27.3 C
Jakarta
Kamis, 5 Maret, 2026

Harga Bitcoin Hari Ini, Melanjutkan Rally Naik Sekitar 7%

Harga Bitcoin hari ini, Kamis 5 Maret 2026, melonjak dan bertahan di atas level 72.000 dollar AS dalam 24 jam terakhir.

Mengutip data dari CoinMarketCap, Kamis (5/3/2026) pukul 11.03 WIB, harga Bitcoin hari ini menguat 6,96 persen ke level 72.495,75 dollar AS. Setelah raja aset kripto itu sebelumnya sempat bergerak di kisaran 67.800 dollar AS.

Data yang dihimpun oleh Bloomberg juga menunjukkan bahwa investor telah mengalirkan hampir 700 juta dollar AS ke dalam exchange-traded fund (ETF) Bitcoin di Amerika Serikat sepanjang Maret ini.

Pasar Mulai Pulih Setelah Ketegangan Geopolitik

harga bitcoin hari ini

Stabilisasi harga Bitcoin terjadi ketika pasar global mulai pulih setelah sempat dilanda kekhawatiran akibat konflik antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat. Konflik tersebut memicu kekhawatiran akan gangguan perdagangan global serta potensi peningkatan tekanan inflasi.

Pada awal pekan ini, Bitcoin terlihat relatif lebih stabil dibandingkan sejumlah aset lain yang mengalami aksi jual besar-besaran ketika pasar kembali dibuka setelah serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada akhir pekan lalu.

Namun pada Kamis, sejumlah pasar saham di Asia mulai menunjukkan pemulihan signifikan. Indeks Kospi Korea Selatan melonjak sekitar 11 persen, sementara indeks Nikkei 225 Jepang menguat 4,2 persen.

Likuiditas Global Dorong Penguatan Harga Bitcoin Hari Ini

harga bitcoin hari ini

CEO bursa kripto OKX Singapura, Gracie Lin, mengatakan bahwa ketidakpastian makroekonomi dan meningkatnya konflik di Timur Tengah membuat pasar mulai memperhitungkan kemungkinan kebijakan keuangan yang lebih longgar.

“Ketika ekspektasi likuiditas berubah, Bitcoin biasanya merespons secara lebih kuat. Itu menjelaskan mengapa kita melihat penguatan harga pada level ini,” ujar Lin.

Sementara itu, salah satu pendiri hedge fund DACM, Richard Galvin, menilai premium harga Bitcoin di platform Coinbase yang sebelumnya berada pada posisi diskon pada Minggu lalu kini menjadi sinyal bahwa sentimen bullish mulai kembali muncul di pasar Amerika Serikat.

Baca juga : 

Investasi Memecoin di Indodax: Peluang Cuan Tinggi atau Sekadar Hype?

Bitcoin Ungguli Kinerja Emas

Dalam beberapa hari terakhir, Bitcoin bahkan mampu mengungguli kinerja emas yang selama ini sering dibandingkan dengan aset kripto tersebut sebagai instrumen lindung nilai.

Sejak Jumat, sehari sebelum serangan terjadi, harga emas tercatat turun hampir 2 persen, sementara Bitcoin justru naik hampir 12 persen dalam periode yang sama.

Padahal dalam beberapa bulan terakhir tren yang terjadi justru sebaliknya, di mana harga emas berulang kali mencetak rekor tertinggi sementara Bitcoin mengalami penurunan.

Reli kripto sendiri sempat terhenti setelah aksi jual besar pada Oktober lalu, tidak lama setelah Bitcoin mencapai rekor harga di atas 126.000 dollar AS. Sejak saat itu, nilai Bitcoin telah turun lebih dari 40 persen.

Sentimen Pasar Kripto Mulai Membaik

harga bitcoin hari ini

Sebelum konflik terbaru di Timur Tengah, investor cenderung mengalihkan dana ke berbagai aset lain. Namun ketidakpastian mengenai durasi perang membuat sebagian pelaku pasar kembali mencari aset lindung nilai.

Sepanjang Maret ini saja, investor telah mengalirkan hampir 700 juta dollar AS ke ETF Bitcoin di Amerika Serikat, menurut data Bloomberg.

Salah satu pendiri Orbit Markets, Caroline Mauron, mengatakan bahwa sentimen di pasar kripto mulai kembali membaik.

“Sentimen di dunia kripto kembali bullish. Perdagangan mungkin masih bergejolak karena ketegangan geopolitik dan ketidakpastian makro, tetapi untuk saat ini pasar tampaknya sudah mulai berbalik arah,” katanya.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU