25.6 C
Jakarta
Minggu, 26 Juni, 2022

Kontroversi John McAfee dan Jejaknya di Dunia Kripto Aset

duniafintech.com – Apa yang pertama kali terbayang di benak Anda ketika mendengar nama John McAfee? Ya, apalagi kalau bukan anti virus McAfee. McAfee merupakan kreator dari anti virus komersial pertama di dunia. Selain terkenal karena berbagai penemuan dan kreasi perangkat lunaknya, nama McAfee cukup populer di kalangan para pencinta kripto aset.

McAfee merupakan seorang programmer komputer sekaligus pebisnis. Dia mendirikan perusahaannya McAfee Associates pada tahun 1987 dan menjalaninya sampai tahun 1994 saat ia memutuskan resign dari perusahaan.

Perusahaan ini dibeli oleh Intel pada tahun 2011 dan berjalan kembali pada tahun 2017 dengan TPG Capital sebagai pemilik saham mayoritas, meskipun perangkat lunak yang mereka hasilkan tetap menggunakan nama McAfee. Kekayaan McAfee memuncak pada tahun 2007 pada $ 100 juta, sebelum investasinya anjlok dalam krisis keuangan 2007-2008.

Baca Juga:

McAfee dan Pendapat-pendapat Kontroversialnya Terkait Kripto Aset

John McAfee adalah salah satu orang paling kontroversial di industri kripto. Dia telah membangun reputasi sebagai pengembang perangkat lunak berbakat dan terampil yang bekerja di perusahaan terkenal di dunia seperti NASA, Univac, dan Xerox. Pada tahun 1987 ia mendirikan McAfee Associates, salah satu perusahaan teknologi keamanan terdedikasi terbesar. Peretas berusaha meretas komputer pribadinya secara terus-menerus karena pengembangannya yang canggih di bidang anti-virus. 

Terlepas dari prestasi McAfee di bidang pengembangan komputer, perilaku dan retorikanya menjadi perhatian besar. Pada 2009, setelah krisis keuangan global, kekayaannya menurun dari $ 100 juta menjadi $ 4 juta. Karena itu, ia harus pindah ke Belize karena pajak yang rendah di daerah ini dan melanjutkan pekerjaan profesionalnya. Namun, sudah pada tahun 2012 polisi Belize memulai penyelidikan untuk McAfee sehubungan dengan pembunuhan Gregory Viant Faull, tetangga McAfee. Akhir tahun ini, John McAfee ditangkap karena menyeberangi perbatasan ilegal ke Guatemala.

John McAfee adalah investor kripto dan influencer. Dia adalah salah satu penggemar Bitcoin terbesar: dia memperkirakan bahwa pada tahun 2020 nilai Bitcoin akan naik hingga $ 1 juta; kalau tidak dia akan memakan alat vitalnya. Terlebih lagi, ia dicurigai bekerja sama dengan proyek-proyek ICO dan membayar iklan beberapa koin berharga. Meskipun demikian, John McAfee tetap menjadi salah satu influencer kripto yang pendapatnya paling banyak. Wawancaranya penuh dengan informasi yang berguna bagi para pemula kripto.

Baru-baru ini, McAfee kembali mengeluarkan pendapat kontroversial lainnya lewat cuitan di media sosial Twitter miliknya. Dikenal sebagai seorang pendukung Bitcoin garis keras, McAfee mendadak malah memberikan dukungannya pada 3 aset kripto lainnya yakni Ethereum, DAI dan Monero. Terlepas dari segala pendapat-pendapat kontroversialnya, nama McAfee tidak bisa dipisahkan begitu saja dari kemajuan teknologi saat ini.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Bursa Kripto Masih Belum Terealisasi, Langkah Mendag Zulkifli Hasan Ditunggu

JAKARTA, duniafintech.com - Keberadaan bursa kripto sebagai bagian dari ekosistem perdagangan legal aset kripto di Indonesia hingga kini belum berujung atau terealisasi.  Meski pucuk pimpinan...

Segera Siapkan Regulasi Investasi Kripto, Zulkifli Hasan Bilang Biar Lebih Aman

JAKARTA, duniafintech.com - Investasi aset kripto saat ini banyak digandrungi masyarakat Indonesia. Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus beradaptasi dengan tren ekosistem ekonomi digital itu. Hal itu...

Harga Volkswagen Polo hingga Daftar Dealernya

JAKARTA, duniafintech.com – Volkswagen Polo hingga kini masih menjadi salah satu mobil asal Jerman yang paling banyak diminati oleh masyarakat. Baik di Indonesia maupun di...

Estimasi Biaya Laparoskopi, Mahal Enggak Ya?

JAKARTA, duniafintech.com – Estimasi biaya laparoskopi di rumah sakit memang terbilang cukup menguras kantong, bahkan bisa mencapai puluhan juta. Laparoskopi sendiri adalah tindakan medis berupa...

Sesuai Syariat Islam, Begini Prinsip P2P Lending Syariah

JAKARTA, duniafintech.com - Pastinya P2P lending sudah tidak asing lagi di telinga, bukan? Seiring perkembangan zaman dan teknologi, dunia fintech syariah terus mengalami peningkatan....
LANGUAGE