27.2 C
Jakarta
Kamis, 26 Mei, 2022

Grab Memilih Wirecard untuk Lanjutkan Disrupsi Digital di 3 Negara Asia

duniafintech.com – Wirecard memasuki babak kemitraan pembayaran dengan Grab, aplikasi super terkemuka di Asia Tenggara. Grab memilih Wirecard untuk memproses transaksinya di GrabPay, melalui platform perdagangan keuangan digitalnya di negara Grab yang beroperasi, yaitu diawali oleh Malaysia, Filipina, dan Singapura.

Melalui kerjasama ini, Wirecard akan memproses transaksi kartu untuk GrabPay melalui platform perdagangan keuangan digitalnya dan akan memperluas GrabPay ke lebih banyak pedagang untuk memperluas penerimaan metode pembayaran seluler. Dompet digital milik Grab ini merupakan salah satu e-wallet populer di Asia Tenggara yang telah diterima lebih dari 600 ribu merchant dan Usaha Kecil Menengah (UKM).

Dilansir dari laman fintechnews.sg , Georg von Waldenfels selaku Executive Vice President Group Pengembangan Bisnis di Wirecard menyatakan “sungguh suatu kehormatan Grab memilih Wirecard untuk bermitra. bersama-sama, kami bertujuan untuk terus mengganggu industri pembayaran, teknologi, dan mobilitas dengan solusi inovatif yang dapat meningkatkan kehidupan jutaan orang.”

Menurut survei konsumen Wirecard global baru-baru ini, lebih dari 90% konsumen di Asia Tenggara telah menggunakan pembayaran digital baik di dalam toko maupun online. Dompet seluler hampir dua kali lebih populer di kawasan ini daripada di seluruh dunia, dengan 44% memilihnya secara teratur sebagai metode pembayaran dibandingkan dengan rata-rata global 25%.

Baca Juga:

Reuben Lai, Senior Managing Director Grab Financial Group, menambahkan bahwa Grab memilih Wirecard saat kami maju dalam perjalanan membangun ekonomi tanpa uang tunai untuk jutaan bisnis di Asia Tenggara. Solusi pembayaran mobile inovatif Wirecard tidak hanya akan melengkapi platform e-wallet GrabPay kami, tetapi juga menawarkan peluang bisnis dan konsumen untuk bertransaksi dengan keamanan, kenyamanan, dan fleksibilitas yang lebih besar.

Baru-baru ini mereka membuat langkah untuk memperluas penawarannya, termasuk peluncuran kartu pembayaran digital dan fisik yang tak terhitung jumlahnya baru-baru ini dalam kemitraan dengan raksasa pembayaran global Mastercard. GrabPay juga mengatakan pihaknya berencana untuk terus menambahkan fitur ke e-wallet dan kartu baru dalam upaya untuk menjadi pemimpin fintech regional.

Menurut Tech in Asia, GrabPay adalah salah satu pemain e-wallet yang dipilih oleh dana kekayaan negara Malaysia Khazanah Nasional Berhad untuk berpartisipasi dalam inisiatif e-Tunai Rakyat senilai US $ 109 juta, yang bertujuan untuk mendorong penggunaan pembayaran tanpa uang tunai di negara ini.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Cara Jadi UMKM Binaan Pertamina, Berpeluang Dapat Pinjaman hingga Rp 250 Juta

JAKARTA, duniafintech.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmen mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.  Pelaku usaha kecil yang masih kebingungan mendapatkan modal...

Bujuk Elon Musk, Luhut Sodorkan Kawasan Industri Hijau Kaltara Buat Investasi Tesla

JAKARTA, duniafintech.com - Tesla bakal segera masuk ke ekosistem kendaraan dan baterai listrik Indonesia. Negosiasi investasi dari perusahaan milik miliarder Elon Musk itu dipimpin...

Waspada! Perusahaan Jual Beli Kripto Ini Ilegal, Binance Juga Tak Berizin 

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat mesti waspada, terbaru, ada perusahaan jual beli Kripto di Indonesia yang ilegal alias tak berizin.  Investasi uang kripto saat ini menjadi...

Kasusnya Diusut, Polisi Sebut Ada Karyawan Terraform yang Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

JAKARTA, duniafintech.com - Unit Investigasi Kejahatan Dunia Maya Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengumumkan pada Senin, bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan penggelapan oleh...

Nilai Kripto Sedang Lesu, Ukraina Putar Otak Cari Dana Perang

JAKARTA, duniafintech.com - Ukraina berencana terus memanfaatkan investor kripto untuk membantu mengumpulkan dana. Meskipun kondisi anjloknya mata uang virtual ini sempat mengganggu upaya penggalangan...
LANGUAGE