28.9 C
Jakarta
Kamis, 30 Juni, 2022

PEMERINTAH AS DANAI RISET BLOCKCHAIN PADA STARTUP

duniafintech.com – Pemerintah Amerika Serikat telah memberikan kontrak penelitian kepada tiga startup yang memiliki fokus pada Blockchain dengan total sekitar $2,25 juta.

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) secara diam-diam mengungkapkan tentang hibah tersebut minggu lalu sebagai bagian dari inisiatif Riset Inovasi Bisnis Kecil.

DHS mengatakan bahwa mereka telah mengucurkan dana senilai $9,7 juta kepada 12 perusahaan, tiga di antaranya perusahaan teknologi (startup). Menurut sebuah rilis, masing-masing perusahaan mendapatkan sekitar $750.000 untuk mendanai penelitian mereka.

Berikut adalah startup yang mendapat dana untuk inisiatif terkait Blockchain mereka:

  • BlockCypher: Startup ini telah mendapatkan hibah untuk “platform Blockchain untuk beberapa blockchains, aplikasi dan analitycs. BlockCypher adalah penerima hibah DHS sebesar $600.000 pada musim panas yang lalu.
  • Digital Bazaar: Menurut DHS, perusahaan ini mengerjakan sebuah “proyek klaim terverifikasi” yang menggunakan “buku besar terdistribusi sesuai tujuan”. Seperti BlockCypher, Digital Bazaar juga diberi hibah oleh DHS pada tahun 2016.
  • Evernym: Perusahaan yang berbasis di Utah ini akan menggunakan dana tersebut untuk mendukung penelitiannya mengenai “manajemen kunci terdesentralisasi menggunakan Blockchain”, menurut DHS.

Dengan hibah ini, DHS berupaya memperluas cakupan investasinya dalam Blockchain. Sampai saat ini, DHS – yang dibentuk sewaktu pemerintahan George W. Bush pasca serangan teroris 11 September 2001 – telah menjadi salah satu departemen pemerintah yang cukup proaktif dalam masalah Blockchain. Sebelumnya, sebuah laboratorium penelitian yang didanai oleh DHS juga telah melakukan proyek teknologi yang mengembangkan alat analisis transaksi Bitcoin pada tahun lalu.

Sejumlah organisasi yang didukung oleh dana federal, seperti National Science Foundation, telah beralih pada tahun lalu untuk menyediakan modal kerja bagi penelitian terkait Blockchain.

Sumber: coindesk.com

Picture: pixabay.com

Written by: Rosmy Sophia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berlaku 1 Juli, Beli Pertalite di 11 Daerah Ini Wajib Daftar MyPertamina 

JAKARTA, duniafintech.com - Mulai 1 Juli 2022, PT Pertamina (Persero) mewajibkan masyarakat yang membeli Pertalite dan solar subsidi di SPBU mendaftar terlebih dahulu di...

Parah Banget! Bandar Kripto Ini Tak Mampu Bayar Utang Senilai Rp 9,9 Triliun

JAKARTA, duniafintech.com - Perusahaan pengelola dana (hedge fund) kripto terkemuka yakni Three Arrows Capital resmi dinyatakan gagal bayar pinjaman atau utang senilai lebih dari...

Ada Kemajuan, Jaringan Cardano Digadang-gadang Bakal Dominasi Marketplace NFT Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com – Sejak sukses meluncurkan smart contract-nya pada tahun lalu, lebih dari 1000-an proyek masuk ke jaringan Cardano. Kali ini, penggemar NFT, Goofy...

Rencana Investasi P2P Lending Syariah Untuk Renovasi Rumah

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi di instrumen P2P Lending Syariah memberi peluang tepat untuk banyak tujuan. Maka dari itu investasi di sektor P2P Lending syariah...

Gagal HODL, Penambang Bitcoin Terpaksa Jual Murah Stok Bitcoin

JAKARTA, duniafintech.com - Anjloknya harga Bitcoin membuat para penambang harus menjual lebih dari 100% produksi mereka. Menurut Arcane Research, ini terjadi di bulan Mei...
LANGUAGE