30.1 C
Jakarta
Senin, 15 April, 2024

Ekonomi 2024 Lebih Lemah Menurut Perkiraan BI, Ini Penyebabnya

JAKARTA, duniafintech.com – Ekonomi 2024 lebih lemah diperkirakan daripada kondisi pada 2023 lalu. Hal itu dipengaruhi oleh masih besarnya ketidakpastian ekonomi global saat ini, termasuk masalah geopolitik, perang di Ukraina dan Gaza yang masih berlangsung serta resesi di sejumlah negara dan pelemahan ekonomi di China.

Bank Indonesia (BI) memperkirakan pertumbuhan ekonomi global pada 2024 hanya akan mencapai 3%, sedangkan 2023 masih di level 3,1%.

“Saat ini kami perkirakan 2024 itu memang lebih rendah dari 2023,” ucap Deputi Gubernur BI Juda Agung dalam acara Economic Outlook 2024 CNBC Indonesia terkait ekonomi 2024 lebih lemah, dikutip pada Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Sandiaga Uno Sebut Ekonomi Kreatif Sumbang Rp 1.300 Triliun Devisa Negara

ekonomi 2024 lebih lemah

Ekonomi 2024 Lebih Lemah

Kendati ekonomi 2024 lebih lemah, BI memperkirakan, laju pertumbuhan ekonomi global 2024 lebih kuat dibandingkan perkiraan sebelumnya, yakni hanya 2,8%. Ini yang menyebabkan cara pandang BI terhadap kondisi ekonomi global saat ini ialah cautiously optimistic, atau waspada tapi tetap optimistis terhadap pemulihan.

“Global saya kira kita mungkin cautious optimistic,” tegas Juda Agung terkait ekonomi 2024 lebih lemah.

Baca juga: Hasil Rapat Kabinet, Jokowi Target Ekonomi 2025 Tumbuh 5,6 Persen

ekonomi 2024 lebih lemah

Aspek cautiousnya, imbuhnya, terkait ekonomi 2024 lebih lemah, adalah eskalasi ketegangan geopolitik yang masih berlanjut juga dapat mengganggu rantai pasokan. Kondisi itu berpotensi meningkatkan harga komoditas pangan dan energi, serta menahan laju penurunan inflasi global.

Perkembangan ini, terkait ekonomi 2024 lebih lemah, mengakibatkan ketidakpastian di pasar keuangan dunia masih tinggi. Sementara itu sisi optimistis nya berasal dari masih kuatnya kinerja ekonomi Amerika Serikat (AS) dan India sejalan dengan konsumsi dan investasi yang tinggi.

“Karena AS ternyata lebih kuat dari yang kita perkirakan baik itu dari sisi tenaga kerja dan lain sebagainya, ekonominya sangat strong,” jelas Juda.

ekonomi 2024 lebih lemah

Baca juga: Sri Mulyani Sebut Ekonomi Global 2024 Masih Diproyeksi Lemah

Baca terus berita fintech Indonesia dan kripto terkini hanya di duniafintech.com

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE