25.6 C
Jakarta
Selasa, 4 Oktober, 2022

Hingga Tahun 2021, Transaksi LinkAja Meningkat Hingga Empat Kali Lipat

Duniafintech.com – Pandemi Covid-19 membuat masyarakat dihadapkan dengan kesulitan yang ditimbulkan. Namun, disisi lain wabah ini membuat masyarakat mulai beradaptasi dengan teknologi. Hal inilah yang membuat transaksi LinkAja meningkat hingga empat kali lipat di tengah pandemi.

LinkAja yang merupakan produk andalan dari PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) mencatatkan sepanjang tahun 2020 hingga 2021 pengguna LinkAja meningkat hampir mencapai 65% menjadi lebih dari 61 juta pengguna, yang mana 73% penggunanya berada di area tier 2 dan 3.

Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja mengatakan, “Tahun 2020 adalah tahun yang penuh tantangan. Kami dituntut untuk bisa terus beradaptasi dan berkembang dalam menghadapi pandemi. LinkAja sangat bersyukur karena dapat bertahan, bahkan mengalami peningkatan di berbagai lini. Terbukti dengan transaksi LinkAja meningkat sebesar lebih dari empat kali lipat jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya.”

Baca Juga:

Berkah Pandemi Bagi Transaksi Keuangan

Para pelaku UMKM turut merasakan imbas dari wabah ini. Untuk itu, LinkAja bekerjasama dengan lintas sektor berusaha membantu untuk menyediakan pelatihan virtual agar UMKM beralih menggunakan sarana digital. Hal ini turut membawa peningkatan jumlah merchant UMKM yang tergabung di LinkAja sebesar dua kali lipat dibandingkan tahun 2019.

Jika sebelumnya hanya 315 ribu merchant lokal yang dapat menggunakan LinkAja, kini lebih dari 900 ribu merchant lokal di seluruh Indonesia yang sudah dapat menggunakan aplikasi ini. Tak heran jika transaksi LinkAja meningkat dan tumbuh lima kali lipat disbanding tahun sebelumnya.

Hingga saat ini aplikasi LinkAja dapat digunakan untuk layanan transportasi publik dan online, pembayaran di pertamina, membayar donasi digital, serta pembayaran ecommerce. Selain itu, pembayaran dan pembelian seperti pulsa, token listrik, tagihan rumah tangga, iuran BPJS, hingga berbagai layanan keuangan lainnya dapat menggunakan aplikasi ini.

Di tahun 2021, LinkAja akan tetap berfokus dalam mengembangkan beberapa produk layanannya agar dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Kerjasama serta kolaborasi akan tetap diperluas dalam mengembangkan ekosistem keuangan di Indonesia.

(DuniaFintech/VidiaHapsari)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Blibli.com Kembali Ajukan Rencana IPO di Tahun Ini

JAKARTA, duniafintech.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali buka suara terkait rencana Blibli.com untuk IPO/Initial Public Offering tahun ini. Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK...

Bulog Endus Perusahaan Swasta Rusak Harga Beras di Pasar

JAKARTA, duniafintech.com - Perum Bulog/Badan Urusan Logistik mengendus adanya permainan perusahaan swasta yang menyebabkan harga beras melonjak. Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso mengungkapkan perusahaan...

BSU Tahap 4 Sudah Cair, Begini Cara Cek Status Pencairannya

JAKARTA, duniafintech.com - Pemerintah memastikan program bantuan subsidi upah (BSU) tahap 4 akan diberikan kepada para pekerja atau buruh. Bantuan sebesar Rp600.000 ini akan sampai...

Cara Tarik Tunai GoPay di Alfamart, ATM BCA, & Bank Lainnya

JAKARTA, duniafintech.com – Cara tarik tunai GoPay di ATM BCA, BRI, Indomaret, dan Alfamart berikut ini tentu sangat penting diketahui. Seperti diketahui juga, GoPay merupakan...

Cara Menabung di Bank Mandiri lewat ATM dan Teller

JAKARTA, duniafintech.com – Cara menabung di Bank Mandiri pada ulasan berikut ini sangat penting untuk diketahui oleh para nasabah Mandiri. Seperti diketahui bersama, Bank Mandiri...
LANGUAGE