24.7 C
Jakarta
Kamis, 5 Agustus, 2021

Instarem, Rilis Transfer Multi Mata Uang

duniafintech.com – Singapore – InstaReM Memungkinkan Bisnis untuk Melakukan Pembayaran Multi-Mata Uang dalam Satu Arah! Perusahaan ini menyediakan layanan transfer uang di Asia Tenggara, memperkenalkan fitur baru ke platform transfer uang yang memungkinkan pengguna Usaha Kecil & Menengah melakukan pembayaran dalam berbagai mata uang sekaligus.

Pengguna bisnis di Asia Tenggara melakukan pembayaran luar negeri secara teratur ke vendor, pemasok, dan penyedia layanan, sekarang dapat melakukannya dengan lebih cepat, transparan, dan dengan Harga Tanpa Batas dengan InstaReM.

Sampai saat ini, pelanggan bisnis yang melakukan beberapa pembayaran harus mengatur transaksi individual untuk setiap pembayaran dan melaksanakannya satu per satu, yang membutuhkan waktu dan usaha ekstra. Dengan kemampuan untuk mengatur beberapa transaksi dalam sekali jalan, pengguna bisnis sekarang dapat melakukan transfer ke banyak penerima dalam berbagai mata uang dengan mengklik tombol saja.

Tidak ada biaya pengaturan atau biaya bulanan dan tidak ada biaya tambahan untuk mengirim atau menerima pembayaran.

Untuk memanfaatkan fitur multi-mata uang InstaReM, pengguna bisnis perlu mengatur transfer ke beberapa penerima dalam mata uang lokalnya. InstaReM memengaruhi transfer dengan nilai tukar Zero-Margin dan biaya transfer yang rendah, dan penerima di berbagai negara menerima pembayaran di rekening bank lokal mereka dalam mata uang asli. Karena tidak ada pergerakan fisik uang, proses transfer sangat cepat – dalam 24 jam.

Prajit Nanu, salah satu pendiri dan CEO InstaReM mengatakan bahwa perusahaan telah memperkenalkan fitur baru, berdasarkan hasil studi kelompok fokus dengan klien bisnis InstaReM dan non-klien.

“Dalam wawancara kami, kami menyadari bahwa ada banyak Usaha Kecil dan Menengah yang perlu melakukan bukan hanya satu, bukan dua, tetapi banyak pembayaran berganda kepada pemasok, staf, pekerja lepas, dan pemangku kepentingan lainnya yang berlokasi di berbagai belahan dunia. Menyiapkan hanya satu transaksi pada satu waktu tidak efisien. Di InstaReM, kami memahami bahwa perbankan bisnis terkenal mahal dan sulit untuk didirikan dan dikelola, terutama untuk usaha kecil. Karenanya, kami telah menambahkan fitur baru ini untuk menghilangkan kepedihan dari proses ini, sambil menghemat banyak waktu dan usaha untuk bisnis. “

Fitur yang membuat proses pembayaran multi-mata uang lebih mudah, lebih cepat, lebih transparan, dan lebih murah untuk bisnis juga diluncurkan untuk pengguna UKM di Singapura, Australia, Hong Kong, Malaysia di Asia-Pasifik, Inggris, Prancis , Jerman, Italia, Belanda dan daerah lain di Eropa, dan AS

Langkah ini dilakukan menjelang rencana perusahaan untuk meluncurkan kartu valas di tahun depan yang akan memungkinkan pelancong asing untuk secara efisien mengkonversi mata uang asli mereka dengan cepat dan membayar produk dan layanan saat bepergian ke luar negeri, alih-alih menggunakan kartu kredit yang tidak efisien.

Press Release

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

-Inline sidebar-

DIREKTORI LIST

ARTIKEL TERBARU

Harga Bitcoin Hari Ini : Masih di Rp550 Jutaan, Uruguay Susun RUU Bitcoin

Harga Bitcoin hari ini masih menyentuh Rp550 juta. Ini adalah masa sideways dimana Bitcoin sempat rally selama lebih dari satu pekan di akhir Juli...

Like It, Dorong Literasi Keuangan Perkuat Ekonomi Nasional

Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) bekerja sama dalam Forum Koordinasi Pembiayaan Pembangunan melalui Pasar...

Sebanyak 66% Konsumen di Asia Tenggara Tertarik dengan Bank Digital

Survey Visa menungkapkan bahwa 66% konsumen di Asia Tenggara tertarik pada bank digital. Dua negara tertinggi adalah Thailand 83% dan Filipina 81%. Laporan dari...

Survey Visa : 85% Konsumen di Asia Tenggara Cashless, Indonesia Bagaimana?

Survey Visa mengungkapkan bahwa sebanyak 85% konsumen di Asia Tenggara mengadopsi pembayaran tanpa uang tunai atau cashless. Dari hasil survey Singapura (98%), Malaysia (96%)...

FinAccel, Perusahaan Induk Kredivo Siap Melantai di Bursa Nasdaq

FinAccel, perusahaan induk dari platform fintect P2P Lending Kredivo, berencana untuk go public di bursa saham Nasdaq, Amerika Serikat. FinAccel akan akuisisi dengan...
LANGUAGE