28.9 C
Jakarta
Kamis, 11 Agustus, 2022

Davestpay Tawarkan Layanan Multiplatform

duniafintech.com – Didirikan pada tahun 2009, PT Hensel Davest Indonesia bermula sebagai usaha pengisian pulsa elektrik. Kini, perusahaan tersebut berkembang ke transaksi multi-biller yang menyasar segmen B2C (Business to Customer), yang dinamakan Davestpay.

Melihat tingginya permintaan masyarakat akan sebuah aplikasi pembayaran secara online, maka pada Desember 2015, DavestPay diluncurkan sebagai solusi pembayaran tagihan dan pembelian online.

Kehadiran DavestPay tak terlepas dari realita masyarakat kala itu. Banyak konsumen yang datang jauh-jauh ke loket tiket untuk membayar berbagai tagihannya. Belum lagi bila mereka harus mengantre berjam-jam. Tidak sedikit pula orang yang harus datang pagi sekali demi menghindari antrean ramai. Begitu banyaknya waktu dan tenaga yang terbuang hanya untuk membayar tagihan.

Beranjak dari itu, startup payment gateway ini hadir untuk memberi kenyamanan bagi penggunanya. DavestPay menyediakan layanan multiproduk dan multiplatform sehingga pengguna bisa melakukan pembelian dan pembayaran berbagai kebutuhannya kapan saja dan di mana saja. Artinya, sistem server dan teknologi yang mutakhir menjadikan perusahaan ini siap melayani transaksi pembelian dan pembayaran pengguna 24 jam nonstop.

Aplikasi ini didukung oleh teknologi canggih yang dapat dilakukan di web serta aplikasi berbasis Android dan iOS. Platform digital payment gateway ini juga mengusung teknologi SSL dan Symantec SSL dengan sertifikat yang terotentikasi guna menjamin privasi serta keamanan transaksi penggunanya. Perusahaan mengklaim, SSL yang digunakan sudah teruji oleh institusi perbankan di Indonesia sehingga transaksi pengguna aman dan nyaman.

Selain itu, tidak ada hidden price pada DavestPay. Maksudnya, harga yang tertera adalah harga final. Harga produk pembelian dan pembayaran yang tertera adalah harga final dari setiap request pengguna. Biaya pajak dan lain-lain semua sudah termasuk dalam harga yang tertera.

DavestPay memiliki ragam fitur pembayaran dalam satu aplikasi, seperti pembayaran listrik (prepaid, post-paid, non-taglis), iuran BPJS, tagihan PDAM, telepon, internet, TV berlangganan, pembayaran cicilan kendaraan, pembelian pulsa, tiket pesawat, voucher hotel hingga voucher game.

Semua transaksi pembayaran di DavestPay dilakukan secara online. Para pengguna mengisi saldo deposit yang kemudian bisa digunakan untuk bertransaksi. Dengan cara ini, setiap pengguna bisa membuka usaha loket pembayaran sendiri. Keunggulan aplikasi DavestPay dibandingkan dengan pesaing sejenis adalah ragam produk yang lebih lengkap dengan harga yang lebih murah. Aplikasi yang berjalan juga multiplatform, yaitu mobile dan web. Sejauh ini, sudah beberapa merchant yang bergabung, seperti PLN, Telkom, BPJS, semua operator pulsa, semua maskapai penerbangan domestik serta beberapa hotel di tanah air. Keuntungan yang didapat pengguna adalah akses ke harga produk paling murah.

Mengenai model bisnis yang diterapkan, saat ini DavestPay memiliki model bisnis transactional fee serta penerapan biaya registrasi untuk menjadi member. Namun, di luar itu, pengguna juga bisa menggunakan aplikasi ini dengan cara download secara gratis. Tetapi, harga produk sama dengan harga jual normal pada umumnya.

Saat ini, pengisian deposit saldo DavestPay dilakukan dengan cara transfer ke rekening bank nasional yang bekerja sama dengan mereka. Pembagian keuntungan pengguna ialah mendapat komisi langsung pada setiap transaksi.

Source: davestpay.com

Written by: Sebastian Atmodjo

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Buka Tabungan BCA Dollar Terbaru dan Daftar Biayanya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara buka Tabungan BCA Dollar berikut ini penting diketahui jika kamu memang tertarik dengan jenis tabungan yang satu ini. Sebagaimana diketahui, BCA...

OJK Keluarkan 671 Sanksi Kepada Pelaku Pasar Modal

JAKARTA, duniafintech.com - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan sebanyak 671 surat sanksi, serta selain itu, OJK juga menerbitkan 12...

OJK Akui Minimnya Pengetahuan Perempuan Soal Literasi Keuangan Digital

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat terdapat jarak tingkat literasi keuangan digital antara perempuan dan laki-laki. Perempuan merupakan sektor yang membutuhkan perhatian...

Mendag Harapkan Harga Mie Instan Tidak Naik

JAKARTA, duniafintech.com - Menteri Perdagangan (Mendag) Zulkifli Zaini, mengharapkan kenaikan harga gandum tidak membuat harga mie ataupun mie instan menjadi naik. Hal itu disebabkan...

Malacca Trust Insurance: Profil Lengkap hingga Produknya

JAKARTA, duniafintech.com – Malacca Trust Insurance merupakan adalah perusahaan asuransi umum yang lumayan terkenal di kalangan masyarakat. Perusahaan ini berdiri dengan nama PT Malacca Trust...
LANGUAGE