31 C
Jakarta
Kamis, 9 Juli, 2020

Jihan Wu, Pendiri Salah Satu Pertambangan Kripto Aset Terbesar di Dunia

duniafintech.com – Di antara sekian banyak pelaku di industri kripto aset, Cina telah melahirkan banyak tokoh penting. Salah satunya adalah Jihan Wu. Jihan Wu terkenal karena mendirikan raksasa penambangan Bitcoin Bitman bersama dengan Micree Zhan pada 2013. 

Baca juga: Alipay Buka Platform Bagi 40 Juta Penyedia Layanan di Penjuru Tiongkok

Jihan Wu adalah pengguna awal Bitcoin, setelah mengumpulkan uang dari keluarga dan teman untuk membeli 900 Bitcoin pada pertengahan 2011. Dia dilaporkan adalah orang pertama yang menerjemahkan kertas putih Bitcoin ke dalam bahasa Mandarin. Sebelumnya pada tahun 2019, Wu mengundurkan diri sebagai CEO Bitmain untuk mendirikan Matrixport, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan keuangan terkait dengan cryptocurrency. Sejak itu ia kembali menjabat sebagai CEO setelah perombakan dengan Zhan akhir tahun lalu.

Mendirikan Matrix

Pada bulan Juni, Jihan Wu mengumumkan peluncuran usaha layanan kripto aset yang baru, Matrix – sebuah platform perdagangan dan manajer aset yang dijual bebas. Ini menyusul kepergiannya dari posisi CEO-nya di perusahaan tambang raksasa Bitmain, pada akhir tahun 2018. Rencana Bitmain untuk go public di Hong Kong telah menghadapi hambatan yang signifikan. Ini karena perusahaan lebih mengejar lini bisnis baru seperti AI dalam menghadapi regulasi yang menghambat oleh Pemerintah Cina.

Pada bulan Oktober, Wu mengambil alih komando operasi Bitmain, menyingkirkan rekan pendiri Micree Ketuan Zhan dan dengan tegas melarang karyawan untuk berinteraksi dengan eksekutif yang sudah tersingkir itu, bahkan mengancam pemutusan hubungan kerja segera karena kegagalan untuk mematuhi. Pada akhir tahun, Wu secara resmi diangkat kembali sebagai CEO Bitmain setelah pergantian manajemen perusahaan yang tegang beberapa bulan sebelumnya.

Baca juga: PM Russia Ajukan Undang-undang Stimulus Regulatory Sandbox

Dengan pergeseran eksekutif yang tiba-tiba di Bitmain, perjuangan perusahaan untuk go public, dan lanskap peraturan yang semakin sulit untuk pertukaran mata uang kripto, mengharuskan Wu menavigasi kapal Bitmain melalui rute yang sulit sepanjang tahun baru. Banyak pihak berharap perusahaan akan meningkatkan layanan yang ada dan membangun lini produk baru, seperti pengembangan AI seperti yang dilaporkan, agar tetap kompetitif di ruang crypto mining dan infrastruktur.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

PNM Mekaar Berbasis Digital Luncur, Mudahkan Pencairan Pembiayaan Nasabah

DuniaFintech.com – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM berkolaborasi dengan LinkAja meluncurkan pilot project PNM Mekaar berbasis digital di Pasar Minggu,...

Hal-hal yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mencapai Masa Pensiun

DuniaFintech.com - Mencapai masa pensiun kadang terasa melegakan karena mengucapkan selamat tinggal kepada pekerjaan menumpuk, di sisi lain juga menjadi beban bagi...

Layanan TokoCabang di Tokopedia Bantu Pengusaha di Tengah Pandemi

DuniaFintech.com - E-commerce Tokopedia mengungkapkan adanya peningkatan pemanfaatan fitur TokoCabang, sebuah layanan untuk ketersediaan pasokan hingga pemenuhan permintaan selama masa pandemi COVID-19....

Mau Dapat Beasiswa? Kunjungi Beberapa Situs Ini

DuniaFintech.com - Siapa yang tidak mau dapat beasiswa? Rasanya, hampir setiap orang punya impian untuk meneruskan studi ke jenjang lebih tinggi, bukan?...

Pandemi Covid-19 Jadi Ajang Menuju Reformasi Memanfaatkan Teknologi

DuniaFintech.com - Pemerintah memandang masa krisis yang terjadi hingga saat ini adalah waktu yang tepat untuk melakukan reformasi memanfaatkan teknologi. Inilah hikmah...
LANGUAGE