25.6 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Jihan Wu, Pendiri Salah Satu Pertambangan Kripto Aset Terbesar di Dunia

duniafintech.com – Di antara sekian banyak pelaku di industri kripto aset, Cina telah melahirkan banyak tokoh penting. Salah satunya adalah Jihan Wu. Jihan Wu terkenal karena mendirikan raksasa penambangan Bitcoin Bitman bersama dengan Micree Zhan pada 2013. 

Baca juga: Alipay Buka Platform Bagi 40 Juta Penyedia Layanan di Penjuru Tiongkok

Jihan Wu adalah pengguna awal Bitcoin, setelah mengumpulkan uang dari keluarga dan teman untuk membeli 900 Bitcoin pada pertengahan 2011. Dia dilaporkan adalah orang pertama yang menerjemahkan kertas putih Bitcoin ke dalam bahasa Mandarin. Sebelumnya pada tahun 2019, Wu mengundurkan diri sebagai CEO Bitmain untuk mendirikan Matrixport, sebuah perusahaan yang menyediakan layanan keuangan terkait dengan cryptocurrency. Sejak itu ia kembali menjabat sebagai CEO setelah perombakan dengan Zhan akhir tahun lalu.

Mendirikan Matrix

Pada bulan Juni, Jihan Wu mengumumkan peluncuran usaha layanan kripto aset yang baru, Matrix – sebuah platform perdagangan dan manajer aset yang dijual bebas. Ini menyusul kepergiannya dari posisi CEO-nya di perusahaan tambang raksasa Bitmain, pada akhir tahun 2018. Rencana Bitmain untuk go public di Hong Kong telah menghadapi hambatan yang signifikan. Ini karena perusahaan lebih mengejar lini bisnis baru seperti AI dalam menghadapi regulasi yang menghambat oleh Pemerintah Cina.

Pada bulan Oktober, Wu mengambil alih komando operasi Bitmain, menyingkirkan rekan pendiri Micree Ketuan Zhan dan dengan tegas melarang karyawan untuk berinteraksi dengan eksekutif yang sudah tersingkir itu, bahkan mengancam pemutusan hubungan kerja segera karena kegagalan untuk mematuhi. Pada akhir tahun, Wu secara resmi diangkat kembali sebagai CEO Bitmain setelah pergantian manajemen perusahaan yang tegang beberapa bulan sebelumnya.

Baca juga: PM Russia Ajukan Undang-undang Stimulus Regulatory Sandbox

Dengan pergeseran eksekutif yang tiba-tiba di Bitmain, perjuangan perusahaan untuk go public, dan lanskap peraturan yang semakin sulit untuk pertukaran mata uang kripto, mengharuskan Wu menavigasi kapal Bitmain melalui rute yang sulit sepanjang tahun baru. Banyak pihak berharap perusahaan akan meningkatkan layanan yang ada dan membangun lini produk baru, seperti pengembangan AI seperti yang dilaporkan, agar tetap kompetitif di ruang crypto mining dan infrastruktur.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE