29.5 C
Jakarta
Sabtu, 6 Juni, 2020

Fintech Lending Wujudkan Keadilan Ekonomi Bagi UMKM

duniafintech.com – Indonesia memiliki ekosistem fintech P2P Lending yang unik karena pendekatan pasar dan peraturannya. Kontribusi dari fintech lending dapat mempercepat dan mempromosikan inklusi keuangan serta mewujudkan keadilan ekonomi bagi para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM)

Dalam acara Indonesia Fintech Summit & Expo 2019 yang digelar di Jakarta Covention Center, Ketua Otoritas Jasa Keuangan Indonesia (OJK) Wimboh santoso menjelaskan berdasarkan data OJK pada tahun 2018, fintech lending memberikan akses pembiayaan kepada lebih dari 600.000 individu serta menciptakan lebih dari 200.000 lapangan pekerjaan.

Baca Juga : Youtuber Nicholas Merten Prediksi Bitcoin dan Altcoin Tumbuh Pesat

Wimboh menambahkan total pinjaman yang dicairkan meningkat sebesar 606% dari maret 2018 hingga maret 2019. Pertumbuhan yang sangat signifikan ini tak lepas dari tantangan pasar dan peraturan, seperti meningkatnya kredit bermasalah (NPL), meningkatnya jumlah pemain illegal, serta meningkatnya publikasi yang buruk terkait dengan praktik pengumpulan utang dan privasi data di media, yang memengaruhi kepercayaan pelanggan. Dan tantangan seperti itulah yang membutuhkan sinergi dan kolaborasi dari regulator, asosiasi dan pemain pinjaman fintech untuk memastikan pertumbuhan industri yang berkelanjutan di masa depan.

Melalui fintech lending, kebutuhan permodalan mikro yang tidak bisa dilayani oleh perbankan konvensional dapat dipenuhi. Marketplace P2P lending memberikan kesempatan kepada pemodal (investor) untuk memilih sendiri portofolio calon peminjam yang ingin didanai. Hal tersebut menciptakan demokrasi ekonomi, memberikan kesempatan bagi mereka yang ditolak oleh sistem perbankan untuk tetap dapat berpartisipasi dalam perekonomian, inklusi keuangan yang sesungguhnya.

Baca Juga : Soal Database UMKM, Digital Platform Lebih Hebat dari Pemerintah

Data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini ada 127 P2P Lending dan melayani 15 juta peminjam. Angka ini masih jauh dari total kebutuhan. Fintech P2P lending memiliki kontribusi yang cukup besar bagi Indonesia dan bisa berkontribusi Rp 60 triliun terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia. fintech lending membantu memberikan pinjaman modal kepada UMKM serta pengentasan kemiskinan angkanya ada di 177 ribu angka kemiskin dilayani fintech lending.

-Vidia Hapsari-

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Prediksi Bitcoin Tahun 2020, Ini Analisa Bloomberg

DuniaFintech.com - Setelah Bitcoin Halving Day pada 12 Mei 2020 terjadi, kabar terkait prediksi bitcoin semakin banyak dicari. Prediksi bitcoin di tahun 2020...

Waktunya Cuan! Nilai Tukar Rupiah Berada Dibawah 14.000

DuniaFintech.com - Nilai tukar Rupiah dikabarkan menguat dan tembus dibawah 14.000. Kabar ini disampaikan melalui cuitan sebuah wadah informasi digital keuangan, Big...

Terdaftar di OJK, Inilah 3 Pinjaman Online dengan Layanan Langsung Cair

DuniaFintech.com - Saat ada situasi mendesak yang membutuhkan dana ekstra, sementara simpanan dana darurat tak memadai, pinjaman online dengan layanan langsung cair dapat menjadi...

Kedutaan Dukung Startup Fintech Inggris Investasi di Tanah Air

DuniaFintech.com - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) London memberikan saran kepada startup fintech di Inggris untuk menanamkan permodalannya di Tanah Air. Hal...

DanaLaut

Tentang DanaLaut DanaLaut adalah platform yang mempertemukan Peminjam dengan Pendana secara langsung dan menjadi perantara yang mengurus akad...
LANGUAGE