30 C
Jakarta
Kamis, 26 Mei, 2022

Layanan Syariah LinkAja Berikan Pelatihan Usaha Kecil dan Menengah

DuniaFintech.com – Layanan syariah LinkAja melakukan program pelatihan untuk 1000 Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dalam ketahanan menghadapi pandemi COVID-19. Hal tersebut disampaikan Direktur Utama LinkAja, Haryati Lawidjaja.

Program pelatihan diselenggarakan secara virtual oleh layanan syariah LinkAja guna meningkatkan perekonomian serta pengembangan keuangan syariah.

“Ini merupakan salah satu wujud nyata implementasi misi besar kami dalam membangun ekosistem dan platform layanan keuangan digital yang melayani kebutuhan masyarakat kelas menengah dan UMKM di Indonesia,”

Lebih lanjut Haryati mengungkapkan tentang pentingnya penanganan UMKM di masa pandemi. Menurutnya, turunnya permintaan menjadi salah satu situasi sulit yang tengah dihadapi sektor ini.

“Kami melihat adanya peluang bagi UMKM untuk dapat terus berkembang, salah satunya, dengan memaksimalkan teknologi digital dan menyasar pada pasar industri halal yang berpotensi besar,”

Haryati menjelaskan, salah satu program pelatihan kali ini akan membahas berbagai hal, salah satunya mendorong UMKM mempelajari perubahan pola perilaku konsumen di masa pandemi terhadap strategi bisnis yang dilakukan pelaku.

Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk memperkuat ekosistem syariah digital di Indonesia, sehingga UMKM dapat memperkuat potensi industri halal dan mendukung Indonesia menjadi pusat ekonomi syariah global.

Baca juga:

Layanan Syariah LinkAja Bantu UMKM Menyintas Pandemi

Hanung Harimba Rachman, Deputi Bidang Pembiayaan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah memberi sambutan positif terhadap program ini. Menurutnya, program ini mampu menjadi tindak mitigasi dampak pandemi terhadap industri UMKM.

“Pelatihan virtual ini diharapkan dapat membangkitkan optimisme UMKM di Indonesia untuk tetap bertahan dan berkembang. Besar harapan saya agar layanan syariah LinkAja dapat menjadi solusi mitigasi yang efektif,”

Hanung berharap adanya program ini membuat industri UMKM dapat bertahan dan beradaptasi di masa pandemi. Selain itu, diharapkan produk dan layanan keuangan syariah akan terus dimaksimalkan potensinya.

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Pengembangan Perbankan Syariah Digesa, Wapres Beberkan Empat Tantangannya di Tanah Air

JAKARTA, duniafintech.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin menyebutkan terdapat empat tantangan dalam upaya pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia. "Sebagai negara dengan penduduk Muslim...

Cara Jadi UMKM Binaan Pertamina, Berpeluang Dapat Pinjaman hingga Rp 250 Juta

JAKARTA, duniafintech.com - PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmen mendukung pengembangan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM.  Pelaku usaha kecil yang masih kebingungan mendapatkan modal...

Bujuk Elon Musk, Luhut Sodorkan Kawasan Industri Hijau Kaltara Buat Investasi Tesla

JAKARTA, duniafintech.com - Tesla bakal segera masuk ke ekosistem kendaraan dan baterai listrik Indonesia. Negosiasi investasi dari perusahaan milik miliarder Elon Musk itu dipimpin...

Waspada! Perusahaan Jual Beli Kripto Ini Ilegal, Binance Juga Tak Berizin 

JAKARTA, duniafintech.com - Masyarakat mesti waspada, terbaru, ada perusahaan jual beli Kripto di Indonesia yang ilegal alias tak berizin.  Investasi uang kripto saat ini menjadi...

Kasusnya Diusut, Polisi Sebut Ada Karyawan Terraform yang Diduga Gelapkan Dana Perusahaan

JAKARTA, duniafintech.com - Unit Investigasi Kejahatan Dunia Maya Badan Kepolisian Metropolitan Seoul mengumumkan pada Senin, bahwa mereka telah meluncurkan penyelidikan atas kemungkinan penggelapan oleh...
LANGUAGE