33.3 C
Jakarta
Selasa, 14 April, 2026

Harga Bitcoin Melonjak ke Arah US$75.000 di Tengah Ketegangan AS–Iran

Harga Bitcoin melonjak tajam mendekati level US$75.000 pada pertengahan April 2026, didorong oleh meningkatnya ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Selat Hormuz.

Lonjakan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump memerintahkan blokade Selat Hormuz, yang langsung memicu reaksi besar di pasar kripto.

Short Squeeze Picu Lonjakan Cepat

harga bitcoin

Pergerakan harga Bitcoin terjadi sangat cepat:

  • Dari US$70.741 → US$74.900+ dalam hitungan jam
  • Jutaan posisi short dilikuidasi
  • Trader beralih dari bearish ke bullish

Kondisi ini dikenal sebagai short squeeze, di mana:

  • Banyak trader bertaruh harga turun
  • Namun harga justru naik → memaksa mereka menutup posisi
  • Penutupan tersebut mempercepat kenaikan harga

Sinyalnya sudah terlihat sebelumnya melalui:

  • Funding rate negatif
  • Penumpukan posisi short menjelang akhir pekan

Bitcoin Jadi “Safe Haven” di Tengah Krisis

harga bitcoin

Awalnya, berita blokade Selat Hormuz menekan aset berisiko. Namun dengan cepat:

  • Investor beralih ke Bitcoin
  • BTC dianggap sebagai aset lindung nilai alternatif
  • Tidak terpengaruh langsung oleh jalur energi atau sanksi

Selat Hormuz sendiri adalah jalur vital:

  • Mengalirkan ~20% pasokan minyak dunia
  • Gangguan di sini langsung memicu volatilitas global

Uji Batas Atas Konsolidasi 2 Bulan

Secara teknikal, harga Bitcoin kini menguji area penting:

  • Range konsolidasi: US$65.000 – US$75.000
  • Terbentuk sejak Februari 2026
  • Setelah ATH di atas US$126.000 (Oktober 2025)

Level US$75.000 menjadi kunci karena:

  • Banyak posisi short terkonsentrasi di area ini
  • Breakout bisa memicu kenaikan lanjutan

Target analis:

  • US$75.000 – US$80.000 (jangka pendek)

Dukungan dari Investor Institusi

harga bitcoin

Selain faktor teknikal dan geopolitik, ada dukungan kuat dari sisi fundamental:

  • Arus masuk ke ETF Bitcoin spot meningkat
  • Investor institusi terus akumulasi
  • Support kuat di area US$68.000 – US$70.000

Permintaan ini membantu:

  • Menahan penurunan
  • Menjadi “lantai harga” (price floor)

Harga Bitcoin : Risiko Masih Mengintai

Meski tren positif, ada beberapa risiko utama:

  • Inflasi meningkat akibat lonjakan harga minyak
  • Potensi penundaan penurunan suku bunga oleh Federal Reserve
  • Tekanan jual menjelang musim pajak (15 April di AS)

Faktor-faktor ini bisa:

  • Menahan kenaikan
  • Atau memicu koreksi jangka pendek

Kesimpulan

Lonjakan Bitcoin menuju US$75.000 menunjukkan kombinasi kuat antara:

  • Short squeeze besar-besaran
  • Ketegangan geopolitik global
  • Dukungan institusional melalui ETF

Namun, level US$75.000 adalah area krusial. Jika berhasil ditembus dengan volume kuat, peluang menuju US$80.000 semakin terbuka.

Sebaliknya, jika gagal breakout, Bitcoin bisa kembali bergerak dalam fase konsolidasi—dengan volatilitas tinggi yang dipicu oleh perkembangan konflik global.

Iklan

mau tayang di media lain juga

ARTIKEL TERBARU