24.7 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

Fintech Lending jadi Titik Terang untuk Kalangan Non Nasabah

duniafintech.com – Inovasi dari teknologi pinjaman keuangan atau fintech lending menjadi solusi untuk menjangkau masyarakat yang tidak memiliki akses perbankan (non nasabah). Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjelaskan terdapat ratusan juta masyarakat dari beragam profesi, seperti nelayan, petani dan pengrajin yang membutuhkan pinjaman.

OJK pun meminta pengembang fintech untuk terus bertambah lantaran dinilai menciptakan kesejahteraan dan keadilan untuk kalangan non nasabah mendapatkan permodalan usaha.

Inklusi keuangan di Indonesia terhitung rendah, dalam arti kata lain penduduk dewasa yang memiliki rekening sangat sedikit dibandingkan beberapa daerah di Asia Timur dan Pasifik. Hal ini disampaikan World Bank Global Findex yang menyebut warga Tanah Air yang memiliki rekening bank hanya mencapai 48,9%.

Baca juga:

Fintech Lending Dukung Inklusi Keuangan

Hadirnya fintech lending dinilai mampu menjawab permasalahan inklusi keuangan. Hal ini senada dengan tujuan pemerintah yang bertujuan meningkatkan inklusi keuangan hingga 75%.

Enny Sri Hartati, Direktur Eksekutif INDEF menjelaskan fintech lending dapat meningkatkan produktifitas untuk para pengusaha pemula. Kemudahan serta kecepatan dimulai dengan tenor harian membuat inovasi ini cocok untuk membantu sektor UMKM yang tidak terjamah oleh bank.

Di sisi lain, fintech lending mampu kontribusi besar terhadap perekonomian negara. Hal ini dikemukakan oleh INDEF dan Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) yang menyebut telah menyumbang sebesar Rp60 triliun untuk Produk Domestik Bruto (PDB).

-Fauzan-

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli...

Like It, Dorong Literasi Keuangan Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar...

Sebanyak 66% Konsumen di Asia Tenggara Tertarik dengan Bank Digital

Survey Visa menungkapkan bahwa 66% konsumen di Asia Tenggara tertarik pada bank digital. Dua negara tertinggi adalah Thailand 83% dan Filipina 81%. Laporan dari...

Survey Visa : 85% Konsumen di Asia Tenggara Cashless, Indonesia Bagaimana?

Survey Visa mengungkapkan bahwa sebanyak 85% konsumen di Asia Tenggara mengadopsi pembayaran tanpa uang tunai atau cashless. Dari hasil survey Singapura (98%), Malaysia (96%)...

FinAccel, Perusahaan Induk Kredivo Siap Melantai di Bursa Nasdaq

FinAccel, perusahaan induk dari platform fintect P2P Lending Kredivo, berencana untuk go public di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat. FinAccel akan akuisisi dengan...
LANGUAGE