25.6 C
Jakarta
Senin, 15 April, 2024

Harga Cabai Melambung Tinggi, Ternyata Ini yang Jadi Biang Keroknya

JAKARTA, duniafintech.com – Harga cabai dalam beberapa waktu terakhir melonjak tajam. Tentu hal ini membuat masyarakat terkejut dan cukup kewalahan dengan harga yang tinggi. Lonjakan ini sangat terasa terutama oleh kaum hawa.

Cabai memiliki peranan penting di kebanyakan menu makanan di Indonesia. Bahkan menyentuh kisaran Rp 100 ribu sampai 120 ribu per kilogram di pasar Jakarta.

Ditambah tak lama lag umat muslim akan merayakan hari raya Idul Adha, di mana kebutuhan masyarakat terhadap cabai bakal semakin meningkat. Lalu apa penyebab harga cabai melonjak?

Dilansir dari bisnis.com, penyebab meroketnya harga cabai dikarenakan banyak tanaman cabai yang terkena hama patek dan fusarium sehingga produktivitas cabai cukup rendah.

Baca juga: KPPU Sebut Kelangkaan Pangan Jelang Ramadan Hanya Untuk Komoditas Cabai

Selain itu Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kudus misalnya, mencatat sejumlah petani di Kudus mengalami gagal panen akibat serangan virus dan jamur. Hal itu dikarenakan dampak dari cuaca kemarau basah yang terjadi saat ini.

Musim kemarau basah dengan intensitas hujan yang masih tinggi membuat tanaman rentan terkena serangan jamur dan virus, khususnya untuk tanaman hortikultura. Komoditas tanaman hortikultura yang sangat merasakan dampaknya ialah cabai dan bawang merah.

Baca juga: Industri Kripto Dicengkram Kecemasan saat Bitcoin Dekati USD 20.000, Tapi Jangan Khawatir!

Akibat cuaca kemarau basah ini, produktivitas tanaman bawang merah maupun cabai berkurang hingga 31 persen, dibandingkan musim tanam tahun sebelumnya.

Salah satu hama yang menyerang adalah hama pathek. Hama ini disebabkan oleh jamur Colletotrichum dan dapat menyerang hampir seluruh tanaman mulai dari ranting, daun, cabang hingga buah.

Tanaman yang terkena hama ini akan timbul bercak seperti melingkar berwarna cokelat. Tanaman cabai yang terkena hama ini masih bisa dipanen, namun kuantitas maupun kualitas buah rendah.

Baca juga: Stok Cabai Melimpah, Tapi Harga di DKI Jakarta Melambung hingga Rp 120 Ribu per Kilo

Baca juga: Jelang Tutup Tahun, Harga Cabai Rawit Merah Makin “Pedas”, Harga Telur Meroket

 

 

 

Penulis: Kontributor/Panji A Syuhada

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Iklan

ARTIKEL TERBARU

LANGUAGE