28.3 C
Jakarta
Selasa, 4 Agustus, 2020

BitPAC, ICO Pertama yang Dibuat untuk Tujuan Politik

duniafintech.com – Perluasan penggunaan ICO (Initial Coin Offerings) kembali membuktikan bahwa teknologi pengumpulan dana satu ini terus dan masih akan dimanfaatkan di masa depan.

BitPAC, sebuah komite aksi politik (Political Action Committee/PAC), sedang melakukan penawaran koin awal (ICO) untuk mendukung kandidat untuk jabatan publik. Ini adalah pertama kalinya ICO dibuat untuk tujuan non bisnis seperti yang biasanya kita dengar dan saksikan bersama.

Baca juga: Mata Uang Digital Menangkal Pengaruh Destabilisasi Dolar AS

Hanya Berupa Token Utilitas, Bukan Sesuatu yang Berharga

Dan Backer, yang mendirikan BitPAC pada tahun 2014, mengungkapkan bahwa komite akan mengeluarkan token utilitas yang dijuluki Politicoin, yang akan digunakan untuk mendukung PAC dan kandidatnya yang mencalonkan diri untuk jabatan publik.

Backer menekankan bahwa Politicoin yang akan datang adalah token utilitas, yang tidak akan berfungsi sebagai penyimpan nilai, menjelaskan bahwa tujuan proyek adalah untuk memberikan pemegang hak semacam hak suara kepada pemegang token. 

“Ini token utilitas, bukan sesuatu yang bernilai. Saya tidak peduli jika orang ingin membeli, menjual, memperdagangkan token mereka, jika ada pertukaran yang menganggapnya bernilai. Kami memiliki beberapa skala yang lebih besar, rencana besar atau jangka panjang tetapi kami harus memulai nya dari sini,” ungkap Backer.

Backer juga menekankan bahwa BitPAC memiliki dana sendiri tetapi mereka juga ingin melakukan ICO untuk memberikan siapa pun yang menyumbangkan PAC dengan satu Politicoin, ungkap laporan tersebut.

Awalnya, BitPAC dilaporkan berencana untuk mendukung satu kandidat tunggal, Dan Bishop, seorang senator negara bagian Carolina Utara yang mencalonkan diri untuk Dewan Perwakilan Rakyat Amerika Serikat dalam pemilihan khusus.

Namun, di masa depan, komite berencana untuk membangun sebuah platform untuk mendukung setiap kandidat terdaftar dari partai Republik dan Demokrat.

Baca juga: Kembangkan Bisnis Lewat Brand Advocacy Marketing

Mendukung Kandidat Politik dengan Menggunakan Kripto

Menurut laporan itu, pemilih akan dapat menyumbang dengan uang tunai. Namun, para pemilih harus menghubungi Backer atau anggota tim lainnya jika mereka ingin menyumbangkan mata uang kripto. Ini karena persyaratan pelaporan oleh Komisi Pemilihan Umum Federal (Federal Election Commission/FEC).

Backer menambahkan komite bisa saja menerima Bitcoin, Ethereum, dan sejumlah kripto aset lainnya selama kami dapat mengidentifikasi kontributor dan melakukan fungsi kepatuhan sehubungan dengan persyaratan pelaporan pada FEC. 

Sebelumnya, kripto juga sudah pernah digunakan untuk menggalang dana dukungan politik. Pada bulan Juli, Humanity Forward Fund, yang mendukung kandidat presiden Andrew Yang, meluncurkan sumbangan Bitcoin melalui Lightning Network.

-Dita Safitri-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pengguna Spotify Meningkat Drastis di Kuartal 2 2020

DuniaFintech.com - Platform digital streaming musik dan hiburan, Spotify mendapatkan peningkatan pengguna, atau monthly active user sebanyak 299 juta. Hal tersebut disampaikan...

Mencari Pinjaman Bulanan Online? Ini Rekomendasi Aplikasi Pinjaman Online Terpercaya

DuniaFintech.com - Apakah Anda mengalami kesulitan untuk mencari pinjaman bulanan online? Berikut rekomendasi bagi Anda yang mencari pinjaman bulanan online terpercaya

Sukses tapi Sederhana, 5 Tips Kaya Raya ala Mark Zuckerberg ini Bisa Anda Contek

DuniaFintech.com - Sosok ini dikenal sebagai salah satu orang terkaya di dunia. Tentu semua berpikir, dia bisa membeli apapun dengan kekayaan yang...

Perkembangan Fintech Lending Pesat Buat Pegadaian Siapkan Digital Lending

DuniaFintech.com - Perkembangan fintech lending di masyarakat kian pesat. Perkembangan fintech lending tersebut pun dilihat sebagai peluang besar bagi PT Pegadaian. Oleh...

Akulaku Ambil Langkah Restrukturisasi Kredit Rp47,3 Miliar Saat Pandemi

DuniaFintech.com - Perusahaan Fintech Akulaku ambil langkah restrukturisasi bagi 13.876 debitur dengan total pinjaman Rp47,3 miliar per Juli 2020. Langkah tersebut diambil...
LANGUAGE