31.6 C
Jakarta
Kamis, 8 Desember, 2022

DISEBUT AKAN INTEGRASIKAN CRYPTOCURRENCY, SAHAM LINE MEROKET

duniafintech.com – Aplikasi chatting LINE, baru-baru ini disebut akan mengintegrasikan cryptocurrency ke dalam layanan mereka. Perusahaan yang berbasis di Jepang ini dikabarkan tengah berdiskusi dengan beberapa perusahaan termasuk platform pertukaran Bitcoin Upbit, asal Korea Selatan.

Langkah berani LINE ini dilakukan untuk menciptakan rasa ketergantungan kepada para pemakainya dan bertahan lebih lama menggunakan aplikasi mereka. Jika kelak langkah ini berjalan mulus, para pengguna bisa menggunakan LINE Pay untuk berbagai keperluan pembayaran.

Baca juga: duniafintech.com/artawana-sediakan-marketplace-p2p-lending/

Berita yang Membawa Kenaikan Saham

Seperti langkah yang sudah dilakukan beberapa perusahaan sebelumnya, apa yang dilakukan LINE ini benar-benar menarik perhatian publik. Terbukti dengan meningkatnya saham yang mereka miliki.

Saham Line melonjak 10 persen sebelumnya pada hari Selasa, dan memecahkan rekor di Tokyo, karena spekulasi bahwa pihaknya ingin mengikat bursa dengan pertukaran Bitcoin Korea Selatan Upbit. Perwakilan untuk LINE menolak berkomentar mengenai aliansi potensial dengan Upbit. Penerimaan penyimpanan Amerika melonjak 7,9 persen menjadi $ 47,24 pada pukul 9:48 pagi di New York.

Baca juga: duniafintech.com/peluang-jual-beli-bitcoin-di-indonesia-semakin-terbuka/

LINE, dengan nilai pasar ¥ 1,2 triliun ($ 10,6 miliar), bergabung dengan daftar bisnis yang berkembang yang ingin memanfaatkan teknologi dan hype seputar Bitcoin dan kripto yang lainnya. Dengan mengintegrasikan layanan uang digital lebih dalam dengan aplikasinya, perusahaan ini berusaha menangkis tantangan dari pesaing yang lebih besar seperti Facebook Inc. dan Snap Inc.

LINE, yang dikenal dengan stiker imut dan ekspresif yang bisa dikirimkan ke antar pengguna, telah mengalihkan bisnisnya ke iklan dalam beberapa tahun terakhir, mengalahkan perkiraan analis pada kuartal terakhir. Perusahaan ini memiliki 168 juta pengguna aktif bulanan di pasar utamanya di Jepang, Taiwan, Thailand dan Indonesia. Selain messaging, ia menawarkan layanan mulai dari pengiriman makanan hingga pencarian pekerjaan dan streaming video online.

Baca juga: duniafintech.com/wow-modalku-raih-pendanaan-umkm-hingga-rp-1-triliun/

Source: japantimes.co.jp, techinasia.com

Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...

Dollar ke Rupiah Hari Ini Terlengkap, Cek sebelum Tukar Valas

JAKARTA, duniafintech.com – Dollar ke Rupiah hari ini, sesuai kurs, melemah pada level Rp 15.637 di perdagangan pasar spot Rabu (7/12). Diketahui, rupiah melemah 0,05%...

Jelang Akhir Tahun, Modalku Catat Pertumbuhan Positif Fasilitas Finansial Bagi Karyawan

JAKARTA, duniafintech.com - Modalku mencatatkan pertumbuhan positif dari berbagai fasilitas finansial karyawan antara lain fasilitas Modal Karyawan dan Modal Kasbon. Dalam menyediakan fasilitas finansial bagi...

Berita Kripto Hari Ini: Mantan CEO FTX Siap-siap Dipenjara?

JAKARTA, duniafintech.com – Berita kripto hari ini terkait sosok mantan CEO pertukaran kripto yang bangkrut, yaitu FTX, Sam Bankman-Fried. Menjadi salah satu sosok berpengaruh di...
LANGUAGE