35.2 C
Jakarta
Rabu, 4 Oktober, 2023

DISEBUT AKAN INTEGRASIKAN CRYPTOCURRENCY, SAHAM LINE MEROKET

duniafintech.com – Aplikasi chatting LINE, baru-baru ini disebut akan mengintegrasikan cryptocurrency ke dalam layanan mereka. Perusahaan yang berbasis di Jepang ini dikabarkan tengah berdiskusi dengan beberapa perusahaan termasuk platform pertukaran Bitcoin Upbit, asal Korea Selatan.

Langkah berani LINE ini dilakukan untuk menciptakan rasa ketergantungan kepada para pemakainya dan bertahan lebih lama menggunakan aplikasi mereka. Jika kelak langkah ini berjalan mulus, para pengguna bisa menggunakan LINE Pay untuk berbagai keperluan pembayaran.

Baca juga: duniafintech.com/artawana-sediakan-marketplace-p2p-lending/

Berita yang Membawa Kenaikan Saham

Seperti langkah yang sudah dilakukan beberapa perusahaan sebelumnya, apa yang dilakukan LINE ini benar-benar menarik perhatian publik. Terbukti dengan meningkatnya saham yang mereka miliki.

Saham Line melonjak 10 persen sebelumnya pada hari Selasa, dan memecahkan rekor di Tokyo, karena spekulasi bahwa pihaknya ingin mengikat bursa dengan pertukaran Bitcoin Korea Selatan Upbit. Perwakilan untuk LINE menolak berkomentar mengenai aliansi potensial dengan Upbit. Penerimaan penyimpanan Amerika melonjak 7,9 persen menjadi $ 47,24 pada pukul 9:48 pagi di New York.

Baca juga: duniafintech.com/peluang-jual-beli-bitcoin-di-indonesia-semakin-terbuka/

LINE, dengan nilai pasar ¥ 1,2 triliun ($ 10,6 miliar), bergabung dengan daftar bisnis yang berkembang yang ingin memanfaatkan teknologi dan hype seputar Bitcoin dan kripto yang lainnya. Dengan mengintegrasikan layanan uang digital lebih dalam dengan aplikasinya, perusahaan ini berusaha menangkis tantangan dari pesaing yang lebih besar seperti Facebook Inc. dan Snap Inc.

LINE, yang dikenal dengan stiker imut dan ekspresif yang bisa dikirimkan ke antar pengguna, telah mengalihkan bisnisnya ke iklan dalam beberapa tahun terakhir, mengalahkan perkiraan analis pada kuartal terakhir. Perusahaan ini memiliki 168 juta pengguna aktif bulanan di pasar utamanya di Jepang, Taiwan, Thailand dan Indonesia. Selain messaging, ia menawarkan layanan mulai dari pengiriman makanan hingga pencarian pekerjaan dan streaming video online.

Baca juga: duniafintech.com/wow-modalku-raih-pendanaan-umkm-hingga-rp-1-triliun/

Source: japantimes.co.jp, techinasia.com

Written by: Dita Safitri

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Fintech Hari Ini: OJK Perbolehkan Pinjol Gunakan DC

JAKARTA, duniafintech.com - Berita fintech hari ini terkait Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengonfirmasi bahwa fintech peer to peer (P2P) lending diperbolehkan menggunakan jasa pihak...

Aplikasi Pembayaran Elektronik LinkAja, Cek Keunggulannya Yuk!

JAKARTA, duniafintech.com – Aplikasi pembayaran elektronik LinkAja adalah salah satu produk jasa keuangan yang sedang populer belakangan ini di tanah air. Aplikasi yang satu ini...

Tips Buka Deposito BCA untuk Investasi Jangka Panjang

JAKARTA, duniafintech.com - Tips buka deposito BCA tengah marak diperbincangkan belakangan ini, karena berinvestasi adalah langkah cerdas dalam mempersiapkan perekonomian masa depan. Bagi pemula yang...

Jenis Emas untuk Investasi, ini Tips untuk Memilihnya Ya!

JAKARTA, duniafintech.com - Beberapa jenis emas cocok untuk investasi, namun tidak semua. Tahukah kamu apa saja jenis emas yang bisa dijadikan investasi? Dari dulu...

Indikator untuk Serok Kripto, Cari Tahu Yuk Jenis-jenisnya!

JAKARTA, duniafintech.com – Indikator untuk serok kripto akan sangat penting untuk diketahui oleh para peminat aset kripto, baik investor maupun trader aset digital. Adapun indikator...
LANGUAGE