30 C
Jakarta
Rabu, 30 September, 2020

Ini Dia Industri yang Berpotensi Tumbuh Lewat Digitalisasi

DuniaFintech.com – Hantaman pandemi COVID-19 membuat setiap pelaku industri harus melakukan perubahan dalam mengelolanya. Terbatasnya aktivitas di masa pandemi, mau tidak mau membuat setiap pelaku industri beralih dan mengadaptasi digitalisasi.

Badan riset ekonomi dan keuangan INDEF melalui penelitinya, Ahmad Heri Firdaus mengatakan kepada DuniaFintech bahwa terdapat beberapa industri yang berpotensi tumbuh dan melesat lewat sentuhan digitalisasi. Pertama, ia menyinggung himpunan data Bank Indonesia tentang meningkatnya transaksi di platform e-commerce.

Heri menilai data tersebut perlu dimanfaatkan oleh pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk meningkatkan bisnisnya. Menurutnya, pengusaha mikro mampu bertumbuh apabila sudah memasuki ekosistem digital. Ia mengatakan, hal ini perlu direspon dan diako,odir oleh pihak-pihak terkait.

“Perubahan perilaku konsumen dengan membatasi interkasi fisik dan aktivitas di luar rumah terbukti memberi peluang lebih besar kepada UMKM yang terhubung dengan ekosistem digital. Kesempatan untuk bertahan bahkan melaju pun besar,”

Baca juga:

Tren Positif Industri yang Mengadopsi Digitalisasi

Heri juga melampirkan temuan yang dihimpun dari Badan Pusat Statistik (BPS). Dalam temuan tersebut dijelaskan hanya ada 1 dari 17 industri yang mampu memutar balikkan keadaan ekonomi. Ada pun industri tersebut ialah ICT (Teknologi Informasi dan Komunikasi). Ia mengatakan industri teknologi mengalami pertumbuhan dari tahun ke tahun, dari 9,6% menjadi 10,8%.

Heri mengatakan, seluruh industri akan bertumbuh apabila telah mengadopsi digitalisasi. Namun ia menegaskan industri jasa dan pertanian akan memiliki pertumbuhan yang signifikan. Hal ini disebabkan oleh kondisi geografis negara Indonesia dan perkembangan database yang mendukung.

Heri menegaskan kedua sektor industri tersebut mampu memberikan pertumbuhan signifikan apabila infrastruktur dasar ekonomi digital sudah siap.

“Salah satu syarat adalah jaringan internet. Pemerintah perlu tanggap dalam memfasilitasi infrastruktur penunjang,”

DuniaFintech/Fauzan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

ARTIKEL TERBARU

Paris Saint-German Tanda Tangani Kontrak dengan Perusahaan Blockchain Sorare

DuniaFintech.com – Tim sepakbola terkemuka asal Prancis, Paris Saint-Germany (PSG) menjadi klub Eropa terbaru yang menandatangani kesepakatan lisensi dengan perusahaan Blockchain Sorare. Perusahaan...

Hati-Hati Dengan Praktik Fintech Ilegal, Tawarkan Pinjaman Lewat SMS

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) menyatakan aktivitas penawaran dari fintech ilegal makin marak di tengah masyarakat. Mereka biasanya menyasar...

BukuWarung Raih Pendanaan Hingga Puluhan Juta Dolar

DuniaFintech.com - Penyelenggara teknologi keuangan (fintech) untuk pembukuan dan kas, BukuWarung disebut meraih pendanaan hingga puluhan juta Dollar Amerika Serikat. Hal ini...

Hikmah Pandemi, Indonesia Punya Moment untuk Penguatan Kedaulatan Digital

Duniafintech.com - Memasuki era digital merupakan sebuah keniscayaan disaat seperti ini. Hampir semua aktivitas manusia sudah bisa dilakukan dengan memanfaatkan teknologi digital....

Walaupun Kredit Macet Industri Fintech Lending Naik, AFPI Pastikan Masin Aman

DuniaFintech.com – Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama (AFPI) menyatakan bahwa industri fintech lending naik. Hal ini terlihat dari adanya peningkatan rasio wanprestasi pengembalian...
LANGUAGE