26.2 C
Jakarta
Jumat, 1 Juli, 2022

Harga Kripto 22 Juni 2022 Mulai Bergairah, Bitcoin Cs Bertengger di Zona Hijau

JAKARTA, duniafintech.com – Harga kripto tampak mulai bergairau. Bitcoin dan kripto jajaran teratas mengalami pergerakan harga yang kompak pada perdagangan Rabu (22/6/2022) pagi. 

Mayoritas kripto jajaran teratas ini berhasil kembali menguat dan bertengger di zona hijau.

Berdasarkan data dari Coinmarketcap, Rabu pagi 22 Juni 2022, kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, Bitcoin (BTC) menguat 2,47 persen persen dalam 24 jam, tetapi masih melemah 3,66 persen dalam sepekan.

Saat ini, harga bitcoin berada di level USD 20.820 per koin atau setara Rp 308.8 juta (asumsi kurs Rp 14.833 per dolar AS). 

Kemudian harga Kripto Ethereum (ETH) juga berhasil menguat hari ini. Selama 24 jam terakhir, ETH naik 2,63 persen, tetapi masih melemah 4,42 persen dalam sepekan. Dengan begitu, saat ini ETH berada di level USD 1.124 per koin. 

Kripto selanjutnya, Binance coin (BNB) juga kembali menguat. Dalam 24 jam terakhir BNB menguat 3,07 persen dan 1,19 persen sepekan. Hal itu membuat BNB dibanderol dengan harga USD 220,19 per koin. 

Kemudian Cardano (ADA) pagi ini harus terkoreksi tipis. Dalam satu hari terakhir ADA turun sedikit 0,65 persen. Namun masih menguat 1,65 persen sepekan. Dengan begitu, ADA berada pada level USD 0,4776 per koin.

Adapun Solana (SOL) kembali rebound pagi ini. Sepanjang satu hari terakhir SOL menguat 6,03 persen dan 27,16 persen sepekan. Saat ini, harga SOL berada di level USD 36,08 per koin.

XRP juga turut menghijau pagi ini. XRP naik 2,63 persen dalam 24 jam terakhir dan 4,43 persen dalam sepekan. Dengan begitu, XRP kini dibanderol seharga USD 0,3276 per koin. 

Stablecoin Tether (USDT) dan USD coin (USDC), pada hari ini sama-sama menguat 0,01 persen. Dengan begitu membuat USDT berada di level USD 0,9991 dan USDC dihargai USD 1,00.

Sedangkan harga kripto Binance USD (BUSD) menguat 0,20 persen dalam 24 jam terakhir, membuat harganya masih bertahan di USD 1,00

Adapun untuk keseluruhan kapitalisasi pasar kripo menguat pada hari ini yaitu di level USD 919,5 miliar yang pada hari sebelumnya berada di level USD 895,7 miliar. 

Melansir Liputan6.com, sebelumnya, Cryptocurrency terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar, Bitcoin baru-baru ini diperdagangkan sekitar USD 20.400 atau sekitar Rp 302,2 juta, datar selama 24 jam terakhir. 

Bitcoin berhasil melonjak sejak Senin setelah pada akhir pekan terjebak di zona merah akiba berita ekonomi, geopolitik dan industri yang buruk yang telah menjangkiti semua aset digital, meskipun pasar tetap gelisah.

Baca juga: Lihat Perbandingan Triv vs Indodax, Mana yang Lebih Cocok Buat Investor Pemula? 

Analis investasi dan pasar senior untuk perusahaan jasa keuangan Hargreaves Lansdown, Susannah Streeter mengatakan Bitcoin masih diliputi oleh angin kekhawatiran karena para investor melarikan diri dari aset kripto, mereka menjauh dari aset berisiko.

“Meskipun kripto telah menderita akibat volatilitas ekstrem di masa lalu, indikasinya adalah penurunan ini mungkin tidak dapat dibalikkan dalam waktu dekat dan musim dingin kripto dapat menetap,” ujar Streeter dikutip dari CoinDesk

Investor kripto sampai saat ini tetap khawatir tentang inflasi, gejolak geopolitik dan prospek resesi global. Minyak mentah Brent, ukuran pasar energi yang harganya telah meningkat tajam sejak invasi Rusia ke Ukraina. 

Namun, kripto menerima sedikit kabar baik ketika CEO pertukaran cryptocurrency yang berbasis di Hong Kong Hoo.com menulis cuitan pada Senin pagi perusahaannya akan membuka penarikan untuk beberapa token setelah mengumumkan pada Minggu di sebuah posting blog akan menunda penarikan selama 24 hingga 72 jam. 

Di sisi lain Indeks saham utama bercampur dengan Nikkei Jepang turun beberapa fraksi poin persentase, tetapi Hang Seng Hong Kong naik sedikit setelah China mempertahankan suku bunga pinjaman satu dan lima tahun tetap utuh. Stoxx 600 Eropa naik 0,9 persen, meskipun ada laporan harga produsen Jerman naik 33 persen bulan lalu.

Baca juga: Binance vs Indodax Dua Platform Jual Beli Kripto Raksasa, Manakah yang Lebih Baik? 

Baca jugaKelas Standar BPJS Kesehatan, Apa Saja Fasilitas Ruang Inapnya?

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Apa Itu Payment Gateway: Manfaat & Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Apa itu payment gateway dan contohnya? Buat para pelaku bisnis, istilah ini tentunya sudah tidak asing lagi di telinga mereka. Sistem PaymentGateway...

Cari Pinjaman Bunga Rendah? Ini Solusinya!

JAKARTA, duniafintech.com – Pada dasarnya, pinjaman bunga rendah hadir untuk memfasilitasi kebutuhan dana di masyarakat. Belakangan ini, tren menggunakan layanan pinjaman online atau pinjol cukup...

Daftar Pinjaman Online Berizin OJK per Maret 2022

JAKARTA, duniafintech.com – Daftar pinjaman online berizin OJK atau Otoritas Jasa Keuangan terbaru telah resmi dirilis pada Maret 2022 lalu. Perilisan ini dilakukan lantaran maraknya...

P2P Lending adalah — Kelebihan hingga Kekurangannya

JAKARTA, duniafintech.com – P2P Lending adalah teknologi keuangan (fintech) yang kian diminati oleh masyarakat dalam beberapa tahun belakangan. Ada 2 pendekatan dalam konsepnya, yakni sebagai...

Apa Itu Peer to Peer Lending? Begini Cara Kerjanya

JAKARTA, duniafintech.com – Ada banyak hal yang sejatinya perlu diketahui tentang apa itu peer to peer lending, termasuk hingga ke cara kerjanya. Pada dasarnya, P2P...
LANGUAGE