25 C
Jakarta
Selasa, 19 Oktober, 2021

Indonesia Target Cryptomining Ilegal Terbesar di Asia Tenggara

DuniaFintech.com – Aktivitas penambangan mata uang virtual, cryptomining menjadi semakin populer di berbagai belahan dunia. Namun seiring dengan berkembangnya tren tersebut, beberapa pihak justru menyalah-gunakannya dengan memakai metode ilegal.

Yeo Siang Tiong, General Manager Kaspersky Asia Tenggara menyebut maraknya aktivitas penambangan mata uang virtual yang ilegal. Ia mengatakan, ancaman cryptomining hadir secara senyap serta tersembunyi di dalam perangkat dan jaringan.

Tidak sampai disitu, aktivitas ini juga menyedot bandwidth, listrik, hingga merusak perangkat keras yang menghadirkan kerugian dan memakan biaya bisnis opeasional yang bergantung pada sistem dan operasi perangkat tersebut.

“Ancaman ini jelas tidak sepopuler phishing dan ransomware, terutama karena kehadirannya biasanya tidak disadari,”

“Dengan situasi pandemi yang secara tidak langsung mendorong perkembangan transformasi digital di kawasan Asia Tenggara, sudah selayaknya para pelaku bisnis memahami potensi risikonya,”

Baca juga:

Kasus Cryptomining Ilegal di Indonesia

Tindakan penambangan mata uang kripto ilegal didapat melalui akses tidak sah dari komputer orang lain. Nama lain dari aktivitas ini ialah malicious mining. Para pelaku kejahatan siber menggunakan berbagai cara ilegal untuk memasangprogram penambangan di komputer pengguna dan mengambil semua keuntungan darinya.

Indonesia menjadi negara dengan jumlah deteksi penambangan kripto ilegal tertinggi untuk sektor UKM di paruh pertama 2020. Terjadi penurunan sebesar 40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Pada paruh pertama 2019, Indonesia memiliki sekitar 1,2 juta cryptomining yang tercatat oleh Kaspersky. Di tahun 2020, angka tersebut menurun menjadi 720 ribu, namun tetap menjadikan Indonesia sebagai negara dengan catatan terbanyak.

Malware cryptomining dapat membanjiri sistem, menyebabkan masalah kinerja yang parah dan akan berdampak sangat cepat pada jaringan bisnis yang sangat penting, salah satunya data pelanggan.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

OJK Dorong Pertumbuhan Teknologi Finansial Urun Dana

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus mendorong peran industri teknologi finansial urun dana atau securities crowdfunding (SCF) untuk meningkatkan skala bisnis pelaku UMKM di Indonesia. Pasalnya,...

Regulatory Sandbox: Strategi Jitu Tangkal Kealpaan Regulasi Fintech

Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) menilai, penggunaan regulatory sandbox atau ruang uji coba terbatas bagi para perusahaan rintisan di bidang finansial teknologi atau...

Kesenjangan Akses Keuangan antara Kota dan Desa, Ini Kata OJK

Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Bidang Edukasi dan Perlindungan Konsumen, Tirta Segara mengungkapkan bahwa masih tercipta gap atau kesenjangan yang cukup lebar...

Disinggung OJK, AFPI Putus Keanggotaan Penagih Utang PT ITN

Kantor milik PT Indo Tekno Nusantara (ITN) digerebek kepolisian pada Kamis, (14/10) lalu. ITN merupakan perusahaan penagih utang yang mengoperasikan 13 perusahaan pinjol, di...

Tentang Waktu dan Petunjuk Cara Ikut Lelang Pegadaian

Lelang Pegadaian adalah penjualan barang gadai oleh Pegadaian dengan cara dilelang kepada khalayak masyarakat. Mengingat debitur tidak sanggup melunasi pinjamannya, Pegadaian pun berhak untuk...
LANGUAGE