansial, Peluang atau Tantangan?

duniafintech.com – Pandemi coronavirus membuat ekonomi global terbengkalai meskipun perusahaan teknologi dan digital termasuk fintech bisa dibilang paling siap, namun bisnis inipun masih menghadapi kesulitan pada berbagai aspek. Dampak virus corona pada bisnis di sektor teknologi finansial atau fintech tengah dirasakan di setiap negara.

Menurut para ahli pandemi dari corona virus telah memberikan kejutan ekonomi tercepat dan signifikan dalam sejarah bisnis. Di seluruh dunia program social distancing hingga lockdown pun kerap dilakukan untuk meminimalisir angka korban positif corona sehingga berpengaruh terhadap lingkungan kerja yang berubah karena harus tetap berdiam diri di rumah. Meskipun perubahan ini terbilang sulit untuk sejumlah bisnis, namun pada akhirnya setiap perusahaan akan menggunakan teknologi sebagai alternatif bisnis.

Dari sektor Fintech akan tetap optimis bisnisnya bisa tumbuh meskipun ada imbauan kepada masyarakat untuk menjaga jarak di tengah wabah virus corona. Pasalnya melalui layanan fintech, masyarakat yang akan melakukan transaksi tidak harus menggunakan uang tunai juga di platform P2P lending,  mengajukan pinjaman tidak perlu bertatap muka langsung karena layanan sudah mengandalkan teknologi digital.

Baca Juga:

Dilansir dari laman fintechnews, Frank Zhou yang merupakan CEO dan pendiri Zeux salah satu perusahaan e-wallet asal singapura mengatakan, “ kami tidak terlalu khawatir tentang dampak virus corona pada bisnis di sektor teknologi finansial karena perusahaan-perusahaan di lapangan secara alami gesit dan fleksibel.”

Frank menambahkan perusahaan fintech tentu beradaptasi dengan cepat. Dari mengadopsi pendekatan tanpa kertas dan tanpa uang tunai untuk menerapkan perangkat lunak baru dan sistem berbasis cloud, serta kemampuan kerja jarak jauh. Perusahaan Fintech sering dibangun lebih baik untuk menahan dampak yang kita lihat menyapu industri lain saat ini.

Bagi Pete Watson, CEO Atlas Cloud, dampak virus corona pada bisnis di sektor teknologi finansial justru menciptakan peluang bagi industri untuk memikirkan kembali praktik kerjanya. Di sektor fintech akan memiliki kesempatan untuk membuktikan bahwa orang dapat bekerja secara produktif dan aman di rumah.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Tips Hadapi Resesi Ekonomi Global Bagi Para Pelaku Usaha ala Rey Insurtech

JAKARTA, duniafintech.com - Resesi ekonomi global diperkirakan akan memengaruhi banyak sektor dan kinerja bisnis sehingga pelaku usaha perlu tips hadapi. Salah satu tips hadapi resesi...

Tips Cek Kesehatan Kendaraan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, duniafintech.com - Tips cek kesehatan kendaraan menjadi salah satu hal penting dipelajari mengingat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah di depan...

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...
LANGUAGE