29.4 C
Jakarta
Kamis, 9 Juli, 2020

Cenderung Stabil, Green Financing Indonesia Dilirik Investor Inggris

duniafintech.com – Sejumlah investor Inggris menyatakan tertarik untuk memperbanyak investasinya di sektor jasa keuangan terutama yang berhubungan dengan green financing dan menunjang pencapaian program pembangunan berkelanjutan.

Demikian pernyataan yang mengemuka dalam pertemuan United Kingdom Financial Services Dialogue 2019, akhir pekan lalu di Jakarta yang dihadiri Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, Duta Besar Inggris untuk Indonesia Owen Jenkins serta puluhan investor dan jajaran eksekutif pasar keuangan Inggris.

Baca juga: OJK: Sektor Jasa Keuangan Stabil Meski Perekonomian Global Melambat

Dikuti dari situs resmi OJK, acara yang diselenggarakan oleh Young Indonesian Professionals’ Association (YIPA) Inggris Raya bekerja sama dengan OJK and BritCham Indonesia dan didukung oleh British Embassy Jakarta, ICMA, ASIFMA, Equatorise, Accenture dan Ginting & Reksodiputro.

“Acara ini diadakan karena ada ketertarikan untuk semakin mempererat hubungan bisnis dan investasi dari Inggris ke Indonesia” kata Direktur Eksekutif, YIPA Inggris Raya Steven Marcelino.

Owen Jenkins juga menjelaskan bahwa Inggris sudah memposisikan diri sebagai negara mitra bagi Indonesia untuk berkolaborasi dalam green finance, Islamic finance, fintech dan berbagai insitiatif penting lainnya di pasar keuangan.

Sampai 2019, indikator “perekonomian hijau” di Indonesia tumbuh cukup signifikan dengan total green loans di 133 miliar dolar AS (Rp 1,850 triliun), pengeluaran akumulatif green bonds 169 juta dolar AS dan pengeluaran green sukuk Pemerintah 2 juta dolar AS.

Wimboh Santoso dalam kesempatan itu menyampaikan bahwa kondisi perekonomian Indonesia serta sektor jasa keuangan berada dalam kondisi yang stabil dan terjaga termasuk untuk menghadapi kondisi pelambatan perekonomian global.

Baca juga: BitPAC, ICO Pertama yang Dibuat untuk Tujuan Politik

OJK menurut Wimboh bersama Bank Indonesia dan Pemerintah Indonesia memiliki komitmen kuat untuk merespons tantangan-tantangan eksternal dengan berbagai kebijakan yang antisipatif, di antaranya Pemerintah meluncurkan berbagai tax incentives untuk menarik investasi masuk ke Indonesia dan Bank Indonesia sendiri telah menurunkan suku bunga sebanyak 50bp ke level 5.5% dalam dua bulan terakhir untuk antisipasi perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

OJK berkerja sama dengan berbagai pihak termasuk pemerintah baik pusat maupun daerah, Kadin, Apindo dan pelaku di industri keuangan untuk pengembangan sektor unggulan, yaitu: Pariwisata, Manufaktur, Pertambangan, Agribisnis dan Perikanan. Pengembangan sektor unggulan ini diharapkan dapat meningkatkan ekspor dan substitusi impor, membuka lapangan kerja dan meningkatkan tax based.

Pada kesempatan sama, BritCham Indonesia memberikan penghargaan kategori Special Alumni Award kepada Wimboh Santoso pada acara 40th Anniversary Special Discretaionary Award Night.

Penghargaan ini diberikan karena peran besar Wimboh Santoso sebagai alumni salah satu perguruan tinggi di Inggris dalam meningkatkan kerja sama dibidang ekonomi dan keuangan antara Indonesia dan Inggris sesuai dengan kapasitasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pentingnya TKB90 Bagi Lender yang Hendak Investasi di P2P Lending

DuniaFintech.com - Sejak tahun lalu, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mewajibkan seluruh penyelenggara peer to peer lending (P2P) yang terdaftar dan diawasi untuk menyampaikan tingkat...

Rapper Akon Bangun Hub Blockchain untuk Lapangan Kerja di Kenya

DuniaFintech.com - Seniman Hip-hop Akon bekerja sama dengan pengembang artificial intelligence Effect membangun pusat aktivitas (hub) berbasis blockchain di Kenya. Hub tersebut...

Korea Selatan Siapkan Perdagangan Bebas Berbasis Blockchain

DuniaFintech.com - Pemerintah Korea Selatan siap jalankan protokol area perdagangan bebas dengan memilih teknologi blockchain sebagai sistem pengendalinya. Dengan produk olahan hemp,...

Strategi Bisnis Cepat Kaya ala Bob Sadino, Modal Kecil Untung Besar

DuniaFintech.com - Tak sedikit orang yang membatalkan niat membuka usaha karena mengaku tak punya dana. Padahal modal uang bukanlah satu-satunya faktor keberhasilan bisnis yang...

Permudah Transaksi, Paper.id Sediakan Pembayaran via Tokopedia

DuniaFintech.com - Permudah pelaku usaha, Paper.id jadi software invoice pertama yang menyediakan pembayaran via Tokopedia. Dengan mengusung komitmen untuk membantu kemajuan para...
LANGUAGE