27.3 C
Jakarta
Kamis, 4 Juni, 2020

Gubernur Bank Sentral EMEAP Sepakati Penguatan Koordinasi Kebijakan

duniafintech.com – Executives’ Meeting of East Asia and Pacific Central Banks (EMEAP) atau pertemuan eksekutif Bank Sentral Asia Timur dan Pasifik, menyepakati penguatan koordinasi kebijakan dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi dan keuangan global di tengah meningkatnya proteksi perdagangan.

Baca juga: Respons BI Terhadap Meningkatnya Digitalisasi

Dikutip dari situs resmi BI, dalam pertemuan yang dihelat di Shenzhen, Tiongkok tersebut, para Gubernur bank sentral sepakat bahwa meningkatnya tensi perdagangan berdampak terhadap ekonomi global, sehingga diperlukan komunikasi dan diskusi terkait perumusan kebijakan Bank Sentral yang efektif guna memperkuat ketahanan ekonomi dan stabilitas sistem keuangan di kawasan.

Pada kesempatan yang sama, Deputi Gubernur Bank Indonesia, Dody Budi Waluyo menyampaikan 2 (dua) langkah yang ditempuh Bank Indonesia dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global. Pertama, bauran kebijakan yang meliputi kebijakan moneter, makroprudensial dan sistem pembayaran disertai upaya pendalaman pasar keuangan dan peningkatan peran ekonomi dan keuangan syariah. Kedua, koordinasi dan komunikasi kebijakan, baik dengan Pemerintah dan otoritas lainnya maupun penguatan kerjasama di antara Bank Sentral di kawasan.

Baca juga: BI: Jumlah Uang Beredar Per Juli 2019 Rp5.937,5 Triliun

Selain itu, Dody juga menekankan pentingnya Bank Sentral di kawasan bekerja sama dan berkolaborasi dengan lembaga internasional untuk mengantisipasi perkembangan teknologi finansial yang pesat dan memitigasi dampaknya terhadap stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan termasuk terhadap transmisi kebijakan bank sentral.

Lebih lanjut, para Gubernur bank sentral juga mendiskusikan upaya untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi masing-masing negara di tengah perlambatan ekonomi global, termasuk perlunya mendukung pengembangan UMKM dan sustainable finance serta upaya otoritas menyikapi perkembangan teknologi finansial yang pesat dan fragmentasi di pasar keuangan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Aman Ajukan Pinjaman Online Agar Terhindar dari Penipuan

DuniaFintech.com - Pertumbuhan pinjaman online sangat luar biasa dalam beberapa tahun terakhir. Fintech pinjaman bertambah beberapa kali lipat hanya dalam waktu singkat....

Rangkuman Kabar Startup Jelang Kuartal 2 Tahun 2020

DuniaFintech.com - Memasuki penghujung kuartal 2 tahun 2020, industri usaha rintisan (startup) mengalami gejolak, beberapa di antaranya harus menghentikan sementara aktivitasnya, bahkan...

Penetrasi Fintech di Indonesia Berpotensi Meningkat! Ini Alasannya

DuniaFintech.com - Penetrasi fintech sebagai inovasi pada layanan keuangan disebut-sebut akan terus meningkat seiring dengan stabilnya pertumbuhan industri tersebut. Laporan teranyar e-Conomy...

Memanfaatkan Artificial Intelligence, Grab dan Google Hadirkan Layanan Ini

DuniaFintech.com - Grab bekerja sama dengan Google meluncurkan sebuah fitur dengan memanfaatkan teknologi artificial intelligence. Layanan yang memanfaatkan teknologi artificial intelligence ini diberi nama Grab...

Sejumlah Perusahaan Pinjaman Online ini Dulang Keuntungan Ditengah Pandemi

DuniaFintech.com - Pandemi corona berdampak terhadap banyak sektor, termasuk ekonomi. Namun, transaksi di aplikasi pinjaman online baik pembayaran maupun pinjaman (lending) melonjak...
LANGUAGE