35 C
Jakarta
Senin, 28 September, 2020

Anthony Di Iorio, Co-Founder Ethereum dan Investor Awal Bitcoin

duniafintech.com – Selain nama Vitalik Buterin, Ethereum masih memiliki sosok-sosok lain yang ikut andil dalam pengembangannya. Salah satunya adalah Anthony Di Iorio. Anthony Di Iorio adalah wirausaha Kanada yang dikenal sebagai co-founder Ethereum dan investor awal dalam Bitcoin. Di Iorio adalah pendiri dan CEO perusahaan Blockchain, Decentral, dan dompet Jaxx yang terkait. Dia juga menjabat sebagai kepala digital pertama dari Bursa Efek Toronto. Pada bulan Februari 2018, Forbes memperkirakan kekayaan bersihnya mencapai $ 750 juta – $ 1 miliar.

Perjalanan Hidup dan Karir Awalnya

Di Iorio tumbuh dengan dua saudara kandung di utara Toronto, Ontario.  Ia lulus dengan gelar dalam bidang pemasaran dari Ryerson University. Di Iorio mulai mengembangkan situs web selama awal 1990-an, dan akhirnya memasuki pasar perumahan sewa sebagai investor dan tuan tanah di Toronto, Ontario. Pada 2012 ia menjual properti sewaannya untuk berinvestasi dalam Bitcoin, dan mulai mendirikan perusahaan di bidang cryptocurrency.

Baca juga:

Di Iorio memulai karirnya dengan bekerja di bidang pemasaran di sebuah pabrik mesin sebelum ia mulai bekerja untuk bisnis pembuatan pintu teras keluarganya di Woodbridge, Ontario. Bisnis keluarga dijual pada 2008, dan ayah Di Iorio mendukungnya ketika ia meluncurkan perusahaan pengeboran panas bumi berumur pendek. 

Anthony Di Iorio pertama kali belajar tentang Bitcoin dari podcast Free Talk Live pada 2012. Menurut The Globe and Mail, dia memiliki prinsip garis anti-otoriter dan mempertanyakan dasar-dasar ekonomi arus utama. Di Iorio membeli Bitcoin pertamanya pada hari yang sama dengan harga $ 9,73. Ia menciptakan Toronto Bitcoin Meetup Group yang mengadakan pertemuan pertamanya di sebuah pub di tahun yang sama. Pada pertemuan pertama inilah ia bertemu Vitalik Buterin yang pergi sendiri untuk menjadi pendiri Bitcoin Magazine dan salah satu pencipta asli Ethereum.  Ketika pertemuan semakin banyak didatangi orang-orang dari yang tadinya hanya 8 menjadi ratusan, Di Iorio lantas membentuk Bitcoin Alliance of Canada.

Pada 2013 Di Iorio mendirikan ekstensi Bitcoin wallet Chrome yang disebut KryptoKit, dengan Steve Dakh, yang menciptakan aplikasi untuk browser web yang memungkinkan pengguna membayar untuk produk dan layanan menggunakan dompet cryptocurrency. Pada tahun 2014 Di Iorio ikut mendirikan platform cryptocurrency Ethereum, yang bernilai $ 7 miliar dan memiliki kapitalisasi pasar $ 1,6 miliar pada 2017. Sejak itu ia juga berinvestasi dalam beberapa mata uang lain termasuk Zcash. Etherium kemudian bergabung dengan Buterin, Erik Voorhees, dan Roger Ver pada 2014.

Berkarir di TSX

Pada Januari 2016, TMX Group merekrut Anthony Di Iorio sebagai kepala digital pertama dari Toronto Stock Exchange (TSX). Pada bulan Februari 2016, Di Iorio mengumumkan peluncuran Jaxx, platform terpadu yang menyediakan layanan dompet untuk Bitcoin dan Ethereum. Dia meninggalkan posisinya di TSX untuk fokus pada Jaxx. Di Iorio adalah pendiri dan menjabat sebagai CEO dari Decentral Inc., pengembang Jaxx. 

Di Iorio juga terlibat dalam pengembangan sistem peringkat untuk penawaran koin awal dan berusaha menyatukan berbagai cryptocurrency ke dalam satu ekosistem finansial. Dalam serangkaian artikel yang diterbitkan pada Februari 2018, Forbes menyebut Di Iorio di antara daftar 20 orang terkaya dalam bidang cryptocurrency.

(DuniaFintech/Dita Safitri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Seberapa Penting Pemanfaatan Teknologi di Bidang Asuransi? Simak!

DuniaFintech.com - Kemajuan dan digitalisasi melalui teknologi dinilai mampu mengubah sektor industri asuransi. Setidaknya hal itulah yang dikatakan oleh Presiden Direktur Mandiri...

Targetkan Milenial, MCAS Bersama Telkomsel Luncurkan DigiSaham Berbasis Whatsapp

Duniafintech.com - PT M Cash Integrasi Tbk, perusahaan distribusi digital  di Indonesia, MCAS mengumumkan peluncuran DigiSaham, platform informasi saham real-time berbasis WhatsApp...

Aplikasi TikTok Paling Banyak Diunduh Warga Indonesia Saat Pandemi

Duniafintech.com - Pada periode Agustus 2020, aplikasi selain non-game, TikTok paling banyak diunduh warga Indonesia. Data yang dirilis Sensor Tower menunjukkan jumlah...

Aplikasi Cicilan Tanpa Kartu Kredit ini Memudahkan Anda Dalam Bertransaksi Online, Ini Pilihannya

Duniafintech.com - Cicilan tanpa kartu kredit adalah salah satu produk Fintech yang popular saat ini. Hadirnya fintech dengan aplikasi kredit online yang...

Layanan Permodalan dan Pinjaman Online Untuk Petani? Simak Disini!

DuniaFintech.com - Layanan keuangan berbasis teknologi (fintech) di Indonesia telah beragam. Hingga kini, terdapat berbagai permodalan dan pinjaman untuk berbagai profesi seperti...
LANGUAGE