28.2 C
Jakarta
Jumat, 9 Desember, 2022

HSBC Berlakukan Letter of Credit pada Blockchain Pertama di Malaysia

HSBC (Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited) telah mengumumkan keberhasilan pemberlakuan letter of credit (LC) pada blockchain di Malaysia.

Dalam laporan yang dilansir dari Fintech News Malaysia terkait perkembangan pada 14 Oktober, mencatat bahwa transaksi tersebut melibatkan perusahaan pengemasan Simply Packaging yang mengimpor resin dari perusahaan kimia Singapura.

Dalam laporan tersebut juga dijelaskan, secara global ini merupakan transaksi dengan teknologi blockchain kesebelas yang dilakukan oleh perusahaan yang berdiri pada tahun 1865 tersebut dan ini termasuk pilot pertama yang dilakukan oleh HSBC cabang Malaysia. Sebelum ini, pengiriman kedelai diangkut dari Argentina ke Malaysia dan kesepakatan itu dibiayai menggunakan Letter of Credit, yang diselesaikan secara digital pada platform blockchain R3 Corda.

Baca juga :

CEO HSBC Malaysia Stuart Milne mengatakan bahwa pihaknya sangat senang telah memelopori transaksi pilot blockchain LC pertama Malaysia. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk mendukung perdagangan lintas batas dalam bisnis Malaysia menggunakan platform teknologi yang mutakhir.

Keterlibatan lembaga perbankan ini dengan blockchain dalam laporan tersebut terkait perdagangan antara Malaysia dan Singapura yang bernilai lebih dari $ 85 miliar tahun lalu. Seperti dilansir dari  Cointelegraph sebelumnya pada bulan September, pihaknya juga telah menyelesaikan transaksi letter of credit pada blockchain  berdenominasi yuan pertama dengan menggunakan platform pembiayaan perdagangan Voltron.

Sekedar informasi mengenai HSBC, dalam dunia perbankan perusahaan ini telah membuka cabang pertama di Indonesia pada tahun 1884 dengan nama The Hongkong and Shanghai Banking Corporation Limited, Cabang Indonesia (“Kantor Cabang Bank Asing HSBC di Indonesia”).

Awalnya, perusahaan ini membantu pembiayaan dan memfasilitasi perdagangan gula. Kemudian HSBC memperluas operasinya dengan membuka kantor keduanya di Surabaya pada tahun 1896. Di tahun-tahun dan dekade-dekade berikutnya, perusahaan ini pun terus berkembang dan memperkuat kehadirannya di pasar Indonesia yang berkembang dan dinamis.

– Dinda Luvita –

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Berita Bitcoin Hari Ini: Bitcoin Cs Hijau Lagi, Cek Harganya

JAKARTA, duniafintech.com – Berita Bitcoin hari ini terkait harga Bitcoin dan kripto teratas lainnya pada perdagangan Jumat (9/12/2022). Adapun mayoritas kripto jajaran teratas terpantau mengalami...

Tips Hadapi Resesi Ekonomi Global Bagi Para Pelaku Usaha ala Rey Insurtech

JAKARTA, duniafintech.com - Resesi ekonomi global diperkirakan akan memengaruhi banyak sektor dan kinerja bisnis sehingga pelaku usaha perlu tips hadapi. Salah satu tips hadapi resesi...

Tips Cek Kesehatan Kendaraan Jelang Libur Natal dan Tahun Baru

JAKARTA, duniafintech.com - Tips cek kesehatan kendaraan menjadi salah satu hal penting dipelajari mengingat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 sudah di depan...

Perusahaan PHK Karyawan Kembali Terjadi, Kali Ini PepsiCo

JAKARTA, duniafintech.com – Perusahaan PHK karyawan hingga saat ini masih saja terjadi di dunia ketenagakerjaan, termasuk perusahaan startup. Hal itu berlangsung di tengah ketidakpastian ekonomi...

Tips Investasi Untuk Persiapan Masa Depan

JAKARTA, duniafintech.com - Saham merupakan instrumen investasi yang berpotensi memberikan keuntungan cukup tinggi jika dibandingkan instrumen investasi lainnya. Namun, sebagai investor, kita harus cukup cerdas...
LANGUAGE