28.7 C
Jakarta
Sabtu, 15 Agustus, 2020

Hikmah Pandemi, Pertumbuhan UMKM Go Digital Terus Meningkat

DuniaFintech.com – Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki mencatat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang telah terhubung ke marketplace hanya 13%. Padahal, sejak pandemi pertumbuhan UMKM go digital meningkat hingga 18%. Oleh karena itu, Teten menilai pihaknya akan beralih ke ranah digitalisasi untuk mendorong pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Terlebih, ia memaparkan terdapat 18 kementerian dan 45 lembaga yang mengurusi UMKM.

Pada waktu lalu Teten mengatakan, “pertumbuhan UMKM go digital terlihat dari sudah adanya 60,66 juta rekening UMKM yang telah terhubung ke lembaga pembiayaan. Sehingga diperlukan pembenahan sistem pembiayaan UMKM yang lebih ramah dan mudah, salah satunya melalui ekonomi digital itu sendiri.”

Digitalisasi atau beralih pola perdagangan daring via marketplace menjadi salah satu solusi bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk bertahan dan menopang perekonomian Indonesia di tengah pandemic Covid-19 seperti sekarang ini. Sarana online telah menjadi sesuatu yang tak terelakan sekaligus menjadi salah satu solusi bagi para pelaku UMKM yang jumlahnya cukup besar. Tak heran jika pertumbuhan UMKM go digital terus mengalami peningkatan.

Baca Juga:

Direktur Utama PT Tata Kreasi Indonesia, H.M. Supriyadi mengatakan, merebaknya pandemi Covid-19 telah berdampak pada perubahan segmentasi pasar. Pasalnya, konsumen kini mulai membiasakan diri dengan apapun yang berbau digital atau teknologi. Selain itu, Covid-19 memberi pelajaran berharga bagi UMKM, bahwa ternyata melemahnya aktivitas ekonomi selama masa pandemi ini hanya bisa disiasati dengan teknologi.

“Tanpa teknologi, pelaku UMKM seperti tidak berkutik. Hanya perusahaan yang sudah menerapkan sistem digitalisasi yang mampu bertahan. Sebaliknya, mereka yang tidak menerapkan sistem digital siap-siap saja gulung tikar,” ujar Supriyadi.

Kendati demikian, Supriyadi menambahkan, di tengah ketidakjelasan kapan pembatasan aktifitas sekarang akan berakhir. Terlebih WHO juga telah mengumumkan bahwa Covid-19 tidak akan hilang dari dunia sampai vaksin ditemukan.

Pilihannya hanya dua, kesehatan atau perut. Kalau kesehatan yang akan off seterusnya tetapi kalau yang dilihat sisi perut, pasti sebentar lagi ada kelonggaran, akan ada banyak orang yang nekat keluar beraktivitas untuk menyelamatkan perutnya. PSBB 200 kali pun tidak akan bisa menahan dan saya pastikan setelah lebaran orang sudah akan mulai bisnisnya

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Startup Insurtech Indonesia, Berikut Daftar Perusahaan yang Bisa Jadi Pilihan Anda

DuniaFintech.com - Setelah maraknya fintech p2p lending di masyarakat Indonesia, startup Insurtech Indonesia pun tidak kalah berkembang. Startup yang bergerak di bidang Insurtech (Insurance Technology) di...

Meski Dihadapi Sentimen, Huawei Justru Merangkak di Fortune Global 500

DuniaFintech.com - Perusahaan telekomunikasi berbasis di Tiongkok, Huawei justru merangkak ke posisi 49 dalam daftar Fortune Global 500 pada 2020. Salah satu...

Modal 1 Juta tapi Bisnis Untung Berlipat, Peluang Usaha Ini Wajib Dicoba

DuniaFintech.com - Di masa pandemi Covid-19 ini, banyak masyarakat banting stir untuk mencari penghasilan tambahan dari berbisnis. Namun, tak sedikit pula yang...

Terhapus dari Sistem, Pengembang Fortnite Gugat Apple dan Android!

DuniaFintech.com - Penerbit dan pengembang game Fortnite, Epic Game bakal melayangkan gugatan hukum kepada dua jenis pengembang gawai, yakni Apple dan Android....

Aset Kripto Sebagai Investasi? Berikut Alasan Mengapa Anda Perlu Investasi Aset Kripto

DuniaFintech.com - Aset kripto kini telah menjadi pilihan investasi di masyarakat Indonesia. Lalu, apakah Anda masih ragu menjadikan aset kripto sebagai investasi?...
LANGUAGE