31 C
Jakarta
Kamis, 9 Juli, 2020

Pengajuan Pinjaman Online Naik 40% di Tengah Wabah Virus Corona

duniafintech.com – Virus corona yang tengah mewabah kian meresahkan masyarakat. Upaya pencegahan sudah dilakukan di Indonesia, di mana pemerintah melarang warga China untuk datang dan masuk ke wilayah Tanah Air. Hal ini tentunya akan berdampak langsung pada perekonomian nasional. Sehingga turut berpengaruh kepada bisnis fintech seperti pengajuan pinjaman online naik 40% lebih banyak dari pada bulan-bulan sebelumnya.

Saat ini penurunan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi disebabkan oleh anjloknya kegiatan investasi serta menurunnya konsumsi rumah tangga dan pemerintah. Pada akhirnya, seluruh industri di dalam perekonomian Indonesia terdampak, termasuk sektor finansial teknologi (fintech).

Salah satu CEO dari bisnis fintech pun mulai angkat bicara, pasalnya Startup pinjaman online mulai melihat lonjakan permintaan pinjaman yang dapat menimbulkan sejumlah dampak negatif. Dari pengajuan pinjaman online naik 40% mayoritas pengajuan berasal dari pengemudi taksi atau sepeda motor online dan pemilik usaha UMKM yang terkena pukulan telak akibat wabah corona.

Baca Juga:

“Baik atau tidaknya peningkatan permintaan pinjaman ini bergantung pada perspektif. Kami cukup khawatir dengan kondisi tersebut terutama dalam kualitas pembayaran cicilan. Meningkatnya calon nasabah terjadi itu pun justru dalam momentum seluruh lapisan masyarakat mengalami pelemahan ekonomi. Sebagai pemberi pinjaman yang bertanggung jawab secara sosial, kami akan terus memantau kualitas kredit untuk memastikan ekosistem pinjaman daring tetap solid dan sehat.” kata CEO Uang Teman, Aidil Zulkifli.

Kendati demikian, perusahaan akan memberikan keringanan kepada peminjam terdampak pandemi corona. Hal ini tentu sesuai dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) Nomor 11/POJK.03/2020 Tahun 2020. Keringanan pinjaman yang dimaksud yakni tenor penagihan yang lebih lama. Namun, untuk memberikan fasilitas itu, perusahaan butuh persetujuan pemberi pinjaman (lender).

Berbanding terbalik dengan startup fintech Uang Teman, fintech Koinworks juga mencatat pengajuan pinjaman online naik sekitar 30 hingga 40%. Namun, mereka optimis jika para peminjamnya memiliki kemampuan mengembalikan dana yang mereka ajukan.

(DUniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

PNM Mekaar Berbasis Digital Luncur, Mudahkan Pencairan Pembiayaan Nasabah

DuniaFintech.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkolaborasi dengan LinkAja meluncurkan pilot project PNM Mekaar berbasis digital di Pasar Minggu,...

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mencapai Masa Pensiun

DuniaFintech.com - Mencapai masa pensiun kadang terasa melegakan karena mengucapkan selamat tinggal kepada pekerjaan menumpuk, di sisi lain juga menjadi beban bagi...

Layanan TokoCabang di Tokopedia Bantu Pengusaha di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - E-commerce Tokopedia mengungkapkan adanya peningkatan pemanfaatan fitur TokoCabang, sebuah layanan untuk ketersediaan pasokan hingga pemenuhan permintaan selama masa pandemi COVID-19....

Mau Dapat Beasiswa? Kunjungi Beberapa Situs Ini

DuniaFintech.com - Siapa yang tidak mau dapat beasiswa? Rasanya, hampir setiap orang punya impian untuk meneruskan studi ke jenjang lebih tinggi, bukan?...

Pandemi Covid-19 Jadi Ajang Menuju Reformasi Memanfaatkan Teknologi

DuniaFintech.com - Pemerintah memandang masa krisis yang terjadi hingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reformasi memanfaatkan teknologi. Inilah hikmah...
LANGUAGE