29.8 C
Jakarta
Kamis, 30 Mei, 2024

Suram, Dollar ke Rupiah Jatuh di Atas Rp 15 Ribu Kesetrum Suku Bunga Jumbo BI

JAKARTA, duniafintech.com – Nilai tukar dollar ke rupiah tertekan. Dollar ke rupiah berada di atas Rp 15.000.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS itu melemah tipis 0,03 persen pada pembukaan perdagangan akhir pekan, Jumat (23/9/2022). Ini memperpanjang pelemahan kemarin usai Bank Indonesia mengumumkan kenaikan suku bunga acuan 50 basis poin menjadi 4,25 persen.

Berdasarkan data Bloomberg yang dilansir dari Bisnis.com, di pasar spot, nilai tukar rupiah berada pada level Rp15.028 per dolar AS, melemah 0,03 persen atau setara 5 poin pada pukul 09.05 WIB. 

Sementara itu, indeks dolar AS juga terpantau melemah sebesar 0,06 persen ke posisi 110,995.

Baca juga: Dollar ke Rupiah Makin Jauh di Atas Rp 15 Ribu, Ini Penyebabnya

Adapun kurs jual dolar AS di Bank Indonesia hari ini tercatat Rp15.108,17 sedangkan kurs beli senilai Rp 14.957,83. 

Sejumlah mata uang lainnya di kawasan Asia Pasifik terpantau menguat terhadap dolar AS, antara lain yen Jepang terapresiasi sebesar 0,20 persen, dolar Singapura 0,01 persen, won Korea 0,36 persen, peso Filipina 0,24 persen, dan baht Thailand 0,18 persen. 

Baca jugaDollar ke Rupiah Hari Ini Makin Tertekan, Intip Harganya di Sini

Deretan mata uang di Asia Pasifik yang tercatat melemah terhadap dolar AS yaitu dolar Hong Kong sebesar 0,01 persen, dolar Taiwan 0,12 persen, yuan China 0,17 persen, dan ringgit Malaysia 0,03 persen.

Pada perdagangan sebelumnya, Kamis (22/9/2022) rupiah sempat ditutup melemah 0,17 persen ke posisi Rp15.023 per dolar AS. 

Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi dalam risetnya mengatakan, pergerakan rupiah mendapat sentimen dari keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuan BI 7 Days Reverse Repo Rate sebesar 50 basis poin menjadi 4,25 persen. 

Selain itu, kenaikan harga BBM juga dinilai akan mendorong inflasi dan meningkatkan ruang fiskal. 

“Peningkatan inflasi yang tidak diiringi dengan kebaikan upah juga akan membuat kelompok masyarakat di kelas menengah akan tertekan terutama akibat adanya peningkatan harga BBM dan potensi kebijakan peningkatan suku bunga acuan Bank Indonesia,” jelasnya, dikutip Jumat (23/9/2022). 

Lebih lanjut, Ibrahim mengatakan bahwa nilai tukar rupiah untuk perdagangan hari ini kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup melemah pada kisaran harga Rp15.000 – Rp15.060 per dolar AS. 

Sementara itu, The Fed secara resmi kembali mengerek suku bunga acuan sebesar 75 basis poin (bps) pada pertemuan FOMC yang digelar baru-baru ini.

Target kenaikan suku bunga The Fed sekarang berada di level tertinggi sejak 2008, dan proyeksi baru menunjukkan suku bunga akan naik ke kisaran 4,25 persen-4,5 persen pada akhir 2022 dan berakhir pada 2023 di kisaran 4,5 persen-4,75 persen.

Baca jugaDollar ke Rupiah Hari Ini Tertekan Terus, Bertengger di Rp15 Ribuan

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com.

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

Iklan

ARTIKEL TERBARU