30 C
Jakarta
Rabu, 30 September, 2020

Indocomtech 2018 Buat Pecinta Kripto dan Blockchain

duniafintech.com – Indocomtech 2018, ajang teknologi paling dinantikan tahun ini akan kembali digelar. Acara pameran besar ini digelar tanggal 31 Oktober hingga 4 November di Jakarta Convention Center (JCC) dan diperkirakan akan menarik 200.000 pengunjung dengan target transaksi 650 miliar rupiah.

Sejak pertama kali digelar tahun 1991, Indocomtech 2018 telah memunculkan berbagai brand menarik, para penghasil produk teknologi dan retailer yang terus tumbuh dan berkembang hingga sekarang.

Tahun demi tahun, konsumen berkualitas tinggi, industri kreatif dan pengusaha profesional bersama-sama datang ke Indocomtech untuk bertemu, belajar dan terinspirasi oleh gaya hidup teknologi masa depan dan solusi bisnis di Indonesia.

Pada tahun 2018, penyelenggara sangat senang untuk menyelenggarakan satu-satunya acara teknologi platform di Indonesia yang menghadirkan teknologi konsumen dan peluang bisnis yang mengubah hidup untuk sumber produk teknologi dari produsen yang dihormati dalam satu helatan besar.

Baca juga: Felix Tan Pakarnya Industri Fintech

Seminar Blockchain dan Kripto di Indocomtech

Sebagai teknologi terbaru, kripto dan Blockchain tentu saja tidak bisa kita lewatkan begitu saja dari ajang tahunan ini. Indocomtech akan menjadi tujuan bagi berbagai perusahaan di bidang IT untuk berkumpul dan saling bertukar pikiran. Seperti yang kita ketahui bersama, beberapa tahun ke belakang baik mata uang virtual maupun Blockchain telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari teknologi finansial kita.

Sama seperti tahun sebelumnya, tahun ini Anda bisa bergabung dalam seminar seputar Blockchain dan kripto dalam acara ini. Blockchain sendiri merupakan teknologi yang mendasari mata uang virtual. Blockchain merupakan sistem yang tidak menggunakan pihak ketiga alias terdesentralisasi. Intinya, catatan transaksi-transaksi yang sudah terjadi, disimpan oleh banyak komputer yang tersebar di jaringan itu sendiri. Jadi akan lebih susah untuk meng-hack sistem ratusan atau ribuan komputer, dan kemungkinannya kecil untuk semua komputer itu mengalami gangguan di waktu yang sama. Saat ini, teknologi ini semakin banyak digunakan dalam berbagai sektor industri berbasis teknologi. Di sisi lain, kripto juga semakin diterima secara luas sebagai alat pembayaran maupun aset untuk menyimpan nilai. Semua informasi terkait dua teknologi yang sedang berkembang ini bisa Anda dapatkan di Indocomtech.

Jadi siapapun Anda dan di bidang teknologi apapun Anda tertarik, Indocomtech akan menjadi tempat yang paling tepat untuk menemukan apa yang Anda cari. Temukan target pasar dari produk-produk Anda bagikan pengalaman menarik Anda bersama para exhibitor lain dalam gelaran teknologi terbesar di 2018 ini!

Written by: Dita Safitri

8 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Paris Saint-German Tanda Tangani Kontrak dengan Perusahaan Blockchain Sorare

DuniaFintech.com – Tim sepakbola terkemuka asal Prancis, Paris Saint-Germany (PSG) menjadi klub Eropa terbaru yang menandatangani kesepakatan lisensi dengan perusahaan Blockchain Sorare. Perusahaan...

Hati-Hati Dengan Praktik Fintech Ilegal, Tawarkan Pinjaman Lewat SMS

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyatakan aktivitas penawaran dari fintech ilegal makin marak di tengah masyarakat. Mereka biasanya menyasar...

BukuWarung Raih Pendanaan Hingga Puluhan Juta Dolar

DuniaFintech.com - Penyelenggara teknologi keuangan (fintech) untuk pembukuan dan kas, BukuWarung disebut meraih pendanaan hingga puluhan juta Dollar Amerika Serikat. Hal ini...

Hikmah Pandemi, Indonesia Punya Moment untuk Penguatan Kedaulatan Digital

Duniafintech.com - Memasuki era digital merupakan sebuah keniscayaan disaat seperti ini. Hampir semua aktivitas manusia sudah bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital....

Walaupun Kredit Macet Industri Fintech Lending Naik, AFPI Pastikan Masin Aman

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI) menyatakan bahwa industri fintech lending naik. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan rasio wanprestasi pengembalian...
LANGUAGE